Extraordinary System

Extraordinary System
Extraordinary System Bab 81


__ADS_3

...Season 2 Bab 31. Birth of Kazuma Clan...


Perang saudara Ryu Go Kuro masih berlangsung. Seusai membunuh Shinichi beserta para prajurit yang memberontak. Alice, Jin dan Shin Maou pergi ke ruang tempat Yuri Dojima berada.


Setibanya disana, Dago dan lainnya sontak menodongkan pistol lantaran mereka waspada kepada musuh tapi saat Dago dan lainnya melihat yang datang itu Alice, Jin dan Shin Maou. Mereka pun menurunkan pistolnya.


"Bagaimana keadaan ibu?" tanya Alice yang berjalan menghampiri Yuri yang sedang diperiksa oleh dokter pribadi.


Begitu pun Dago, dia mengembalikan pandangannya kepada Yuri.


"Untuk saat ini, Nyonya president melewati masa kritis," jawab Dokter.


Dokter itu pun terlihat baru selesai menjahit luka yang diterima oleh Yuri. Maka dari itu, Alice pun melihat Yuri dengan tatapan yang khawatir lantaran Yuri bergeram kesakitan dan berkeringat dingin.


Dan, disaat mendengar suara Alice. Yuri memaksakan diri untuk melihat Alice dengan tatapan yang pucat.


"Jadi, kamu kah anak Joana Nee -san?!" ucap Yuri yang tersenyum dengan wajah yang pucat.


Alice yang mendengar itu, dia pun sontak menghampiri Yuri dan memegang tangan nya.


"Ibu, bertahan lah! Aku akan menyelesaikan perang ini setelah itu, aku akan berikan kursi warisan kepada Kak Dago!" ucap Alice.


"Kamu mirip seperti ibumu." Yuri memindahkan tangannya ke pipi Alice, "Maaf aku, ini mungkin karma yang harus kuterima karena telah membunuh ibu kandung mu," ucap Yuri.


Alice mengelengkan kepalanya, "Dari awal, aku sudah memaafkan Ibu. Semua rencana ibu telah membawa ku bertemu dengan ibu angkat yang luar biasa juga." Alice melihat kearah Jin, "Aku bertemu dengan seorang pria yang kucintai."

__ADS_1


Ucapan Alice membuat Jin tersipu malu dan menundukkan kepalanya.


Alice pun menyambut perkataan, "Maka dari itu, aku tidak mempermasalahkan nya," sambung Alice.


"Begitu, terimakasih, Alice," ucap Yuri yang tersenyum. Seusai mengatakan itu, dia pun melihat kearah Jin yang mana Yuri mengetahui bahwa Jin orang yang dicintainya. "Anak muda, siapa nama mu?"


Jin yang mendengar itu, dia sontak duduk dogeza dan memperkenal diri dengan sikap membungkukkan sedikit badannya.


"Saya Jin Kazuma, Shateigashira dari klan Maou!"


"Kemampuan mu bukanlah setingkat Shateigashira, bukan kah begitu. Shin?" ucap Yuri.


Shin Maou menundukan kepalanya, "Tepat sekali, Nyonya president!" Shin Maou melihat kearah Jin, "Kemampuan luar biasa. Dia mampu mengalahkan Shinichi dengan mudah. Selain itu, dia bisa mengunakan kekuatan super atau sihir. Aku tidak mengerti. Yang jelas kemampuan setingkat dengan para pahlawan Avengers."


"Benar kah, ini merupakan sebuah karunia untuk Ryu Go Kuro," puji Yuri.


"Nyonya president, anda terlalu memuji," ucap Jin.


Alice pun tersenyum bangga melihat Jin.


Sesaat kemudian, Yuri dengan gerakan berat mencoba untuk bangun dari rebahan. Alice dan Dago yang melihat itu, mereka sontak membantunya bangun. Lalu, Yuri pun duduk diatas kasur nya.


"Semua dengar perintah ku!" seru Yuri Dojima.


"Hai," jawab serentak semua orang.

__ADS_1


"Aku Yuri Dojima, presiden woman Ryu Go Kuro menyatakan bahwa Aku telah mengangkat keluarga dengan Jin Kazuma disaksikan oleh semua orang disini. Maka dari itu, Klan Dojima telah mengikat saudara dengan Klan Kazuma!"


Salah satu prajurit disana membawa tiga mangkuk yang berisikan sake. Satu untuk Yuri, satu untuk Jin dan satu lagi untuk Shin Maou.


Sesudah Yuri mengatakan itu, mereka mengiris sedikit telapak nya dan menaruh darahnya disake. Sesudah itu, mereka berbagai minuman sake lalu, melemparkan nya.


"Klan Kazuma! Klan Maou! Hanya kalian lah sekarang yang ku punya. Tolong hentikan perang saudara ini!" seru Yuri Dojima yang membungkukkan badannya.


Jin pun terdiri lalu, membungkukkan badannya juga, "Baik."


"Baik," jawab Shin Maou.


Sesudah ritual itu, Shin Maou mengumpulkan semua anggota yang tersisa sekitar 200 anggota sedangkan, dipihak Teo ada 400 anggota. Namun mereka tidak gentar apalagi Dago memberikan semangat dengan membuka baju hingga tatto burung elang di punggung nya terlihat.


Semua anggota yang mendengar ucapan Dago menjadi bersemangat dan bersorak. Sedangkan, Shin Maou, Jin dan Alice berdiri dibelakang Dago.


Melihat itu, Alice tersenyum bangga.


"Seperti nya kak Dago memang pantas untuk menjadi pemimpin," ucap Alice.


"Iya, dia memang pantas," jawab Jin.


Alice dan Jin pun saling bertukar senyum.


Sesudah pertemuan itu peperangan pun dimulai yang berlokasikan di Kamurocho.

__ADS_1


...# Extraordinary System #...


__ADS_2