
Di mulai dengan mengecup kening Nausha, lalu mema**t kedua bibir Nausha dengan lembut. Nausha mulai menikmati cumbuan bibir Affandi sampai sampai ia membuka pelan sendiri mulutnya. Affandi langsung saja memainkan ujung lidah di dalam rongga mulut Nausha kini kedua nya sudah sama sama memejam kan mata. Affandi dengan gencar mema**t bagian pinggir mulut Nausha sampai basah Kembali oleh air liur Affandi. Affandi terus ******* bagian mulut Nausha dengan durasi yang cukup lama. Dan lanjut bibir Affandi menjalar mengecup pada pipi Nausha sampai ke bagian telinga Nausha. Nausha sedikit merinding saat Affandi menjilati telinga Nausha, Nausha kegelian tapi juga merasakan nikmat yang belum pernah ia rasakan. Nausha melenguh
" Eghhh..., geli." Mengangkat sedikit bahu kiri.
Affandi tidak memperdulikannya, Nausha kegelian, telinga nya di buat basah dan kini bibir Affandi menjalar pada leher Nausha. Kulit leher Nausha di kecupinya, Affandi menikmati leher putih Nausha yang harum hidung nya mendengus dan digesek lembut kulit leher Nausha.
Leher putih bersih dan jenjang Nausha yang diam diam sebenarnya sudah lama Affandi kagumi. Affandi baru pertama kali melihat leher istri nya jelas yang di jepit asal pada saat ia datang ke ruangan Nausha saat itu. Kini leher istri nya bisa di nikmati, Affandi menciumi leher Nausha mulai dari belakang telinga sapuan lidah nya menjilati keselurahan leher Nausha. Tak lupa Affandi memberi tanda merah di hisapnya kencang kulit leher Nausha. Nausha mengerang pelan sakit tapi bercampur nikmat.
__ADS_1
" Euhh, cu-cukup..!"
Puas bermain main di leher Nausha, ia ingin merasakan bagian dada Nausha, Affandi Kembali memagut bibir Nausha sambil telapak tangan Affandi menangkup dada kiri Nausha dan diremas nya pelan. Tercekat nafas Nausha ketika dada kirinya di pegang dan diremas oleh Affandi. Nausha ingin mencegah namun Affandi terus saja meremas nya. Tak di beri celah oleh Affandi agar istri nya tidak berdaya dan menkmati rangsangan yang di berikan Affandi.
Dada Nausha masih terus di r**as nya masih dari luar baju, lalu bagian atas dress Nausha di sibak sedikit saja sudah terlihat dada Nausha menyembul. Dress yang dipakai Nausha sangat memudah kan tangan Affandi menelusup ke dalam, terasa kekenyalan dada Nausha di telapak tangan Affandi. Affandi menatap Nausha sebentar sambil mere**s re**s dada Nausha masih di luar bra.
Nausha makin kenikmatan, kurang puas tangan Affandi dengan cepat membuka ikatan tali samping dress Nausha, kini nampak dua gundukan yang masih tertutup bra sangat penuh dan sesak pada mangkok nya. Dengan gemas bibir Affandi mendarat dan mulai mengecup sebulan dua gundukan itu.
__ADS_1
" Fandi aku malu.."
" Jangan di tutupi!"
langsung saja dengan cepat gerakan tangan Affandi meletakkan kedua tangan Nausha pada sisi kanan kiri bantal kepala. Affandi ingin menatap lekat lekat dua gundukan itu, dan ia begitu kagum ternyata milik istrinya sangatlah indah, putih padat dan cukup besar apalagi pucuk pucuk nya terlihat imut warna pink yang sudah mencuat.
" Ini sangat indah sayang.." Ucapnya tanpa melepas tatapan nya pada dua gundukan Nausha.
__ADS_1
Tanpa lama lama menatapi Affandi langsung memainkan dua benda gundukan Nausha terasa begitu kenyal dan lembut milik Nausha.
" Heughh..fan."