
Nausha Freya dan Affandi Ellison.
❤️❤️❤️❤️❤️
Dari Siang sampai menjelang sore Cafe Nausha silih berganti dengan pengunjung cafe, nampak di setiap meja meja itu selalu terisi 3 sampai 6 kursi. Nausha sangat semangat karena Cafe nya berjalan lancar. Nausha terus mengatur agar stok penyimpanan bahan bahan makanan selalu tersedia supaya bila pengunjung memesan makanan dan minuman jangan sampai kecewa saat pengunjung cafe memesan makanan dan minuman.
Namun waktu sudah menunjukan pukul setengah 6 sore. Nausha dengan berat hati harus kembali pulang. Sebelum meninggalkan cafe nya Nausha meminta Mira untuk mengantikan nya.
" Mira.."
" Iya Kak.."
" Kakak pulang dulu yaa..kamu gantiin Kakak."
" Iya Kak.."
Sampai di mansion Nausha pulang tepat waktu, dan bersamaan dengan Affandi baru pulang dari kantor. Mata nya melihat mobil suaminya masuk halaman ia bergegas masuk kamar menaruh tas dan buru buru mandi. Setelah mandi Nausha segera menyusul Affandi yang sudah berada di kamarnya.
TOK TOK.
Nausha masuk kamar namun suaminya sudah melepas seluruh pakaian nya, Affandi nampak santai badannya membelakangi Nausha hanya memakai CD saja membuat Nausha risih melihat tubuh Affandi. Pakaian dan celana kantor juga sepatu suami nya di letakkan begitu saja di tepi ranjang tidur, Nausha langsung membereskan baju dan celana Affandi di masukkan kedalam ke ranjang baju kotor dan sepatu Affandi di letakan pada rak sepatu sambil membenahi Nausha hanya menundukkan kepala. Kemudian ia membuka lemari menyiapkan pakaian ganti
untuk Affandi dan juga handuk di letakkan di dalam kamar mandi. Setelah itu Nausha ingin cepat cepat keluar dari kamar Affandi.
" Saya siap kan makan malam dulu, Pak Affandi."
" Nausha.."
" Iya Pak." langkahnya berhenti sesaat tapi wajahnya tidak menoleh pada Affandi.
" Saya sudah terbiasa seperti ini..jadi jangan kaget." ucapnya lalu masuk ke kamar mandi.
Nausha hanya diam la keluar dari kamar Affandi, kaki nya melangkah dengan gemetar.
__ADS_1
Jam 7 Affandi keluar dari kamar, langkahnya menuruni tangga matanya melihat Nausha sedang meletakan pisau dan garpu di piring ceper sampai di bawah, Nausha langsung menarik kursi untuk suami nya duduk.
" Silahkan Pak!"
Nausha mulai menjepit sayuran rebus dan steak daging nasi hanya disediakan sedikit di mangkuk kecil. Tangan Affandi mulai memotong irisan daging steak namun matanya menoleh pada Nausha yang masih berdiri.
" Kamu tidak ikut makan?"
" Tidak Pak..saya hanya minum susu saja tadi dan sudah cukup kenyang."
" Kamu duduk jangan berdiri saja.."
" Iya Pak.."
Nausha lalu menarik kursi dan duduk di sebelah Affandi, ia menemani Affandi makan hingga selesai. Selama Affandi mengunyah makanan keduanya nampak diam di meja makan itu.
" Kamu sedang diet?"
" Tidak Pak..sebenarnya saya memang tidak biasa makan malam."
" Saya cukup makan buah saja kalau sudah lapar."
Di lihat piring itu sayur dan daging steak di piring Affandi mulai sisa sedikit.
" Bapak ingin nambah?"
" Saya mau roti dan soup saja."
Nausha tersenyum, lalu ia mulai memecahkan sepotong roti dan menaruh soup di mangkok lalu didekat pada Affandi. Selama Affandi menikmati soup dan roti mata Nausha sedikit melirik pada Soup yang mulai habis. Nausha memang sudah memberikan resep pada Susan soup buatannya, soup itu adalah menu yang sama di cafe nya.
Selesai makan Affandi masih duduk sejenak menurunkan makanan di perut yang terasa kenyang. 10 menit Affandi berdiri ia meminta Nausha untuk di buat kan kopi.
" Nausha buat kan kopi dan antar kan di ruangan saya."
" Baik Pak."
__ADS_1
Setelah Affandi beranjak dari kursi, Nausha langsung membereskan meja makan itu sebelum masuk ke kamar nya ia akan membuatkan kopi untuk Affandi.
Nausha membawakan kopi hitam tanpa gula untuk Affandi di ruangan kerja suaminya. Matanya sempat melirik pada Affandi yang sedang menahan kantuk Affandi mulutnya menguap dengan di tutup tangannya yang mengepal.
" Pak Affandi ini kopinya." sambil meletakkan kopi di meja.
Affandi hanya mengangguk.
" Siapkan baju tidur saya..!"
" Iya Pak."
Nausha bergegas masuk kamar Affandi dan menyiapkan Busana tidur Affandi. Setelah itu Nausha kembali ke kamarnya ia ingin meminta Mira untuk siaran langsung melihat cafenya yang sedang ramai.
" Halo Mira gimana Cafe."
" Ramai Kak."
" Live ya Mir Kakak ingin lihat."
Mira kemudian menutup panggilan nya dengan Nausha ponsel nya akan mengubah aplikasi Instagram dan memulai Siarang langsung. Nausha menatap lekat lekat layar ponselnya melihat siaran langsung suasana cafe nya yang sedang ramai pengunjung.
Jam setengah 11 malam Nausha mendengar suara ketukan pintu di kamarnya. Ia segera buka pintu dan terkejut rupanya Affandi yang mengetuk pintu, tangan nya membuka lebar pintu itu.
" Ada apa Pak Affandi."
" Ini sudah jam setengah 11 malam, kamu masih saja bicara dengan seseorang." ucapnya dengan suara agak kencang.
" Iya Pak Affandi saya sedang live dengan anak buah saya melihat Cafe saya."
" Istirahat tidur..jangan tidur malam malam matikan ponselnya."
" Euh..iya baik Pak."
Affandi kemudian berlalu dari depan kamar Nausha ia pun ingin segera beristirahat.
__ADS_1
Setelah pintu di tutup Nausha kembali bicara pada Mira ia akan beristirahat.