
...Season 2 - Bab 26. Fitur [Gate]...
Pesta kembang api pun usai. Jin dan lainnya yang sudah kelelahan kembali ke Bar Mutiara yang mana di bar itu ada kamar tidur. Rania dan Alice tidur dikamar sedangkan Jin tidur di sofa.
Keesokan paginya, suara panggilan masuk datang yang membuat Jin terbangun dan menerima panggilan itu.
"Hai, Jin -desu!"
Suara Shin Maou pun terdengar dari balik ponsel.
"Jin, apakah Alice Dojima ada didekatmu?" suara Shin maou yang bertanya dari balik ponsel.
"Iya," jawab Jin.
"Bagus. Sekarang, kembali lah ke Kamurocho!"
"Baik, Oyaji," jawab Jin dan setelah itu, Jin menutup ponselnya.
Rania yang sedang membawa kopi kearah Jin penasaran dengan pembicaraan Jin. "Ada apa?"
"Seperti aku harus kembali ke Kamurocho bersama Alice," jawab Jin.
"Kak Jin, izinkan aku ikut dengan mu!" pinta Rania.
Jin pun melihat Rania, "Maaf, aku tidak bisa mengajak mu."
"Kenapa?" ucap kesal Rania.
Pembicaraan itu pun membuat Alice bangun dan menghampiri Rania juga Jin.
"Ada apa ini?" tanya Alice sambil mengucek matanya.
Jin pun mengalihkan pandangannya ke arah Alice, "Alice persiapan dirimu, kita pergi ke Kamurocho!"
Mendengar itu, Alice melihat Jin dan Rania. Dia pun mengerti dengan perdebatan Rania dan Jin. Lalu, Alice pun memutuskan untuk meyakinkan Rania.
"Rania, kamu satu-satunya keluarga Jin. Dia tidak ingin kamu terlibat dalam masalah apalagi ini akan membahayakan nyawamu." Alice melihat kearah Jin, "Bukan kah begitu, Jin?!"
Jin pun tersenyum lalu, Jin beranjak dari kursinya dan menghampiri Rania. "Rania, aku paham kamu pasti mendekati Yakuza Ryu Go Kuro untuk pencari dalang pembunuhan kedua orangtuamu juga adikmu."
Rania yang mendengar itu, dia pun merubah Ekpresi nya dan menatap heran Jin. "Bagaimana kamu tahu?"
__ADS_1
"Aku hanya menebak saja," jawab Jin.
Sebenarnya Jin mengetahui informasi itu dari fitur [Mind Reader] di saat penangkapannya di rumah Hakuro Terada.
"Walaupun begitu, Rania bisa kah kamu mempercaya kan kepada urusan di Imperial Japan dan Yakuza Ryu Go Kuro," sambung Jin.
"Tapi, aku tidak bisa berdiam diri," ucap nentang Rania.
"Rania, aku bukan menyuruh mu untuk berdiam diri," ucap Jin.
"Apa maksudmu?" tanya Rania.
"Aku ingin, kamu meneruskan menyelidiki Swallow Mafia di New Indonesian. Jika kamu membutuhkan bantuan, aku pasti akan datang membantu mu!" ucap Jin.
"Cihh ... Kakak kan jauh di Imperial Japan. Bagaimana bisa membantu ku?!" ucap remeh Rania.
"Dengan sedikit trik magic," jawab Jin.
"Magic?" ucap bingung Rania hingga memiringkan kepalanya.
Jin pun hanya tersenyum menanggapi nya.
Lalu, Jin melihat kearah Alice dan mengangguk kepala. Alice pun mengerti dan berpamitan dengan Rania.
Rania menganggukkan kepalanya, "Iya, kak. Berhati-hati lah!" ucap Rania.
"Tenang saja!" Alice melihat kearah Jin begitu juga Rania. "Kakak mu akan melindungi ku," sambung Alice.
Jin pun tersenyum mendengar itu, "Pasti, kamu tidak perlu khawatir Rania!"
"Awas ya! Sampai kak Alice terluka. Aku akan memenjarakan kakak dan menghukum mati kakak," ancam Rania yang menunjukkan jarinya kepada Jin.
"Iya, ya," jawab datar Jin.
Alice yang mendengar itu, dia tertawa kecil.
"Rania, seperti yang ku katakan sebelumnya. Aku akan menunjukan sedikit trik sihir kepada mu," ucap Jin sambil tersenyum.
Rania dan Alice saling menatap satu sama lain lantaran bingung dengan ucapan Jin.
"Alice, kamu sudah siap?" tanya Jin.
__ADS_1
Alice menganggukan kepalanya, "Iya, saya sudah siap!" jawab tegas Alice.
"Baiklah," Jin melihat sekitar ruangan dan disana Jin melihat kaca panjang disisi bar. "Disana seperti cocok, ikut dengan ku!"
Jin pun menghampiri kaca panjang tersebut. Alice dan Rania pun mengikutinya.
"Lalu, apa yang akan kamu lakukan kak Jin?" tanya Rania.
Jin tidak menanggapi pertanyaan itu lantaran Jin sedang fokus dengan sistem nya. Jin meluruskan dan menempelkan tangannya ke cermin. Lalu, memerintahkan Ciel.
"Ciel. Aktifkan fitur [Gate] tujuan apartemen Kamurocho," ucap Jin seraya membayangkan apartemen Jin yang ada di Kamurocho.
Fitur [Gate] merupakan fitur ketiga yang dipilih oleh Jin saat melakukan peningkatan System. Fitur ini memiliki kemampuan untuk memindahkan penguna dari tempat asal ketempat yang pernah dikunjungi oleh Pengguna dan bisa dikatakan kemampuan fitur ialah teleportation.
Beberapa saat kemudian, tiba-tiba tangan Jin yang menempel pada kaca tengelam masuk kedalam nya ibarat seperti kaca itu telah berubah menjadi Gel. Dari hasil itu menandakan bahwa fitur telah berfungsi.
Setelah itu, Jin menarik tangannya dari genangan kaca lalu, menoleh kebelakang serta memberikan tangannya kepada Alice.
"Alice, Ayo!" seru Jin.
Alice mengangguk kepalanya. Lalu, melihat Rania dan memeluknya, "Rania, aku pergi."
Rania menerima pelukan itu, "Iya, kak."
"Rania, aku juga pamit," ucap Jin.
Rania dan Alice melepaskan pelukannya lalu, menjawab Jin, "Iya, kak."
Sesudah berpamitan, Alice meraih tangan Jin. Lalu, mereka pun memasuki cermin dan langsung keluar didalam apartemen Jin yang ada di Kamurocho.
Sesudah Jin dan Alice tiba di apartemen Jin. Kaca kembali seperti semula bahkan Rania memegang kaca itu sudah seperti sedia kala.
Rania pun tersenyum sendiri dan menempelkan kepala nya di kaca. "Terimakasih, Juan. Kamu masih hidup," gumam pelan Rania yang lama kemudian Rania menitihkan air matanya.
Beberapa saat kemudian, Bu Ayu datang memasuki bar yang sebelumnya, dia pergi ke pasar.
"Dimana Jin dan Alice?" tanya Bu Ayu yang menaruh belajaan nya dan menghampiri Rania. "Rania, ada apa?"
Rania yang mendengar itu, dia tidak menjawab malah sontak menghampiri Bu Ayu dan memeluk nya lalu, menangis didalam pelukan Bu Ayu.
Bu Ayu membiarkan nya dan menepuk punggung Rania dan menenangkan nya.
__ADS_1
... # Extraordinary System #...