Ibuku Tidak Ingin Menikah

Ibuku Tidak Ingin Menikah
Bab 78. Orang yang terlahir biasa membutuhkan kerja keras lebih untuk sukses


__ADS_3

Di dalam kapal pesiar yang mewah, Leiya melihat suasananya sangat ramai. Semua orang berpakaian rapi dan membentuk kelompok-kelompok kecil.


Wanita bergaun merah itu entah pergi kemana, ia meninggalkan Leiya sendirian di tengah kerumunan orang asing ini. Apa sebenarnya yang ingin dilakukan wanita itu?


Leiya menggelengkan kepalanya untuk tidak memikirkan wanita itu lagi, ia harus mencari cara agar bisa keluar dari sini. Walaupun kapal pesiar ini menuju ke tengah lautan, setidaknya jika ia mampu menghubungi seseorang maka ia tidak akan mati tanpa diketahui oleh siapapun kan.


Ia berjalan ke arah yang tidak menentu sambil menganggumi interior di dalam kapal yang selayaknya istana, meskipun hidup tidak dijamin. Setidaknya wanita bergaun merah itu sudah membawanya ke tempat seperti ini yang belum pernah Leiya impikan. Mungkin ia bisa mati dengan memuaskan?


Haish! Apakah bisa memilih cara kita mati?


............


" Bagaimana? Apakah anda puas dengan perjalanan ini Rajaku?" tanya Wanita bergaun merah itu menatap sosok di depannya yang memakai jubah hitam panjang dan topeng.


" Sebaiknya kita pergi ke bawah, semua orang menantikan kehadiran anda," lanjutnya memberi isyarat dengan tangan kirinya, meskipun sosok itu tetap diam sepanjang jalan. Wanita bergaun merah tidak marah, ia selalu tersenyum dengan menawan.


Haris yang ada di samping kanan Raja hanya memutar matanya melihat tingkah Wanita bergaun merah yang sangat sopan.


" Kenapa kamu begitu baik hari ini? Kamu tidak akan membuat jebakan bukan?" tanya Haris dengan tatapan penuh selidik.


Sambil berjalan dengan langkah ringan, Wanita bergaun merah itu mengangkat bahu, "Bagaimana mungkin? Aku hanya melakukan hal itu kepadamu. Jangan samakan kamu dengan Raja, kamu tidak layak," katanya dengan acuh.


" Sialan kau Aston! Hmm lihat saja nanti saat kita sampai di pulau, akan aku ledakkan seluruh rumahmu," gerutu Haris tidak terima dengan penghinaan yang dilontarkan wanita itu.


Bagaimanapun dia adalah orang kepercayaan Raja, berani-beraninya wanita mati ini tidak menghormatinya. Memang sifatnya tidak pernah berubah!


Raja tidak terpengaruh dengan pertengkaran mereka, dia menuruni tangga dengan elegan dan melihat sekeliling ruangan dengan mengerutkan alisnya.

__ADS_1


" Kenapa mengundang begitu banyak orang?" tanya Raja dengan tidak senang.


Aston menyeringai dan berbicara dengan nada pasrah, " Bagaimana lagi, pesonamu begitu besar Rajaku. Aku tidak bisa menghentikan orang-orang ini, mereka menantikanmu selama lima belas tahun terakhir," ucapnya mengingat sekitar tiga puluhan orang yang datang, itu juga setelah dilakukan seleksi ketat olehnya.


Melihat Raja tidak mengatakan apa-apa lagi, Aston mengajak mereka ke lobby kapal. Tempat semua orang menunggu dengan cemas.


Melihat kedatangan seseorang dengan jubah panjang dan topeng khasnya, mereka semua berdiri dengan semangat menyambut kembalinya Raja mereka.


Hilangnya Raja lima belas tahun lalu membuat klan mereka dalam kekacauan, walaupun ia telah mengatur berbagai macam hal yang akan terjadi. Tapi karena Raja tidak kunjung kembali, musuh mengira dia sudah mati. Banyak faksi-faksi dari luar mencoba merebut wilayah mereka.


Untung saja ada Haris yang bisa berdiri tegak menopang masalah-masalah yang timbul, dia memperkuat klan mereka sehingga kejadian yang dikhawatirkan tidak terjadi. Tentu saja Haris bertindak atas perintah Raja, tapi kemampuan kepemimpinannya tidak diragukan lagi walaupun dia seperti orang yang tidak bisa diandalkan.


" Salam untuk Rajaku!"


" Selamat datang kenbali Rajaku!"


Sorak-sorai bergema memenuhi seluruh ruangan.


Apakah dia baru saja melihat Raja dunia bawah yang legendaris seperti di novel-novel?


Leiya juga bisa merasakan kegembiraan orang-orang ini, sepertinya mereka sangat setia.


Saat melirik ke samping orang yang dipanggil Raja itu, Leiya tidak bisa tidak gemetar.


Jika wanita itu terhubung dengan Raja dunia bawah, bukankah dia dalam masalah besar? Bagaimana jika dia memiliki banyak alat penyiksaan untuk dirinya?


Jika Aston mengetahui pikiran Leiya saat ini, ia hanya akan menertawakannya karena imajinasinya yang kaya. Dia bukan musuhnya, hanya target misi, untuk apa menyiksanya begitu parah.

__ADS_1


" Apakah kamu juga iri dengan wanita di samping Raja?"


Leiya terkejut dengan kedatangan seorang wanita yang tiba-tiba berbicara di sebelahnya, ia menoleh untuk melihat wanita itu yang memakai gaun mewah dan perhiasan mahal.


" Wanita itu adalah anak tetua, dia tumbuh bersama Raja dan Haris. Jika saja aku tumbuh di keluarga utama juga, aku pasti bisa berdiri di samping Raja seperti yang aku lihat sekarang. Sayangnya, aku hanya dari keluarga samping yang tidak begitu dikenal," lanjutnya melankolis


" Untung saja ayahku hebat, ia sekarang termasuk dalam dua belas pengawal utama. Jika bukan karena ayahku, sekarang mungkin aku tidak bisa menyaksikan antusias orang-orang yang memuja Raja seperti itu." kata Wanita itu dengan bangga.


Leiya mendengarkan dengan mengangguk-angguk mengerti, memang orang-orang yang terlahir biasa membutuhkan kerja keras lebih untuk mencapai kesuksesan.


" Khm tapi kenapa Raja memakai jubah dan topeng?" tanya Leiya dengan hati-hati.


" Kamu tidak tahu? Ini cerita yang begitu populer dikalangan bawah, ada banyak spekulasi yang beredar. Tapi yang paling banyak dipercaya adalah karena Raja seorang transgender," kata Wanita itu mengangkat bahunya, ia juga tidak mengerti alasannya.


Leiya menyemprotkan minuman yang baru saja ia teguk, bagaimana bisa orang yang begitu mulia dimata mereka menjadi transgender? Sungguh dunia sekarang memang sudah berubah begitu cepat, Leiya menggelengkan kepalanya untuk mengusir pikiran jahatnya. Ia melihat wanita itu membawa ponsel, Leiya akan mencoba apakah wanita bodoh ini mau meminjamkan ponsel.


Saat semua orang bersulang dengan gembira, Raja duduk dan memainkan gelas ditangannya, ia tidak ikut minum dan semua orang tahu itu jadi tidak ada yang memaksanya.


Raja tiba-tiba melihat sosok Leiya di sudut sedang berbicara dengan seorang wanita, ia mengerutkan alisnya dengan tidak yakin. Bagaimana Leiya bisa ada di sini?


" Kenapa dia ada di sini?" tanyanya pada Haris yang ada di sampingnya.


Haris mengikuti arah pandang Raja dan ia pun ikut terkejut dengan kehadiran Leiya. Bagaimana dia bisa sampai ke kapal ini? Apakah dia salah naik kapal?


Haris mengangkat bahu tidak tahu, saat ia melihat ada seorang pria yang akan mendekati Leiya. Haris dengan sigap menyuruh bawahannya membawa Leiya ke hadapannya.


Leiya berhasil meminjam ponsel milik wanita itu, untung saja ia masih mengingat nomor Arya. Dia hanya mengirim pesan singkat, semoga saja Arya bisa melacak lokasinya.

__ADS_1


Setelah wanita itu pergi, Leiya duduk dengan perasaan lega karena berhasil menghubungi Arya. Saat ia sedang menikmati makanan di atas meja, tiba-tiba ada seorang pria menyuruhnya datang ke meja Raja.


Leiya bingung dan bertanya-tanya di dalam hatinya, tapi ia hanya bisa menurut dan berjalan mengikuti.


__ADS_2