FAMILY AMBYAAAR

FAMILY AMBYAAAR
Heart Yuma


__ADS_3

Dengan gaya semanis mungkin, Yuma mencoba berjalan sesantai dan selambat mungkin supaya dirinya bisa berlama-lama dengan Jack.


Jarak antara parkiran dan ke restoran hanya sekitar 10 meter, tetapi butuh setahun untuk mereka sampai ke pintu utama.


"Jack, apakah semalam kamu tidur dengan nyenyak? apakah hotel yang kamu tempati bagus dan bersih?Jika, jika kamu merasa tidak nyaman, kamu boleh kok menginap di apartemen aku," ucap Yuma dengan perlahan Karena sebenarnya dia sangat ragu untuk mengatakan itu.


"Boleh, ide bagus. Hitung-hitung, aku akan hemat karena tidak harus membayar uang sewa!" sahut Jack tersenyum.


Pukh.... Yuma memukul halus pundak Jack


"Hahaha.." Lalu dia tertawa. "Kamu bisa saja Jack. Baiklah, setelah makan kita akan langsung menuju apartemen aku." Lanjutnya.


"Yuma, dari tadi aku sudah menahannya untuk bicara," ucap Jack yang berhenti berjalan dan kini menghadap Yuma.


"A..ada apa Jack, kamu menatapku seperti itu? Apakah ada salah dengan wajahku, atau rambutku!? ah, atau bulu mata palsuku kurang benar ya.. hehehe, aku kurang pandai memakainya," ucap Yuma salah tingkah sendiri.


"No baby, you perfect! Aku hanya ingin mengatakan, kamu sangat beautiful and perfect."


"Aaaa... Jack! kamu membuatku malu. Semua orang sering mengatakan itu, tetapi aku merasa tidak seperti itu, masih banyak wanita cantik diluar sana yang lebih dariku," ucap Yuma merendah diri. Tapi dari tatapannya, dia berharap jika Jack masih akan terus memujinya.


"No, Baby! kamu adalah wanita tercantik yang pernah aku lihat. Selama bertahun-tahun aku menunggumu sampai rasa bosan aku rasakan karena kamu tak kunjung datang. Aku sangat terkejut ketika mendapatkan undangan dari kakakmu. Awalnya aku tidak tahu dan berniat untuk menolak, tapi aku melihat foto profilmu disana jadi aku memutuskan untuk datang," jelas Jack.


"Jack, apakah kamu selama ini tidak memiliki kekasih lain? apakah kamu yakin, dari ketika kita berusia 7 tahun dan sampai sekarang hanya aku yang ada di hatimu?" tanya Yuma yang mulai menghalu jika dunia ini berubah menjadi taman binatang yang isinya hanya ada dia dan Jack dan juga binatang-binatang lainnya yang sedang menyaksikan keromantisan mereka.

__ADS_1


Entah mengapa Yuma bisa menghalu ditaman binatang bukannya di taman bunga sakura ataupun menara Eiffel. Yuma tak ingin ambil pusing dan dia tetap terus menatap mata biru milik Jack yang membulat sangat sempurna.


"Only you forever, Baby! hanya kamu selamanya," ucap Jack yang memegang pipi Yuma lembut.


Desiran angin nan suara ombak terdengar dihaluan Yuma. Dia memejamkan matanya bersiap untuk menerima seorang pujangga mencium dirinya.


"Aaaa Pangeran ku.. apakah ini nyatanya. Jantungku, ah jantungku berdebar tak karuan!" batin Yuma yang merasa sangat gerogi tetapi ingin.


Jack, dengan perlahan mulai mendekatkan bibirnya ke tetangga depannya yang sudah siap menerimanya.


Sampai akhirnya..


TIIIIIIIINNNN....... suara tlakson mobil mampu membuat Jack dan Yuma terjingkat kaget.


TIIIIIIN....... Suara tlakson mobil itu berbunyi kembali, seolah meminta Yuma dan Jack segera pergi minggir.


Yuma masih tertahan disana karena ia ingin melihat wajah orang yang telah membatalkan misinya untuk segera berciuman dengan Jack.


Namun, ketika Yuma bersiap-siap ingin melabrak si empunya mobil. Langkah kaki Yuma terhenti ketika melihat pria tampan keluar dari mobil dengan wajah dinginnya.


Pria yang menggunakan kaca mata itu menatap sekilas kearah Yuma dan berjalan untuk membukakan pintu sebelah kiri.


"Alon! dia... ah apakah dia sengaja melakukan itu karena dia cemburu denganku!?" batin Yuma merasa sangat puas karena situasi yang tidak direncanakan ini terjadi.

__ADS_1


Tapi, dugaan Yuma seketika hancur ketika ia melihat seorang wanita cantik bergandengan tangan bersama dengan Alon.


Entah mengapa, melihat hal itu sungguh membuat Yuma sangat sakit hati hancur berkeping-keping.


"Baby, are you oke!?" tegur Jack membuyarkan lamunan Yuma.


"Ah, iya Jack. Aku tidak papa," jawab Yuma gugup.


"Ehm, aku hanya ingin memperingati kalian. Jika ingin berbuat mes*m jangan di parkiran. Sewalah hotel atau pergilah kehutan," ujar Alon dengan tatapan dingin kearah Yuma.


"Yuma, kami duluan ya?" sahut seorang wanita cantik nan anggun yang bergandengan tangan dengan Alon.


Yuma hanya diam membisu melihat dua manusia yang sangat ingin ia musnahkan dari muka bumi ini.


"Baby,!?" tegur Jack.


"Kita cari restoran lain saja, ya?" ucap Yuma yang terlihat sangat sendu dengan tiba-tiba.


Menatap tatapan nanar dari Yuma membuat Jack seperti memahami sesuatu. Dengan gerak cepat Jack merangkul pundak Yuma dan mengajaknya untuk tetap masuk kedalam.


"Ah,!" pekik Yuma yang tidak dapat mengelaknya.


...

__ADS_1


...


Like dulu ya..


__ADS_2