Extraordinary System

Extraordinary System
Extraordinary System Bab 82


__ADS_3

...Season 2 Bab 32. Perang saudara di Kamurocho...


Sesudah persiapan dan pidato penyemangat dari Dago semua Yakuza pun pergi ke Kamurocho yang dimana Kamurocho sudah di barikade dan hanya ada satu pintu masuk yang dijaga oleh puluhan Yakuza milik Teo.


Melihat itu, Dago yang diikuti oleh ratusan Yakuza dibelakang nya terhenti. Sedangkan, diarah yang berlawanan para Yakuza Teo semakin berkumpul di pintu masuk.


"Serang!" seru Dago sambil berlari kearah musuh.


"Hiyaaaa!" teriak para Yakuza yang menyusul Dago dibelakang nya.


Dan pertarungan massal pun terjadi, semua Yakuza saling menjual beli serangan termasuk Dago.


Sesaat kemudian, datanglah dua sosok berpakaian hitam mengenakan motor besar yang melaju kencang masuk ke Kamurocho. Tidak ada yang bisa menghalangi mereka sekalipun ada, hal itu membuat nya terpental.


Motor itu terus melaju sampai di tengah Kamurocho sehingga ada beberapa Yakuza yang terpental ada juga yang menghindar dan setibanya di tengah, kedua motor itu berhenti dan sosok yang mengendarai motor itu pun turun serta membuka helm nya yang membuat mereka terkejut dimana kedua orang itu ialah Jin dan Alice.


"Minggirlah, kami ingin bertemu dengan Teo!" ancam Jin dengan tatapan tajam.


Ancaman itu membuat banyak Yakuza yang menghalangi Jin dan Alice mundur beberapa langkah tapi, Wakagashira milik Teo menentang nya.


"Apa yang kalian lakukan? habisi mereka!"


Mendengar itu, para Yakuza Teo lebih memilih mematuhi atasan nya.


"Dasar orang bodoh!" gumam Alice sambil meregangkan tangan dan lehernya. "Ciel, Aktifkan [Auto Fighting] dan [SEED]."


Sesaat kemudian, Alice berlari dengan senyuman senang disertai tatapan kosong mengalahkan banyak Yakuza.


Kemampuan Alice itu telah diajarkan oleh Jin sebelumnya yang mana dia menjelaskan bahwa Alice memiliki kemampuan khusus Ordinary Operation System yang di unggah kedalam jiwa Alice.


Jin awalnya Alice akan marah kepadanya namun, sebaliknya Alice malah merasa senang.


"Yang berarti, aku adalah belahan jiwa mu. Menarik! aku suka," ucap senang Alice.


Begitulah respon Alice.


"Hiyaaa!"

__ADS_1


"Konoyaro!"


Teriakan para Yakuza menyadarkan lamunan Jin dan melihat kearah tiga arah yang mana mereka sudah mengepung Jin.


Melihat itu, Jin sontak berbalik arah menghadap ke para Yakuza yang datang.


"Ciel. Aktifkan Extraordinary Phalanx Type Four. Shock!"


Jin pun melesatkan pukulan yang sudah disertai Shock hingga para Yakuza terpental meski pukulan itu tidak mengenai nya berjarak jauh dengan Jin.


Alice yang melihat itu terdiam dan tersenyum. "Dasar Monster," gumam pelan Alice.


Adapun beberapa Yakuza yang melihat kemampuan Jin menjadi diam dan mundur beberapa langkah.


Melihat itu, Alice mengambil langkah untuk


"Apakah kalian masih ingin bertarung?!" ucap ancam Jin.


Mendengar ucapan Jin membuat mereka terdiam dan tidak lama kemudian, mereka membungkukkan badannya.


"Tidak berani!" jawab serentak para Yakuza.


"Menyerahlah! atau Mati!" seru Alice.


Jin yang melihat itu, dia melirik tajam kearah Wakagashira Teo.


"KESOO! Teo Dojima, BANZAI!" teriak Wakagashira itu dan dia pun melesatkan tembakan kearah Jin.


Namun, Jin menahannya dengan Extraordinary Phalanx (EP) type 1 sehingga membuat peluru melayang di udara.


Wakagashira yang melihat itu terkejut ketakutan melihat kemampuan Jin hingga wajahnya pucat dan pistol yang dipegang nya terjatuh.


"Bodoh, kamu memilih musuh yang salah!" ucap ketus Alice. Lalu, Alice pun menarik pelatuk dan menembak kepala Wakagashira tersebut.


Dor!


Sesudah itu, peperangan di Kamurocho telah berakhir. Namun, tidak dengan Teo.

__ADS_1


Jin pun melanjutkan langkahnya kearah Imperium Tower yang diikuti oleh Alice.


Dago yang melihat itu, dia pun tersenyum, "Jin -san, berhati-hati lah!"


Selain itu juga para Yakuza membungkukkan badannya saat Jin dan Alice melewati mereka.


Setibanya di Imperium Tower, Jin dan Alice disuguhi oleh tembakan beruntun dari para Yakuza yang masih memihak Teo.


Dur! Dor! Dor! Dor!


Jin yang melihat itu sontak mengeluarkan EP Type one nya untuk menahan semua peluru lalu, dilanjutkan dengan EP Type Two untuk memantulkan nya sehingga para Yakuza terkena tembakan dari rekan nya sendiri.


"Jangan menghalangi ku!" ucap Jin lalu, dia pun melanjutkan langkahnya dan menaiki lift menuju lantai atap.


Alice pun tersenyum dan bergumam sendiri, "Seperti nya aku tidak harus melakukan apapun."


Sesaat kemudian, tibalah Jin di atap Imperium Tower yang mana sudah ada Teo disana.


Jin dan Alice pun menatap tajam Teo.


"Lama tidak berjumpa, Jin! Alice!" sapa Teo.


"Iya," jawab datar Jin.


"Teo -Niisan. Mari kita akhiri peperangan ini!" ucap Alice.


"Maaf sepertinya itu tidak bisa karena peperangan berakhir sampai satu Dojima yang bertahan yaitu Aku dan kebetulan Alice kamu disini, jadi aku tidak perlu bersusah payah mencari mu untuk ku bunuh!" jawab Teo.


"Apa?!" respon kesal Alice.


"Aku tidak akan membiarkan hal itu!" jawab dingin Jin.


"Itu juga yang ku harapkan, Jin Kazuma -san! Aku akan membalas penghinaan yang lalu!" ucap Teo.


"Datanglah!" jawab Jin.


Jin dan Teo pun saling menatap tajam disertai senyuman sinis.

__ADS_1


...# Extraordinary System #...


__ADS_2