
...Season 2 - Bab 10. Shiteigashira...
Peristiwa Alina yang turun panggung itu membuat heboh dalam acara tersebut. Rachel pun bergegas pergi ke belakang panggung dan setibanya disana, dia melihat Alina yang sedang murung.
Melihat Alina yang murung seperti itu Rachel pun menghela nafas panjang dan menolak pinggang. Lalu, dia pun menghampiri Alina.
"Alina, ada apa?" tanya Rachel.
Alina yang mendengar itu sontak dia menoleh kesamping dengan wajah yang senduh lalu, beranjak dari kursi dan memeluk Rachel.
"Kak Rachel?!"
Rachel pun dan menepuk-nepuk punggung Alina untuk menenangkan nya. Sesudah itu, Rachel membawa ke tempat yang tenang dan mereka pun berbincang disana.
"Sebenarnya, ada apa? kenapa kamu turun dari panggung dan berlari keluar?"
"Saya melihat teman lama yang sudah saya pikir dia sudah meninggal dunia namun, saya benar-benar melihat nya. Saya sangat mengenal nya dari postur badan, langkah dan saya percaya dengan intuisi ini," ucap Alina.
Rachel pun tersenyum lalu, memegang tangan Alina.
"Alina, Saya tahu rasanya kehilangan dan rasa rindu serta sayang. Namun, kamu juga harus belajar iklas untuk membiarkan dia pergi dan damai disana," nasihat Rachel.
Alina tidak bisa berkata apa-apa, dia hanya menunduk kepalanya dan menitihkan air matanya.
Dimeja yang lain, Tae Woong pun mendengar semua cerita Alina dengan Rachel. Awalnya, dia ingin memberi tahu tentang foto CCTV yang didapatkan nya itu namun melihat kesedihan dan sikap sembrono nya Alina, Tae Woong pun mengurungkan nya dan memutuskan untuk menyelidikinya sendiri.
Maka dari itu, Tae Woong pun mengirimkan pesan chat permintaan maaf kepada dirinya tidak jadi bertemu. Sesudah itu, Tae Woong merapihkan barang nya dan pergi meninggalkan restoran tersebut.
...# Extraordinary System #...
Beberapa hari kemudian, Jin yang telah kembali ke Kamurocho. Dia pun pergi ke kantor Shin Maou dengan stelan jas dengan kemeja putih.
"Ketua Maou, saya telah datang," ucap Jin yang membungkukkan badannya.
Shin Maou yang sedang berdiri di dekat jendela dengan menghadap ke jendela. Lalu, saat Jin menyapanya. Dia pun berbalik badan dan tersenyum.
"Selamat datang dan apa kamu sudah yakin bergabung dengan keluarga ku?" tanya Shin Maou.
"Iya, saya sangat yakin."
"Kalau begitu, ikut dengan ku!" seru Shin Maou yang jalan melangkah dan melewati Jin untuk meninggalkan ruangan nya.
__ADS_1
"Baik," jawab Jin yang menundukkan kepalanya. Lalu, Jin pun mengikuti Shin Maou meninggalkan ruangan nya
Jin dan Shin Maou pun pergi ke suatu tempat yang berjarak sedikit jauh dari Kamurocho dengan mengunakan mobilnya sampai di bangunan sejenis gudang dengan pagar dan penjaga berjas hitam dengan stelan jas bebas serta berbagai aksesoris seperti kalung, anting atau kacamata.
Sesaat mobil itu tiba di gedung para anak buahnya sontak membuka pagar dan berhenti tepat di depan pintu masuk gedung.
Lalu, Shin Maou pun keluar dari mobil dan disambut oleh para anak buahnya dengan membungkukkan badannya.
"Ohayo gozaimasu, oyaji!" seru serentak para anak buahnya.
"Semua berkumpul! kita kedatangan keluarga baru!" ucap Shin Maou.
"Hai," jawab serempak anak buahnya.
Sesudah itu, Shin Maou merangkul Jin dan mengajaknya masuk kedalam gedung tersebut.
Setibanya disana, Jin melihat tempat pelatihan dan berkumpul anak buahnya Shin Maou.
Lalu, seseorang berbadan bidak menghampiri Shin Maou.
"Oyaji!" sapa pria itu sambil membungkukkan badannya.
"Shinichi. Dia Jin Kazuma. Keluarga baru kita," seru Shin Maou yang memperkenalkan Jin.
"Saya kenal kamu," ucap Shinichi.
Jin pun tersenyum dan menundukan kepalanya, "Saya Jin Kazuma, Yoroshiku!"
"Jin, dia Shinichi. Wakagashira (letnan satu) dan orang yang kurpercaya," ucap Shin Maou yang memperkenalkan Shinichi.
Jin mengembalikan posisi badannya dan melihat Shinichi dengan tersenyum.
"Kamu bukan orang sembarangan. Lalu, Oyaji apa yang harus kami lakukan?" tanya Shinichi yang melihat Shin Maou.
Semua anak buahnya pun sudah kumpul berbaris. Dalam perhitungan Jin ada sekitar 50 Yakuza disana yang sedang berlatih.
"Jin, bertarunglah dengan mereka semua dan jika kamu berhasil berhasil mengalahkan mereka maka, posisi Shateigashira ( letnan dua ) yang kosong akan menjadi milikmu!" ucap Shin Maou.
Shinichi yang mendengar itu, dia sontak terkejut, "Oyaji, apakah Oyaji yakin?" ucap ragu Shinichi.
Dalam pemikirannya Jin, wajar saja jika Shinichi meragukan Jin yang mana posisi Shateigashira merupakan peringkat dua tingkat dibawah Oyabun atau Oyaji dan satu tingkat dibawah Wakagashira serta sosok yang bisa memimpin para Kyodai (Kakak besar), Shatei (Kakak kecil) beserta para prajuritnya.
__ADS_1
"Sangat yakin. Jika kalian tidak suka, Kalahkan Jin! Dan, pangkat Shiteigashira akan menjadi milik yang mengalah Jin!" seru Shin Maou.
Semua Yakuza disana sontak senang yang mana mereka juga sangat menginginkan pangkat itu. Selain itu, mereka bukanlah prajurit saja melainkan banyak dari mereka ialah Kyodai dan Shatei.
Shin Maou pun melihat kearah Jin, "Kamu tidak masalah, bukan?" tanya Shin Maou.
Jin tersenyum dan menganggukkan kepalanya, "Tidak masalah."
"Baiklah, berjuanglah!" ucap Shin Maou yang memegang bahu Jin.
Jin menjawab hanya dengan anggukan kepala.
Shin Maou pun mengalihkan pandangannya kedepan, "Waktu kalian 10 menit! satu orang yang bertahan maka jabatan Shiteigashira akan menjadi milik nya! Aku dan Shinichi akan menunggu kalian diluar!"
Sesaat kemudian, Shin Maou pun keluar gedung lalu, Shinichi pun mengambil dan mengenakan jaketnya setelah itu menyusul Shin Maou keluar gedung dan menutup pintu.
Melihat itu, Jin pun tersenyum dan menatap semua anggota Yakuza disana, "Lalu, siapa yang akan maju duluan?" tanya Jin.
Beberapa Yakuza pun saling bertukar pandang dan memulai serangan nya kearah Jin.
Lima menit kemudian, Shin Maou mengambil rokok nya dan Shinichi pun sontak mengunakan pematik nya dan menyalakan rokok bos nya tersebut.
"Oyaji, Jin orang yang berbahaya. Apakah anda benar-benar ingin memberikan jabatan tinggi kepadanya?" tanya ragu Shinichi.
Sambil menghisap rokok dan mengeluarkan asap panjang, Shin Maou pun menjawab nya.
"Sejak hancurnya Hirano Clan. Masamune Clan memulai menggila adapun kemungkinan akan terjadi perang saudara." Shin Maou melihat kearah Shinichi, "Maka itulah, aku membutuhkan orang yang berbahaya untuk melindungi dan menjaga Maou Clan!"
"Tapi, saya rasa Jin seorang solo fighter dan bukan orang yang bisa membangun keluarga (klan) sendiri," sambung ragu Shinichi.
"Entahlah, mungkin saja nanti dia bisa membangun keluarga yang lebih hebat daripada mu," jawab Shin Maou.
Krekkkkkk!
Suara pintu pun terbuka yang membuat Shin Maou dan Shinichi menoleh kebelakang yang mana dia melihat Jin yang sedang membuka pintu dengan rambu serta percikkan darah kecil diwajahnya.
"Ketua bukan, Oyaji! Saya telah mengalahkan semuanya!" ucap Jin yang tersenyum bangga.
Shinichi yang mendengar itu bergegas masuk dan dia terkejut yang mana 50 Yakuza terkapar ditanah dengan meringis kesakitan.
"Seperti yang ku duga, dia monster," gumam Shinichi.
__ADS_1
Sejak saat itu, Jin pun menjadi Shiteigashira (letnan dua) Maou Clan.
...# Extraordinary System #...