I APOLOGIZE

I APOLOGIZE
Nametag


__ADS_3

Sudah 3 hari ini Nausha tiba sampai rumah pukul 9.30 malam, rasa lelah di tubuhnya sudah menggelutinya begitu sampai di kamar nya Nausha langsung berbaring di kasur yang empuk walau hanya ukuran single. Nausha hanya ingin rehat sebentar ia sudah tahu Affandi sudah pulang dari kantor hanya saja ia belum menemui Affandi yang sedang di kamar.


" Istirahat dulu sebentar.." ucapnya pelan.


Rasa pegal di kedua kakinya sudah tidak dapat di tahan lagi ia menyusun 2 bantal lalu meletakkan kedua kaki nya di atas bantal agar lebih tinggi dari kepala. Nausha memejamkan mata dan mulai tertidur 30 menit kemudian Affandi yang baru keluar dari kamar mengetahui Nausha sudah pulang ia mencari Nausha untuk menemani dirinya makan malam, tapi Affandi tidak mendapati Nausha di lantai bawah.


" Di mana dia?" kepalanya menengok ke kanan dan ke kiri.


Affandi melangkah menuju dapur ia ingin bertanya pada Susan saja, Susan yang sedang berada di dapur seperti biasa ia sedang membuatkan kopi dua gelas untuk satpam rumah Affandi.


" Bu Susan." panggilnya


" Euh..iya Tuan?"


" Di mana Nausha..?


" Nak Nausha?"


" Hmm.." mengangguk.


" Oh..mungkin masih di kamar Tuan, saya belum lihat Nak Nausha sudah pulang atau belum Tuan."


" Ya sudah.."


Affandi berjalan menuju kamar Nausha, tiba di depan pintu kamar Nausha Affandi mengetik pintu kamar Nausha.

__ADS_1


Tok tok tok..


Affandi mengetuk pintu itu hingga 3 kali namun rupanya Nausha belum saja keluar, Affandi penasaran apa yang di lakukan Nausha di dalam kamar.


" Apa dia sudah tidur..keterlaluan kalau sudah tidur belum melayani ku, huhh.." Affandi mendengus kesal.


Ia mencoba membuka pintu Nausha namun pintu kamar itu tidak di kunci, Affandi berniat untuk masuk kedalam kamar. Pintu itu Affandi buka perlahan terlihat masih di ambang pintu Nausha sedang tidur, lalu pintu di buka lebar terlihat jelas Nausha tertidur dengan mengangkat kedua kaki nya yang di ganjal di atas bantal.


" Kenapa cara dia tidur seperti itu?" ucapnya pelan.


Affandi masuk dan mulai mendekati ranjang tempat tidur, terlihat Nausha sedang memejamkan mata dengkurannya yang halus terdengar oleh Affandi menandakan Nausha memang sudah terlelap. Mata Affandi melihat lekat pada wajah lelah Nausha perlahan mata nya menelusuri tubuh Nausha pada bagian dada Nausha masih menempel nametag, Nausha F Ellison.


Affandi mengernyitkan Kedua alisnya dengan nametag Nausha.


" Apa apaan dia memakai nama belakang ku.."


" Euuhh..damn"


Affandi tidak mau berlama lama menatapi tubuh Nausha, ia ingin membangun kan Nausha sekarang juga Affandi masuk ke kamar mandi dan mengambil gayung dan di isi air untuk menciprat Nausha dengan air agar terbangun.


" Bangun pemalas..!" Sambil memercikkan air ke wajah Nuasha.


Nausha merasa kan rasa dingin dan basah pada wajah nya langsung mengerjapkan kedua matanya. Ia terkejut Affandi sedang berdiri dengan wajah nya yang terlihat sangat dingin.


" Pak Affandi..? Bapak kenapa masuk kamar?' Nausha langsung menurunkan kedua kakinya dan duduk di tepi ranjang.

__ADS_1


Affandi meletakkan gayung di lantai dan berdiri bersedekap melipat kedua tangan di perut nya.


" Ini rumah saya..kamu tidak mengunci pintu kamar."


" Maaf saya langsung tertidur, Bapak sudah makan?"


" Kebiasaan kamu..pulang bukan melayani saya malah langsung tidur."


Nausha langsung berdiri melepaskan nametag tag nya dan di letakkan di meja riasnya.


" Rubah nama kamu itu, jangan memakai nama belakang saya, karena saya tidak mengijinkan walau kamu istri saya.."


Nausha hanya mengangguk dan langsung membuang nametag di keranjang sampah.


Affandi menatapi Nausha yang membuang nametag itu.


" Bapak keluar dulu ya! saya mau mandi dulu."


Affandi mengangguk dan hendak meninggalkan kamar Nausha.


" Siapkan makan malam dan temani saya makan."


" Iya Pak Affandi."


Affandi pun keluar tanpa menutup pintu itu, Nausha dengan sedikit kesal menutup pintu kamar nya.

__ADS_1


" Ngapain juga nunggu gue makan malam..ganggu orang tidur saja." ucapnya kesal.


__ADS_2