FAMILY AMBYAAAR

FAMILY AMBYAAAR
SUKA DUKA FAMILY AMBYAAAR#TAMAT.


__ADS_3

"Mereka mengalami kecelakaan ketika menaiki bus pariwisata yang mereka sewa. Semua penumpang tewas." Yuda menundukkan kepalanya karena merasa duka yang sangat mendalam.


Semua yang ada di sana benar-benar masih dalam posisi terpaku, belum tahu harus bereaksi seperti apa.


Sampai suara teriakan histeris membuyarkan keterkejutan mereka.


"TIDAAAAAAK!" Paula yang tidak sengaja mendengar kabar duka orangnya pun langsung histeris seketika.


"Sayang!?" Pangeran pun langsung berlari ke arah Paula.


"Huaaa.... aaaa.. tidak! Mama dan papa tidak mungkin meninggalkan aku begitu saja! Mereka ikut pergi karena ingin mengucapkan syukur atas keselamatan ku dan juga cucu mereka. I-ini pasti berita hoax kan!?" Paula masih tidak dapat menerima kabar buruk ini.


Pangeran mencoba menenangkan Paula. Sedangkan Mumut, meski dia juga masih syok mendengar kabar ini, dia mencoba menjadi kuat demi mereka yang lebih lemah darinya.


Oweekkk


oweeekk..


Mumut pun langsung menghampiri bayi Paula yang langsung menangis kejar setelah mendengarkan teriakan ibunya.


Yasmin masih terpaku dan terpenjara dalam pikirannya sendiri. Dia masih belum bisa tahu harus bereaksi seperti apa. Tapi Yang jelas dadanya terasa sesak dan perasaannya begitu sangat tidak nyaman.


"Yasmin?" Yuda mencoba mengambil air minum untuk adiknya supaya pikirannya tidak kosong dan dapat berfikir jernih. "Minum dulu, kakak harap kamu tidak dapat mengendalikan diri. Istighfar dan beri doa kepada mamah dan papah supaya tenang di alam sana." bisik Yuda.


"Kak, aku masih gak percaya. Aku akan melakukan penerbangan sekarang juga ke Mekah. aku akan memastikan jika mama dan papa juga semua keluarga kita baik-baik saja. Iya! aku harus segera berangkat sekarang!" ujar Yasmin gelisah. Dia langsung mengambil ponselnya untuk menghubungi seseorang untuk menyiapkan segala keperluan terbang.


"Yasmin! Kakak sudah mendengar ini dari pengawas yang ikut ke sana. Semua penumpang tewas dan hanya dia yang selamat karena dia tidak ikut berwisata. Ini sudah takdir Yasmin. Kita harus tabah menerima semua ini!"


"TIDAK! AKU TIDAK AKAN PERCAYA SEBELUM AKU MELIHAT JASAD MEREKA!" sahut Yasmin yang mulai ikut histeris.


Yuda pun mencoba memeluk sang adik dan menenangkannya


"Huaa.. aaaa ... aaaa ini tidak mungkin kak! ini tidak mungkin! bagaimana bisa papah dan mama meninggalkan kita seperti ini. Bahkan kita tidak dapat melihat wajah mereka untuk yang terkahir kalinya. Haaa... aaaa ...aaaa!"


Yuda pun tidak dapat menjawabnya. Dia pun hanya bisa merangkul sang adik sambil air mata terus mengalir membasahi pipinya.


Di kamar bayi, sambil menenangkan bayinya Paula, terlihat Mumut pun menangis pilu tanpa suara.


"Mamak, bapak, Allah sayang sama kalian. Insyaallah Mumut ikhlas, Mak, Pak."


Mumut pun membayangkan bagaimana kehidupannya dengan Mak Item dan Pak Alim. Mama Ratu dan Pak Suroto. Mama Lauren dan Tuan Aska.


Mereka adalah orang tua yang sangat Mumut sayangi. Kini, mereka semua pergi bersamaan untuk selama-lamanya.


...****************...


Singkat cerita,

__ADS_1


Akhirnya keluarga besar Yuda, Pangeran, Mumut dan Paula mengikhlaskan orang tua mereka untuk di kubur Mekah.


Pengawal yang selamat akhirnya pulang dan menghadap semuanya untuk memberi kejelasan.


"Usai melakukan umroh. Mereka memutuskan untuk berjalan-jalan mengunjungi museum peninggalan nabi sebelum pulang. Tuan Aska menyewa mobil pariwisata supaya perjalanan mereka lebih mudah. Tapi sayang, entah apa yang membuat supir membatingkan setir sehingga membuat mobil yang mereka tumpangi berguling. Semuanya tewas termasuk supir dan dua pengawas yang menjaga mereka." jelas salah satu pengawas yang tidak ikut jalan-jalan karena harus menjaga barang-barang milik tuannya dan membereskan barang-barang sebelum pulang.


Semuanya..


Semuanya orang hanya bisa menangis pilu mendengar semua cerita yang di ceritakan oleh salah satu pengawal yang ikut.


Yuda, Mumut, Tripel J, Raka, Yuma, Asih, Alon, Tini.


Yasmin, Jaka, Pink.


Pangeran, Paula, Laras dan bayi Paula.


Semua terlihat saling menguatkan. Bagaimana tidak, semua orang tua bisa mati secara bersamaan ketika mereka sedang melakukan perjalanan ibadah.


Mungkin Tuhan lebih sayang dengan mereka sehingga memanggil mereka di tanah suci idaman setiap penganut agama Islam, Mekah. Bisa mati di tanah suci adalah sebuah anugrah, apalagi ketika mati dalam keadaan beribadah.


...----------------...


Malam ini, keluarga besar mengumpulkan anak yatim-piatu dari beberapa yayasan untuk mengirimkan doa kepada orang tua tercinta mereka.


Karena banyaknya jamaah. Acara tahlilan ini seperti sedang melakukan pengajian Akbar.


Bukan untuk pamer bukan untuk menyombong atau pun ria. 3 Keluarga besar yang kaya raya itu bersatu untuk menyumbangkan harta mereka untuk disedekahkan kepada semua yang ikut mengahadiri tahlilan, atas nama orang tua mereka. Berharap jika sedekah dan doa ini sampai ke pada orang tua mereka.


Beberapa hari kehidupan tetap berlanjut.


Yuma sedang fokus melakukan program kehamilan.


Asih masih terus menjalani kehamilannya yang sangat sehat karena terus di pantau oleh Raka.


Triple J, Tini dan Pink, mereka sedang fokus untuk melakukan ujian Nasional.


Laras, dia tetap hanya fokus dalam pekerjaannya. Banyak pria tampan dan kaya datang untuk melamarnya, tetapi Laras belum berniat untuk menjawab iya.


Pangeran, dia kini lebih memperhatikan sang istri dan anak bayinya. Pangeran telah menyerahkan semua pekerjaan kantor kepada Laras dan Raka. Dia memutuskan untuk pensiun dan menemani sang istri untuk sembuh dari psikis mentalnya yang naik turun akibat masih belum dapat menerima kematian kedua orang tuanya.


Yasmin, dia kini terlihat lebih hemat dan ikut melakukan kegiatan bermanfaat seperti melakukan kegiatan amal, berbagi kepada orang-orang tidak mampu.


Yasmin terlihat senang ketika dia berbagi kepada orang-orang tua lansia. Berbagi kepada mereka, Yasmin seperti merasa sedang memperhatikan kedua orang tuanya yang selama sisa hidupnya selalu memanjakannya, tetapi dia sendiri kurang memberi perhatian kepada kedua orang tuanya ketika masih hidup.


Yasmin pun kini telah mengikhlaskan pekerjaan sang suami yang lebih banyak menghabiskan waktu di rumah sakit.


Kini Yasmin sadar, jika suaminya sangat di butuhkan untuk menyelamatkan orang-orang. Kehilangan adalah sesuatu yang sangat berharga, kamu tidak akan mendapatkan kesempatan ketika ajal telah menyapa.

__ADS_1


Yasmin hanya berdoa, semoga suaminya di beri kesehatan dan umur panjang. Yasmin ingin menghabiskan masa tua bersama.


Mumut dan Yuda, terlihat mereka sedang bersama-sama membuka album lama. Album penuh kenangan.


Ada foto acara pernikahan palsu mereka. (yang sudah membaca anak Genius kurang se-On's pasti tau ceritanya).


Mumut dan Yuda sama-sama tertawa mengenang masa-masa itu.


Ada foto ketika kebersamaan mereka di pernikahan Pangeran dan Paula, dimana Yasmin melahirkan anak perempuannya di tengah-tengah acara pesta.


lembar demi selembar, akhirnya mereka ada pada foto baru yang mengisi album.


Yaitu foto kebersamaan orang tua ketika sedang melakukan umroh.


Orang Tua Yuda, Orang Tua Mumut, Orang Tua Pangeran, Orang Tua Paula.


Mereka memberikan senyum terkahir yang sangat indah.


Akhir suka dan duka family ambyaar.


SELESAI ......


**TAMAT**.


Di akhir ujung cerita, Asih akhirnya melahirkan seorang putri yang sangat cantik.


Dan Triple J, Tini, dan Pink, mereka akhirnya Lulus SMP dan akan melanjutkan pendidikan di Sekolah Menengah Akhir( SMA).


Asih melahirkan bayinya dengan cara sesar karena bayinya cukup besar. 5kg dengan tinggi 50cm.


Bayi besar Asih di akibatkan dari semua obat-obatan dan vitamin dan makan sehat yang Asih konsumsi. Semua di lakukan demi penyakit yang ada di tubuh Asih bisa sembuh.


Raka, dia memiliki peran penting dalam masa kehamilan sang istri. Membuat Asih kini sangat begitu mencintai pria yang awalnya sama sekali tidak ia cintai.


Cekrek!


Satu foto mungil Baby Asira ( Asih dan Raka) telah di ambil.



**Terima kasih banyak atas dukungan dan partisipasi kalian semua. mohon maaf apabila cerita ini kurang berkenan di hati kalian.


Family Ambyaar telah sampai di titik kebagian setiap pemerannya. Dalam hidup pasti ada duka, tetapi kita tidak dapat mengabaikan suka.


Saya Author mamaperri mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pembaca setia Family ambyaar.


Nantikan karya terbaru Author yang akan segera hadir untuk menghibur kalian semua. 🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉

__ADS_1


ASSALAMUALAIKUM WARAHMATULLAHI WA BARAKAH TU. 😍😍😍😍😍😍😍😍**


__ADS_2