I APOLOGIZE

I APOLOGIZE
Clementia menyukai Nausha


__ADS_3

Affandi menerima kabar bahwa kedua orang tua nya juga Kakek nya akan datang ke mansion Affandi, Kedua orang tua nya datang ingin menanyakan perusahaan juga hubungan nya dengan istrinya terutama Matteo Kakek Affandi, karena sudah satu tahun lebih Affandi belum memberikan informasi tentang istrinya.


Nausha yang di beritahukan akan kedatangan orang tua juga Kakeknya Affandi ingin datang berkunjung membuat Nausha gugup ia khawatir apakah keluarga Affandi akan mengenali diri nya tapi Nausha juga sangat penasaran seperti apa sosok orang tua juga Kakek Affandi itu.


Sebagai anak tunggal apalagi di beri kuasa.mengemban tugas untuk memimpin perusahaan, Affandi harus bertanggung jawab apalagi ini mengenai latar belakang istrinya yang Affandi sudah tahu Nausha hanya berasal dari keluarga biasa saja. Ia siap menghadapi Kakek nya apa pun keputusan Kakek nya Affandi akan penuhi.


" Nausha keluarga saya akan segera datang."


" Iya Pak Affandi..saya sudah menyiapkan makan siang."


Affandi dan Nausha siap menyambut kedatangan keluarga Affandi para pelayan pun sudah berdiri berbaris di teras mansion Affandi, lain dengan Ibu Susan hati nya sangat was was apa yang akan terjadi dengan diri Nausha apa keluarga Tuannya itu mau menerima Nausha yang sudah di anggap anak nya.


Sebelum keluarga Affandi tiba Susan dengan pelan ingin bicara pada Nausha.


" Nak Nausha..ikut Ibu sebentar!" ucap nya pelan


" Iya Ibu Susan."


Nausha berjalan mengikuti Susan menuju dapur.


" Ada apa Bu Susan?"


" Bila orang tua Tuan Affandi sudah tiba bersikaplah yang benar! Ibu akan membantu mu."


Entah kenapa Susan merasakan hal yang tidak mengenakkan pada Nausha sepertinya akan terjadi sesuatu pada istri sah Affandi.


" Nausha yang sabar ya!" sambil menatap sendu wajah Nausha.


" Iya Ibu Susan terima kasih."


Nausha Kembali ke teras dan berdiri di samping Affandi.


" Dari mana kamu?"


" Euh..saya kedalam hanya mengecek hidangan di meja saja."


Keluarga Affandi telah sampai dua orang penjaga rumah siap membuka pintu pagar besi lebar lebar nampak mobil mewah masuk ke halaman mansion Affandi. Supir turun dengan sigap tangan nya membuka pintu belakang mobil yang adalah orang tua Affandi tak lama di susul mobil Roll Royce warna hitam yang tak lain adalah penumpang nya Kakek Affandi.

__ADS_1


Nausha terlihat gugup ia mengambil nafas dalam dalam ketika keluarga Affandi melangkah masuk dan mulai mendekat.


" Ayah Ibu apa kabar?"


" Baik Nak..apa kah ini istri mu?" ucap Clementia menoleh pada Nausha.


" Iya Ibu.."


" Apa kabar Nyonya? saya Nausha senang bertemu dengan Nyonya."


" Baik Nak Nausha..kau cantik sekali." Clementia tersenyum ramah


Clementia berucap dengan tatapan yang lembut pada Nausha, hati Clementia merasakan saat berjabatan tangan dengan Nausha, Nausha sepertinya wanita yang tepat untuk Affandi.


Clementia lalu mengusap punggung tangan Nausha masih berjabatan tangan Nausha pun meletakan punggung tangan Ibu Affandi di kening nya, penuh hormat.


Affandi melihat Ibu dan istrinya itu tersenyum, sepertinya Ibunya menerima Nausha. Setelah itu Ayah Affandi pun bersalaman dengan Nausha lain dengan Matteo ia menatap dingin pada Nausha seperti menelisik sosok Nausha.


" Mari Nyonya dan Tuan silahkan masuk!"


" Panggil saja Ibu ya!" balas Clementia.


" Affandi ikut kami ke ruangan mu!" Perintah Matteo.


" Baik Kek."


Affandi. Matteo, Ethan juga Clementia langsung menuju ruang kerja Affandi sepertinya akan ada yang di bicarakan serius. Nausha langsung menuju dapur ia ingin membuat kan minuman untuk keluarga Affandi.


Di ruangan itu keluarga Affandi sudah berkumpul dan duduk di sebuah sofa yang lebar, Matteo yang sangat tegas langsung membahas istrinya Affandi.


" Affandi sampai saat ini kau belum memberitahu pada kami bagaimana latar belakang istri mu itu..siapa nama nya?"


" Nausha Freya, Kakek."


" Bagaimana latar belakang nya?"


" Aku sudah menyelidiki nya, Kek."

__ADS_1


" Bagaimana?"


" Maaf Kek..berasal dari keluarga biasa saja."


" Ohh..begitu lalu kenapa sampai saat ini kau belum menceraikannya? Affandi ingat ! kau pemimpin perusahaan terbesar dan kau harus punya pendamping yang selevel dengan keluarga kita."


" Iya Kakek aku mengerti."


" Tapi kenapa sampai saat ini kau belum memutuskannya?" Ujar Matteo.


" Iya Nak..kami tidak mau kau memiliki istri yang tidak selevel dengan kita dan kami sudah ada calon pengganti istri mu."


" Tapi Ayah.."


" Tidak ada tapi tapian, apa yang memberatkan mu?"


" Aku mencari waktu yang tepat untuk kami berdua dan aku akan bicara pada Nausha."


" Apa kau jangan jangan sudah menyukai ⁷⁷⁸⁸ nya?"


" Tidak Kakek, aku juga belum menyentuh nya."


" Bagus..jangan di diamkan berlarut larut segera putuskan untuk menceraikan istri mu!"


Clementia hanya terdiam hatinya sangat menolak dengan keputusan Matteo juga Ethan, Ia sedang memikirkan bagaimana perasaan Affandi anak kandung nya.


Namun di balik pintu tanpa di sadari oleh mereka di dalam, Nausha yang membawakan minum untuk mereka kedua mata nya sudah mengalir air mata ketika ia tidak sengaja mendengar pembicaraan keluarga Affandi yang meminta untuk segera bercerai dengan Affandi apalagi Affandi juga akan di jodohkan oleh wanita yang selevel dengan keluarga Affandi.


Nausha yang sudah berdiri nampak gemetaran kedua tangan nya sudah tidak kuat membawa minuman itu. Namun Susan yang berada di belakang nya segera mengambil alih memegang nampan yang membawa minuman.


" Nak Nausha.."


" I-ibu.." Nausha terisak.


" Biar Ibu saja yang memberikan minuman ini kau kembali ke kamar mu dulu!" ucap nya pelan.


" I- iya Ibu Susan ,terima kasih!"

__ADS_1


Nausha langkah nya segera menuju kamar ia masuk dan menutup pintu kamar. Nausha terduduk lemas di tepi ranjang tidur. air mata nya makin mengalir deras.


Rupanya kedatangan keluarga Affandi hanya ingin memutuskan hubungan pernikahan yang suci hanya karena sebuah status. Nausha tidak menduga awal nya ia berfikir akan membaik pernikahan nya dengan Affandi dan keluarga Affandi mendukung tapi ternyata bukan malah sebaliknya, betapa hancur nya hati Nausha dirinya sudah mulai mencintai Affandi.


__ADS_2