Hanya Zi

Hanya Zi
Sarah yang Tersadar


__ADS_3

Sarah menjadi anggota kegiatan yang pria itu ikuti, yaitu BEM dan Rohis kampus, hanya melihatnya dari jarak cukup jauh saja, sudah membuatnya bahagia.


Hingga suatu hari saat LDK kampus berlangsung, badan Sarah drop ia demam hingga harus dibawa ke rumah sakit, dan pria itu dengan sukarela menungguinya. Ya pria itu adalah Rizky, pria yang sudah bertahun-tahun ada di relung hatinya.


Sarah terlihat bahagia di tengah rasa sakitnya, karena sepertinya pria itu mulai menyadari keberadaanya.


Rizky sedikit mengingat wajah gadis itu, memutar memory nya lalu ia benar-benar mengingatnya.


Rizky terlihat menyukai perubahan gadis itu, yang saat itu telah mengenakan hijab, meskipun masih dengan hijab gaulnya. Sarah tak berani menggunakan hijab lebar seperti Zi, karena hatinya sebenarnya tak menginginkan itu sama sekali.


Hingga saat kelulusan Rizky, tanpa sengaja Sarah mendengar pembicaraan pria itu dengan Zahra. Sarah seperti disambar petir, saat mengetahui Rizky menyukai sahabatnya Zi, pengorbanannya selama ini seperti sia-sia, dia sampai harus mengenakan hijab untuk menarik perhatian pria itu.


Tiba-tiba saja rasa benci Sarah pada Zi muncul, padahal Zi tak melakukan kesalahan apapun pada gadis itu, tapi gadis itu telah merebut hati pria yang ia cintai teramat sangat.


Hingga diluar kendalinya sendiri Sarah mengirimi Zi pesan untuk menjauhi Rizky, tentu saja Zi akan kebingungan, karena gadis itu tak pernah sekalipun berniat mendekati kakak tingkatnya itu.


Waktu semakin bergulir, Sarah mulai berani melepas hijabnya saat ia hang out di luar kampus, kembali memperlihatkan rambut indah sepunggungnya. Hingga Sarah mulai menyadari posisinya akan semakin terancam jika Zi akan dengan segera menyelesaikan kuliahnya.


Itu artinya Rizky akan dengan serta merta meminang gadis itu tak lama lagi, saat Zi telah mendapatkan pekerjaan.


Sarah semakin gila, dia memutar otak untuk menunda kelulusan Zi. Akhirnya dia membayar orang untuk menjambret tas laptop Zi tempo hari, yang mengharuskan gadis itu untuk kembali menyusun dan mengumpulkan data laporan prakteknya.


Sarah fikir itu akan membuat Zi kelimpungan dan melakukan cuti kuliah, tapi tak disangka gadis itu bisa melewati ujiannya hanya dalam hitungan minggu, tanpa ingin menyerah sama sekali. Posisi Sarah semakin terancam saat ia tahu Zi dan Rizky bekerja di kantor yang sama.


Sarah frustasi, perubahan itu disadari Ibunya. Sarah semakin murung, hingga Sang Ibu mencari tahu penyebabnya dengan membuka buku diary anak gadisnya. Ternyata benar dugaannya gadisnya sedang patah hati, patah sepatah-patahnya.


Hingga ia berniat untuk memperkenalkan Sarah dengan anak sahabatnya yang sudah lama tak ia temui.

__ADS_1


Setelah sekian lama akhirnya Mama Sarah membuat janji dengan sahabatnya itu, karena terakhir kali mereka bertemu 3 Tahun yang lalu.


Di pertemuan itu, mereka sama-sama sepakat untuk saling memperkenalkan putra putrinya dengan harapan semoga kelak mereka bisa berjodoh.


Tanpa disangka, anak sahabat Mamanya itu adalah Rizky. Rizky terlihat bingung sekaligus kaget dengan wanita yang ada dihadapannya, kenapa ia bisa berubah, berubah menjadi gadis yang tak mengenakan hijab seperti terakhir mereka bertemu.


Sarah mati kutu, dia bingung, apalagi tatapan mata Mamamya yang terlihat bertanya-tanya dengan raut muka Sarah, mereka sepertinya telah saling mengenal begitu pikirnya. Hingga saat di rumah Sarah memberanikan diri menceritakan semuanya pada Mamanya, yang membuat wanita paruh baya cantik itu menggeleng-gelengkan kepala.


Mama Sarah menghubungi sahabatnya itu dan menceritakan apa yang sebenarnya terjadi pada anak-anak mereka. Tapi Sarah kembali dibuat limbung saat saat Mama Rizky tiba-tiba meneleponnya mengatakan bahwa Rizky akan mengkhitbah dan menikahi Zi, dan akhirnya mereka menyepakati untuk membuat sebuah rencana.


Ya gadis yang berfoto dengan Rizky yang “nampak” tanpa busana itu adalah Sarah, Sarah juga yang kembali mengirimkan Zi pesan untuk menjauhi Rizky jika tak ingin pernikahan mereka gagal.


Flashback Off


“Maafkan aku Zi, maafkan aku” Sarah terlihat sesegukan sambil menutup wajah dengan kedua tangannya.


“Sudah Sarah cukup, sudah ya. Aku tau semuanya karena perasaan cinta kamu sama Kak Rizky. Sudah ya, kamu jangan nangis lagi”


“Maafin aku Zi” Sarah benar-benar memeluk erat gadis itu kali ini, menumpahkan rasa bersalahnya.


“Iya, iya aku maafin Sarah” mereka masih dalam kondisi berpelukan, Zi masih tetap mengelus punggung gadis itu mencoba menenangkan. Sestelah gadis itu terlihat cukup tenang, Zi menyadari jam makan siangnya akan segera habis, ia memutuskan untuk menghubungi suaminya


📤 Kak Za maaf, anak buahmu ini izin makan siang sedikit lama ya, Zi sedang bertemu teman lama, Maaf ya Maaaaafff.. jangan pecat Zi. Nanti Zi janji lembur deh ya ya ya…


📩 Ya sayang, ga dipecat ko tapi di kiss ya..


Zi tersenyum memandang balasan chat suaminya

__ADS_1


“Zi kamu bahagia menikah dengan Kak Za?” gadis itu menjawab dengan anggukan


“Benarkah?”


“Ya, sepertinya aku harus berterimakasih padamu Sarah, meskipun Mamanya masih belum menerimaku, tapi aku bahagia, Kak Za pria yang baik”


“Aku tak menyangka, Kak Za dengan berani menikahimu, padahal dibayanganku dan Tante hari itu kamu dan keluargamu akan menjalani hari sulit dan memalukan bukan. Maaf ya Zi”


Zi tersenyum lalu berkata “Sarah, ko kamu bisa-bisanya suka dengan seorang pria hingga bertahun-tahun begitu, memendamnya dan nyaris seperti obsesi tahu tidak?”


Giliran Sarah yang tersenyum “Aku juga tak faham Zi, aku tak melewati masa pubertas dengan berpacaran, padahal banyak sekali pria yang mengutarakan dan menunjukkan ketertarikannya padaku.


"Awalnya memang Mama dan Papa yang melarang ku bepacaran sejak SMP, tapi entah kenapa semenjak aku duduk di bangku SMA, untuk pertama kalinya aku menyukai seorang pria, mungkin lebih tepatnya tergila-gila, malah aku sulit melupakannya Zi.”


Akhirnya mereka meninggalkan café itu pukul 2 siang, Sarah tak mau berlama-lama mengganggu jam kerja Zi, begitupun Zi yang tak enak jika harus meninggalkan meja kerjanya terlalu molor.


Zi memenuhi janjinya, ia lembur hari ini untuk mengganti jam makan siangnnya yang melebihi batas. Waktu menunjukkan pukul 19.00 hanya tersisa gadis itu di lantai 14


📩Sayang… boleh buatkan aku kopi, aku sholat isya dulu sebentar ya


📤Oke Kak


Setelah sholat Isya Zi segera beranjak menuju ruangan suaminya, terlihat meja Silvi masih belum dirapikan, artinya gadis itu belum pulang, tapi entah saat ini ada dimana.


Zi memutuskan untuk masuk ke ruangan suaminya, tak langsung membuatkannya kopi, berniat menunggu suaminya saja, agar kopinya tak terlalu dingin.


Zi membuka handle pintu ruangan baru suaminya yang memang tak terkunci, tak lupa mengucapkan salam sebelumnya, untuk mengindari jin yang suka bersemayam.

__ADS_1


Ia masuk dan mengamatinya dengan seksama, merebahkan tubuhnya di kasur empuk itu.


__ADS_2