Extraordinary System

Extraordinary System
Extraordinary System Bab 89


__ADS_3

...Season 3: Bab 05. Clan Yoshimura...


Kedatangan ayah dan kakak Tomoe disambut meriah oleh warga desa di samping gerbang masuk desa. Salah satunya, Jin juga berdiri disana menyaksikan seorang pria besar berjanggut dengan pakaian Shogun lengkap duduk diatas kuda nya yang sedang membalas sambutan para warga dengan senyuman.


Dan, disaat melewati Jin. Pria berjanggut itu menatap Jin dengan tajam. Jin menyadari itu namun, dia tidak marah melainkan membungkukkan badannya sejenak dan kembali ke posisi semula.


Melihat keramahan Jin, pria berjanggut itu menundukkan kepalanya.


Selain pria berjanggut, ada juga pria yang tidak jauh umur nya dengan Tomoe. Dia pun sama mengenakan pakaian Shogun lengkap melihat kearah Jin.


Jin menduga dia ialah kakak dari Tomoe yang ikut bertarung dengan ayahnya maka dari itu, Jin menundukkan kepalanya juga.


Sedangkan, Tomoe menunggu dan menyambut keluarga nya di depan rumah.


Seusai penyambutan itu, semua warga melakukan aktifitas nya masing-masing. Jin pun juga kembali ke rumah nya.


Beberapa saat kemudian, Tomoe pun datang bersama dengan kakak pria nya.


"Jin, apakah kamu sibuk?" sapa Tomoe.


Jin yang sedang merebahkan diri nya sontak bangun dan menghampiri Tomoe.


"Tidak Tomoe. Ada apa?" sapa Jin.


"Jin perkenalkan, ini kakak kedua ku Shiroi Yoshimura," ucap Tomoe yang memperkenalkan Kakaknya.


Shiroi pun membungkukkan badannya dan memperkenalkan dirinya, "Saya Shiroi Yoshimura. Salam kenal!"


Melihat Shiroi, Jin juga membungkukkan badannya dan memperkenalkan dirinya, "Aku Jin Kazuma."


Shiroi yang mendengar itu sempat terkejut dan mengembalikan posisi badannya, "Mungkinkah kamu dari klan Kazuma?"


"Bukan, itu nama saya," jawab mengelak Jin.


Tomoe yang melihat itu, dia sontak menoleh kearah kakak nya, "Kak Shiroi, apakah ada Klan Kazuma itu?"


Shiroi melipatkan tangannya, "Beberapa tahun yang lalu, klan Kazuma merupakan klan makmur namun, sejak kebangkitan Demon Lord. Sekumpulan demon menyerang kota dan membantai seluruh anggota keluarga Kazuma beserta seluruh rakyat nya lalu, Demon Lord membuat labirin tinggi hingga menjulang ke langit untuk menjadikannya markas utama," jawab Shiroi.


"Lalu, dimana daerah klan Kazuma itu?" tanya Jin.

__ADS_1


"Di pulau Roushiki, ujung benua selatan ini," jawab Shiroi. Lalu, dia pun mengalihkan topik pembicaraan, "Jin, mari kita lupakan hal itu! ada hal yang lebih penting!" ucap Shiroi sambil memegang bahu kanan Jin dengan tatapan tajam.


"Ada apa, kak Shiroi?" tanya Jin yang menatap serius.


"Ayah ingin bertemu dan malam ini kita berpesta merayakan keberhasilan membasmi sarang demon," ucap Shiroi dengan senyuman lebar.


Jin pun mengangguk kepalanya, "Baik, kak," jawab Jin yang juga tersenyum.


Malam pun tiba, semua warga dan prajurit berkumpul di tengah desa sedang merayakan kemenangan mereka membasmi sarang demon meski hal itu prestasi yang kecil namun, perjuangan dan pengorbanan dari para prajurit yang gugur harus dihormati itulah prinsip dari klan Yoshimura.


Jin yang mendengar itu mengingatkan kepada ayah angkatnya, Shin Maou. Maka dari itu, Jin pun turut hadir dalam acara tersebut.


Setelah beberapa lama kemudian, Ayahnya Tomoe memberikan kode tangan untuk berhenti sejenak.


"Semuanya tolong perhatian nya!" seru ayahnya Tomoe.


Ayahnya Tomoe beranjak dari kursi dan berdiri menghadap warga desa termasuk Jin.


"Saya telah mendengar bahwa ada seorang pemuda asing yang dengan rela hati mengorbankan nyawa nya untuk warga desa ini," ucap Ayahnya Tomoe.


Sesaat Ayahnya Tomoe mengatakan itu sontak semua pandangan kearah Jin. Begitu pun Tomoe dan Shiroi yang duduk disamping ayah mereka.


"Pemuda pemberani, Maju lah kedepan!" seru ayahnya Tomoe.


Lalu, maju kedepan. Setibanya di dekat ayahnya Tomoe, Jin berlutut satu kaki menghadap nya.


"Tuan anda terlalu berlebihan. Aku hanya menolong seseorang yang membutuhkan. Lagi, bukankah setiap manusia harus saling tolong menolong!" jawab Jin.


Mendengar itu, Ayahnya Tomoe tertawa senang. "Hahaha ... menarik! Siapa namamu?"


"Aku Jin Kazuma, Tuan," jawab Jin.


Mendengar itu, Ayahnya Tomoe terkejut mendengar nama Jin, "Kazuma? bukankah, kamu orang terakhir yang masih hidup di klan Kazuma?"


"Bukan, Tuan. Ini memang nama ku dan Aku sendiri bukan keturunan dari Klan Kazuma," jawab Jin.


Ayahnya Tomoe tidak percaya dengan perkataan Jin lalu, dia menoleh kearah Tomoe dan Shiroi. Mereka pun serentak menganggukan kepalanya. Hal itu, membuat Ayahnya semakin bingung namun, dia pun memutuskan untuk mengabaikan rasa penasarannya.


"Baiklah, terserah kamu saja. Apapun itu, aku ingin kamu bergabung dengan pasukan ku dan karena kesaksian dari banyak orang tentang pertarungan mu melawan empat demon wolf dan demon Bear maka, Aku akan memberikan jabatan Shogun tingkat tiga dibawah komando Daimyo Sagara Yoshimura dari klan Yoshimura. Apakah kamu bersedia?" tanya Sagara.

__ADS_1


"Aku berterimakasih dengan penawaran Tuan tapi, maaf kan aku, Tuan Daimyo Yoshimura. Aku tidak bisa menerima nya," jawab Jin.


"Oh, begitu. Apa alasan mu?" tanya ketus Sagara.


"Alasan nya, aku bukan lah manusia dari dunia ini dan berasal dari dunia lain maka dari itu, aku sedang mencari jalan untuk kembali ke dunia ku. Itu alasan aku tidak bisa menerima nya. Maaf kan aku," jawab Jin yang menundukkan kepalanya.


Mendengar itu, Sagara merubah Ekpresi nya. "Sudah kuduga, pantas saja kamu bisa mengalahkan beberapa demon seorang diri. Baiklah, bagaimana kalau kita mengikat saudara? Meski, Klan Kazuma sudah punah namun, kamu bisa meneruskan semangat perjuangan nya," ucap Sagara.


"Baiklah dengan senang hati," jawab Jin.


Sesudah itu, Jin dan Sagara saling bertukar sake dengan tetesan darah. Lalu, saling memecahkan mangkuk sake.


"Dengan ini, Klan Yoshimura dan Klan Kazuma telah mengikat saudara! Mari kita lanjutkan pesta!" seru Sagara Yoshimura.


"Huaa!" sorakan para warga.


Tidak selang lama, salah satu prajurit berlari mendatangi Sagara.


"Komandan!" seru prajurit.


Melihat prajurit itu, pesta berhenti sejenak dan prajurit itu berlutut satu kaki dihadapan Sagara.


"Tuan Daimyo! utusan dari kaisar datang!" ucap prajurit.


"Apa?!" jawab Sagara.


Sagara yang mendengar itu sontak beranjak dari kursi nya dan langsung pergi menemui utusan itu. Tomoe dan Shiroi pun mengikuti nya begitu pun Jin.


Setibanya disana, Sagara diberikan sebuah gulungan perintah kaisar dari utusan itu dan disaat, dia membacanya wajah Sagara menjadi pucat.


Tomoe yang penasaran dengan ekpresi ayahnya itu, dia pun bertanya kepada ayahnya.


"Ayah, ada apa?" tanya Tomoe.


Dengan tatapan cemas, Sagara melihat Tomoe, Shiroi dan Jin. Lalu, menjawabnya.


"Pasukan besar Goblin telah datang ke pantai Soma."


"Apa?!" kaget Tomoe dan Shiroi.

__ADS_1


Mereka terkejut lantara lokasi itu tidak jauh dari Desa Soma.


......# Extraordinary System #......


__ADS_2