Extraordinary System

Extraordinary System
Extraordinary System Bab 75


__ADS_3

...Season 2 - Bab 25. Jin meet Ronin...


Setelah Jin yang mendapatkan informasi tentang Long Zhi, sang Informan. Dia pun pergi untuk menemuinya.


Waktu tanpa terasa sudah menjadi malam dan Golden city sudah banyak pengunjung disana lantaran pada malam itu merupakan malam tahun baru yang mana para penjual disana menjual berbagai pernak-pernik tahun baru, kembang api, terompet dan sebagainya.


Dalam perjalanan juga Jin melihat sebuah spanduk besar di salah satu bangunan yang bertuliskan akan diadakan festival kembang api tepat jam dua belas nanti meski begitu, Jin tidak begitu mempedulikan nya.


Beberapa saat kemudian, Jin pun tiba di tempat mahjong Long Zhi.


"Disini kah?" gumam Jin saat melihat papan neon yang bertuliskan Mahjong long Zhi. Lalu, Jin pun masuk kedalam tempat tersebut.


Setibanya di sana Jin melihat ada banyak pengunjung yang sedang bermain mahjong tapi Jin menaruh curiga kepada para pengunjung disana merupakan Gangster dari Triad Black Mantis mesti begitu Jin pun mengabaikan nya dan melihat sekitar. Jin mencari sosok pria berwajah Chinese, botak dan berusia sekitar 50 keatas dan tidak lama, Jin menemukan dan menghampirinya.


Long Zhi merupakan informan dari Rania selama ini maka Rania pun memberikan password untuk menemuinya.


Secara kebetulan atau tidak salah satu dari empat kursi di meja mahjong ada yang kosong dan Jin pun duduk disana.


"Sekali main 50 ribu rupiah, perjam 100 ribu rupiah, apa yang kamu pilih?" tanya Long Zhi.


"Apapun yang kamu mau?" ucap Jin yang mengatakan password nya.


"Kalau, saya ingin 100 juta rupiah untuk pengembangan usaha ku." Long Zhi pun merubah ekpresi nya menjadi tatapan tajam kearah Jin dengan menyetigakan kedua tangan nya diatas meja. "Satu info 500 ribu rupiah. Lalu, apa yang ingin kamu ketahui?"


Jin pun mengambil uang 500 ribu beserta peluru dari penembakan Rania dan Long Zhi pun menerima uang juga pelurunya.


Long Zhi pun memeriksa peluru itu, "Peluru ini berasal dari klan Masamune."


Mendengar itu, Jin pun sudah menaruh curiga kepada Haruto Masamune yang tidak akan mungkin berdiam diri dalam perang perebutan tahta.


"Lalu, apa lagi? apakah kamu tahu motif nya?" tanya Jin kembali.


"Informasi tambahan. Bayar Tambahan," jawab Long Zhi.


Jin pun memberikan 500 ribu lagi kepada Long Zhi.


"Xiexie! Haruto Masamune, seorang pria yang pendendam. Dia akan membunuh semua keluarga target yang belum dibunuhnya."


Mengetahui informasi itu, Jin pun mengingatkan kejadian yang menimpah keluarga nya Jin yang dimana Haruto Masamune lah yang mendalanginya kebakaran rumah Om Ferdi dan Tante Lia serta ada kemungkinan juga Haruto Masamune telah mengetahui identitas Jin sebelumnya.


"Terimakasih," jawab Jin.


Beberapa saat kemudian ada panggilan masuk dari ponsel Long Zhi dan dia pun menerimanya.


Dikarenakan urusan Jin telah usai, dia pun beranjak dari kursi dan melangkah keluar namun, Long Zhi menghentikan nya.


"Tunggu, Jin Kazuma!" seru Long Zhi.


Jin yang mendengar itu, dia pun menghentikan langkahnya dan menoleh kebelakang melihat Long Zhi.


"Kenapa kamu mengetahui namaku?"


Long Zhi tersenyum dan beranjak dari kursinya begitu juga para bawahannya yang menyamar sebagai pengunjung.


"Seseorang dengan harga kepala 1 juta dollar. Tidak akan mungkin. Aku lepaskan," jawab Long Zhi.


"Siapa yang memberikan harga itu?"


"Orang yang sama dengan orang yang kamu cari tahu," jawab Long Zhi.


"Haruto Masamune," gumam Jin.


Long Zhi pun memberikan sinyal kepada bawahannya untuk menyerang Jin dan pertarungan pun diawali oleh bawahan Long Zhi yang berada dibelakang Jin yang melesat kan pukulan kepada nya namun Jin langsung menangkap dan membantingnya.


"Cih! sungguh merepotkan!" gumam Jin.

__ADS_1


Serangan lanjutan pun terjadi, semua Gangster disana menyerang Jin dan Jin sendiri pun berhasil menghindari serangan mereka serta melakukan serangan balik hingga semua anggota gangster di ruangan itu tumbang.


Yang tersisa hanya Long Zhi. Dia pun mengeluarkan pedang pendek nya lalu, menyerang Jin dengan ayunan pedang pendek nya meski begitu, Jin masih bisa menghindari nya dan disaat Jin melihat kesempatan, dia pun menangkap tangan Long Zhi dengan tangan kirinya lalu melesatkan pukulan keras ke dadanya. Long Zhi bergeram kesakitan.


Serangan tidak berhenti disitu. Setelah Jin memukul dada Long Zhi, Jin membantingnya ke lantai.


Jin pun berpikir pertarungan telah usai namun, tiba-tiba dari jendela ada yang menerobos masuk serta memecahkan kaca. Sosok pria berbadan tegap dengan kostum hitam dilengkapi oleh tudung hitam disertai dengan setengah topeng Shogun menutupi setengah wajahnya hingga hanya terlihat mata nya yang tajam.


"Siapa kamu?" tanya Jin.


Sosok itu tidak menjawab dan dia pun mengeluarkan pedang katana yang memiliki rongga pada mata belakang nya. Lalu, sosok itu dengan cepat berlari dan menyerang Jin.



Jin pun sontak melompat kesamping untuk menghindari ayunan katananya.


"Cepat nya!" gumam Jin.


Long Zhi yang ada dibawah sosok samurai itu pun bergumam ketakutan, "Kenapa ada Ronin disini?"


Jin yang masih posisi jongkok mendengar ucapan itu, "Ronin?"


Ronin pun tidak mempedulikan Jin dan dia mengangkat pedang keatas secara vertikal dan ingin menusuk Long Zhi.


Jin yang melihat itu, dia pun sontak mengeluarkan pisau dari fitur [Gudang] dan melemparkannya pisau tepat ke leher Ronin dengan skill [Knife master] nya.


Ronin pun menyadari serangan Jin dan dia berganti kuda-kuda menjadi tangkisan kepada pisau Jin.


Jin yang melihat kesempatan, dia pun mengeluarkan katana dari fitur [Gudang] dan proses itu dilihat oleh Ronin. Sebenarnya Jin bisa saja mengeluarkan pistol ataupun Submachine namun, Jin lebih memilih untuk bertarung secara adil.


"Magic?" suara berat Ronin.


"Just Trick," jawab santai Jin yang tersenyum lalu, Jin pun bangkit berdiri dan menyerang balik Ronin.


Ronin sama dengan Jin, Dia memiliki seni bela diri campuran di sanding dengan bela diri Iaijutsu (samurai).


Pertarungan itu membuat ruangan hancur berantakan.


Disisi lain, Long Zhi yang melihat pertarungan Jin dan Ronin yang begitu sengit. Dia pun mengambil kesempatan untuk melarikan diri.


Ronin yang melihat itu, dia pun mempercepat langkahnya untuk menghindari serangan Jin dengan melompat salto di udara melewati ayunan pedang Jin dan berlari mengejar Long Zhi lalu, Jin pun sontak mengeluarkan pistol kedap suara nya dari fitur [Gudang] dan menembak kaki Ronin.


Ciung!


Ronin pun sontak terjatuh dan Long Zhi pun berhasil melarikan diri.


"Maaf, aku harus mengeluarkan senjata ini. Aku tidak ingin ada kematian di malam tahun baru," ucap Jin yang berjalan pelan menghampiri Ronin.


Ronin pun menoleh kearah Jin lalu, dia pun mengumpulkan tenaga nya dan melompati jendela.


Jin yang ingin mengejarnya berlari kearah jendela namun, sosok Ronin sudah menghilang.


Jin pun menghela nafas panjang, "Kemampuan yang luar biasa. Diatas langit masih ada langit."


Sesudah itu, Jin pun kembali ke Bar Mutiara namun tidak ada seorang pun disana.


"Alice! Rania!" panggil Jin seraya mengelilingi bar namun Jin tidak menemukan mereka. Langkah Jin terhenti dan menggaruk-garukan kepala belakangnya. "Dimana mereka?"


Tidak lama kemudian, Alice pun masuk kedalam bar.


"Sudah aku duga, kamu masih disini!" ucap Alice yang berjalan menghampiri Jin.


"Alice? dimana, Rania?" tanya Jin.


Alice tidak menghiraukan pertanyaan Jin, dia hanya memberikan senyuman lalu, meraih tangan Jin, "Ayo, Jin!" ucap Alice yang menarik Jin.

__ADS_1


Jin pun mengikuti tarikan Alice, "Kemana?"


Sambil berjalan, Alice menoleh kebelakang melihat Jin, "Ikut saja!" ucap Alice yang tersenyum lebar.


Jin pun memasrahkan diri untuk diseretnya sampai pada atap gedung yang mana Rania dan Bu Ayu sudah berada disana lengkap dengan meja panjang yang diisi oleh berbagai makanan kecil dan minuman kaleng.


Setibanya di sana, Alice pun melepaskan tangan nya dan berjalan mundur melihat Jin.


"Jin, mari kita lupakan permasalahan dahulu dan mari kita rayakan malam tahun baru ini!" seru Jin.


"Iya, mari kita rayakan!" jawab Jin.


Sesudah itu, Jin, Alice, Rania dan Bu Ayu merayakan malam tahun baru diatas gedung dengan kembang api kecil dan bermain disana sampai jam dua belas pun tiba.


Kembang Api yang besar pun menerangi langit malam. Jin, Alice dan lainnya terpukau melihat kembang api yang begitu indah.


"Semua baru kita berdoa untuk tahun depan!" seru Bu Ayu.


Jin dan lainnya pun memanjatkan doa. Sesudah itu, Jin melihat kesamping yang mana Alice sudah menghadap kearah Jin.


"Jin, selamat tahun!" seru Alice.


"Iya, selamat tahun baru juga, Alice!" jawab Jin lalu, Jin melihat kearah Rania. "Selamat tahun baru, Rania, Bu Ayu!"


Rania dan Bu Ayu pun membalasnya dengan senyuman dan ucapan yang sama.


Setelah itu, Jin melihat ke langit, "Ibu, ayah, Yuri, Yuda, Tante Lia, Paman Ferdi, Andy. Selamat tahun baru!" ucap pelan Jin yang menitihkan air matanya.


"Ayah, Ibu, dek Andy. Selamat tahun baru!" sambung Rania.


"Ibu, selamat tahun baru!" ucap Alice.


Tahun lama pun berakhir dengan segala suka duka nya dan berjalanan Juan Prakoso atau Jin Kazuma masihlah panjang.


...# Extraordinary system #...


Hei, Aku [Fx] Ryz mengucapkan selamat tahun baru 2022!


Semoga ditahun 2022 segala nya akan lebih baik lagi dibandingkan tahun 2021.


Terutama terimakasih kepada teman-teman dan kakak-kakak di Mangatoon group dari tim IT, Editor, marketing, desain, para author dan khusus nya para pembaca yang selalu menemani untuk selalu berkarya dan mengisi waktu luang ku ditengah hiruk pikuk, suka duka setahun ini.


Mari kita sambut tahun 2022 dengan suka cita dan lebih berjuang lagi keras lagi untuk meraih mimpi dan harapan yang belum tercapai di tahun 2022.


Dan, Hasil vote kemarin ialah.



Kemampuan Esper: 10 vote poin.


Human Modifikasi: 35 vote poin.


Cross in Marvel Universe: 41 vote poin.



Jadi, kedepannya aku akan menghubungkan ke Marvel yang pastinya akan ku buat sebaik mungkin agar alur tidak aneh ataupun keluar jalur serta alur tidak akan terhubung dengan alur Marvel yang sudah ada karena akan bersetting kan Marvel Universe setelah Avengers: EndGame atau kejadian Blip (Proses hilang nya setengah manusia di bumi dan muncul kembali lima tahun setelah nya).


Satu tokoh sudah muncul yaitu Ronin, sosok gelap Hawkeye yang sudah lama tidak muncul kini muncul kembali.


Agar cerita tetap menarik maka dari itu, aku minta teman-teman Jin, Jangan segan-segan untuk memberikan kritik dan saran nya!


Terimakasih atas perhatiannya.


See you in next year ...

__ADS_1


__ADS_2