Extraordinary System

Extraordinary System
Extraordinary System Bab 61


__ADS_3

...Season 2 - Bab 11. Loan Debt...


6 Bulan kemudian ...


Di akademi kepolisian sedang diadakan ujian kelulusan dan salah satu peserta yang ikut ujian ialah Rania.


Pada cadet akademi umumnya, sekolah akademi kepolisian harus menempuh pelajaran selama 4 tahun namun tidak untuk Rania. Dia seorang cadet yang pintar dan memiliki keahlian bela diri yang bahkan bisa mengalahkan para cadet pria seangkatan nya.


Pada hari itu ujian akhir pun tiba dan Rania berdiri dihadapan para petinggi kepolisian.


"Rania Cahyani! Silahkan memulai tesnya!" seru petinggi untuk memulai ujian.


"Siap, pak!" jawab Rania yang maju ke tempat ujian.


Ujian akhir merupakan ujian menembak yang dimana penilaian berdasarkan ketepatan mengenai target.


Rania pun melangkah mengambil pistol revolver dan menodongkan nya ke target kertas yang berjarak cukup jauh. Lalu, dia menutup satu matanya untuk memfokuskan pandangannya setelah itu, menarik pelatuknya.


Dor! Dor! Dor!


Dari tiga peluru, dua diantaranya mengenai titik merah di target.


Dan, ujian pun berakhir dan beberapa hari kemudian, Rania pun lulus dengan hasil yang sempurna.


...## Extraordinary System ##...


Ditempat yang berbeda, Selama beberapa bulan Jin menjalani kehidupan nya sebagai yakuza seperti menagih hutang, melindungi warga dan menagih biaya perlindungan semua itu dilakukan nya dengan sendirian dan Jin sendiri mendapatkan prestasi yang cemerlang.


Dan, dimalam keramaian kota Kamurocho. Jin berjalan dengan mengenakan stelan jas dan memasukkan kedua tangannya di dalam saku celananya dengan pin emblem Maou Clan.


Beberapa Yakuza Maou Clan yang berjaga disana memberikan hormat kepada Jin meski mereka meski banyak dari mereka yang bukan dari Clan. Langkah Jin pun terhenti di sebuah gedung yang ada beberapa prajurit terluka dan pemimpin mereka menghampiri Jin.


"Aniki (kakak terhormat)! maaf telah mengangguk aktifitas anda!" sapa Yakuza dari klan Maou yang membungkukkan badannya.


"Nishiki, apa yang terjadi?" jawab Jin.


Nishiki merupakan anggota dari Maou Klan yang memiliki pangkat Kyodai dan dia 3 Shatei dengan 12 Prajurit.


"Pak Oki tidak ingin membayar tagihan. Malah, dia telah mengambil klien yang sering meminjam di kredit kita," jawab Nishiki.


Jin pun melihat keatas yang mana disana terdapat papan nama Harapan OKI kredit. Melihat itu, Jin pun tersenyum.


"Nama yang begitu norak," ucap Jin.

__ADS_1


Nishiki dan anak buahnya pun tertawa kecil mendengar ledekan Jin.


"Kalian tunggu di sini, aku sendiri yang akan masuk!" ucap Jin.


"Baik, Aniki!" jawab serempak Nishiki dan anak buahnya.


Jin pun masuk kedalam kantor yang berada di lantai tiga dari kuro bertingkat. Setibanya disana, Jin melihat banyak gangster yang mendiami ruangan itu.


"Yo, selamat malam. Aku disini ingin mencari Pak Oki?" sapa Jin saat masuk kedalam Ruangan.


Para gangster pun sontak beranjak dari kursi dan menghadang Jin.


Dari sudut ruangan terlihat Pak Oki yang sedang duduk dan memegang tas nya.


"Yakuza lagi kah. Kamu mencari mati!" ucap Pak Oki yang menyuruh para gangster nya.


Yakuza dan gangster berbeda, Yakuza memiliki hirarki yang kuat dan luas sedangkan gangster bersifat sendiri atau di New Indonesian menyebutkan mereka preman.


Jin pun tersenyum mendengar respon dari Pak Oki bahkan banyak gangster yang ingin mencoba melindungi Pak Oki.


"Hei, kalian gangster dari mana?" tanya Jin.


Salah satu dari mereka menjawab nya dengan sombong, "Kami dari Gangster Swallow! ingat itu baik-baik!" ancam gangster tersebut.


"Oo, aku akan mengingatnya dan menghancurkan nya!" ucap Jin yang tersenyum lebar.


Pak Oki pun menjadi kesal, "Apa yang kalian lakukan?! Cepat habisi dia!" seru pak Oki.


Salah satu dari mereka pun memulai serangan namun Jin dengan mudah menghindari nya dan melakukan serangan pukulan balik yang cepat kearah wajah gangster itu yang membuat gangster itu terjatuh.


"Iya, aku sudah lama tidak berlatih Auto Fighting ku!" gumam Jin.


Sesaat itu juga Jin menutup matanya.


"Sistem, aktifkan unik skill Auto Fighting!" batin Jin.


Perkembangan Sistem Jin pun semakin efesien yang mana Jin bisa memerintahkan langsung sistem tanpa harus menekan gelembung berkat fitur barunya, Smart Asisten.


Sesaat itu juga Jin melesatkan serangan nya dengan cepat dan mengunakan teknik bela diri campuran sehingga tidak ada yang berkutik menghadapi Jin sekalipun para gangster itu mengunakan senjata.


Melihat satu persatu Gangster yang dia sewa itu kalah, Pak Oki pun menjadi ketakutan dan berlari kearah ruang sebelahnya.


Jin pun melakukan pukulan terakhir dan melihat Pak Oki yang kabur. Jin yang sudah melumpuhkan semua para gangster, dia pun melangkah menyusul Pak Oki.

__ADS_1


Lalu, saat Jin tiba diruangan sebelah. Pak Oki melesatkan pukulan dengan tongkat golf nya. Jin yang memiliki refleks yang cepat, dia pun langsung menangkap tangan pak Oki dan membanting nya sontak pak Oki meringis kesakitan di punggung nya.


Jin pun tidak mempedulikan nya lalu, dia pun mengambil koper yang dibawa oleh Pak Oki dan membukanya yang ternyata di koper itu penuh dengan uang yang ditata rapih.


"Hutang mu 2,5 juta ditambah bunga menjadi 2,9 juta," ucap Jin yang sedang menghitung cepat uang di koper.


Setelah menghitung, Jin pun menutup dan membawa koper tersebut. Lalu, menghampiri pak Oki yang sedang tergeletak di lantai.


"Terimakasih atas kerjasama dan ini kembaliannya!" ucap Jin yang melemparkan 10 uang kertas sepuluh ribu Yen di wajah Pak Oki.


"Siapa kamu?" tanya Pak Oki.


Jin pun tersenyum dan menjawab nya sambil melangkah keluar ruangan, "Jin Kazuma dari Maou Klan!"


Pak Oki dan para gangster terkejut mendengar nama Jin.


"Sha ... Tei ... gashira!"


"The First Killer!"


Ucap beberapa gangster yang terkejut.


Jin tidak mempedulikan dan meneruskan langkahnya.


Setibanya diluar, Jin memberikan koper itu kepada Nishiki, "Berikan ini ke pusat!" seru Jin.


"Baik, Aniki!" ucap Nishiki yang menerima koper itu dan membungkukkan badannya.


"Urusan ku sudah selesai," ucap Jin yang berbalik arah pulang.


"Terimakasih ... Aniki!" seru Nishiki yang memberikan penghormatan kepada Jin yang melangkah pulang.


Ditengah perjalanan pulang, suara pria yang tidak asing memanggil Jin.


"Jin Kazuma, akhirnya saya menemukan mu!"


Mendengar itu, Jin menghentikan langkahnya dan berbalik badan untuk melihat sosok yang memanggil nya. Saat Jin berbalik badan, dia pun terkejut melihat sosok yang sudah lama tidak ditemuinya yaitu Tae Woong.


"Hei, Jin. Bukan, Juan. Apa kabarmu?" sapa Tae Woong dengan senyuman.


Jin pun menunduk kepala dan tersenyum, " Juan sudah mati dan hanya ada Jin," jawab Jin.


"Saya tahu," jawab Tae Woong.

__ADS_1


Jin dan Tae Woong pun saling bertukar senyum.


...## Extraordinary System ##...


__ADS_2