IRENE ( Wanita Pemuas Presdir )

IRENE ( Wanita Pemuas Presdir )
Makam


__ADS_3

Max dan Irene sudah sampai di makam Daddy nya, dan untuk pertama kalinya juga baik membawa Irene hadapan makam Daddy nya.


Karena memang hanya Irene lah wanita yang dibawa Max ke tempat ini dan diperkenalkannya secara langsung kepada sang Daddy.


Pria yang begitu menyayanginya dan pria begitu hebat baginya tanpa dia tahu sepak terjang pria itu di saat muda dulu.


" Kamu siap sayang ?" Tanya Max pada istrinya yang sibuk dengan buket bunga yang di bawa nya.


" Aku siap suamiku, Aku siap bertemu dengan Daddy ." Jawab istrinya dengan begitu tegas.


Melihat keyakinan Irene yang seperti itu membuat Max begitu bangga dengan istrinya.


Karena Irene bisa menyesuaikan dirinya di mana tempat dia berada termasuk di makam seperti ini.


Keduanya sudah berjalan memasuki makam tersebut dan kini mereka sudah sampai di makam Daddy nya.


Tapi ada yang aneh di sini, kenapa makam Daddy nya dan makam ibunya Marcel ada bunga apakah Marcel yang datang kemari sebelum dirinya sampai ?


Mungkin saja iya, karena yang diketahuinya juga Marcel berada di negara ini dan mungkin saja adiknya itu akan mengunjunginya nanti.


" Dad..Im back .." Sapa Max di makan Daddy nya.


" Kali ini aku bersama istriku Dad, she's my wife, namanya Irene, dia adalah wanita yang sangat kucintai, wanita yang menguatkan ku dengan segala masalah yang ku hadapi. You know that ? because i love her, aku benar-benar sangat mencintainya. " Genggaman tangan Irene dan masih tidak terlepas bahkan sampai saat mereka sudah sampai di Makam keduanya masih saling bergandengan tangan.

__ADS_1


" Sayang, beri salam pada Daddy ku, "


" Bukan hanya Daddy mu sayang, Tapi juga Daddy ku. " Betapa tenangnya hati Max saat Irene bisa menerima semua masa lalu nya seperti ini, bahkan tidak ada lagi yang dirahasiakan dari ini.


Dia berharap kebahagiaan akan menantinya di depan sana.


" Halo Daddy, perkenalkan aku Irene. Dan seperti yang anak Daddy katakan tadi, aku adalah wanita yang dicintainya dan aku jugalah wanita yang sangat mencintainya itu artinya kami berdua saling mencintai satu sama lain. Dan aku harap Daddy merestui cinta kami berdua. " Max tersenyum saat mendengar penuturan kata dari istrinya yang meminta Restu pada dirinya.


" Terima kasih telah menemani dan membesarkan pria hebat ini untukku Daddy, pria hebat ini adalah ayah dari anakku yang bernama Maxim, tapi maaf kan kami tidak bisa membawanya ke sini karena dia sedang flu, tapi aku berjanji kami akan ke sini suatu saat nanti dan mungkin kami akan sering ke sini untuk mengunjungi Daddy. " Max mengusap kepala istrinya dengan lembut dan penuh kasih sayang .


Dia tidak menyangka jika Irene begitu tenang menghadapi dirinya.


Walau hanya makam, tapi tidak semua orang bisa bersikap baik dan tulus seperti Irene.


" Aku tidak pernah mengenal Daddy, tapi satu yang aku yakini bahwa Daddy adalah pria hebat karena Daddy pulalah yang telah membesarkan pria hebat ini untuk kami.


suamiku ini pria hebat bukan ? dia begitu kuat dan itu tegar untuk menghadapi semua masa lalu, masa lalu yang membuat tidur terganggu dan tidak nyenyak. aku tidak tahu siapa yang salah di masa lalu, tapi aku harap dengan Restu Daddy suamiku bisa hidup lebih baik dari ini. karena di manapun kami berada Restu orang tua lah yang paling penting. jadi aku mohon restui setiap langkah kami dalam menapaki perjalanan rumah tangga Ini Dad. "


" Aku juga tidak tahu Daddy menyukainya atau tidak, tapi yang pasti bunga lili dan bunga mawar putih ini sengaja aku bawa untuk Daddy dan menjadi perkenalan di antara kita. aku harap Daddy berada di tempat yang paling indah bersama Tuhan di sisimu. "


" Lihatlah Dad ? wanita seperti apa yang menjadi menantu mu ini, bahkan boy saja mengatakannya wanita blasteran surga dan aku benar-benar meyakini itu bahwa istriku dulunya adalah tinggal di surga, karena hatinya begitu tulus mencintaiku manusia yang penuh berlumur dosa ini. manusia yang takut dengan masa lalunya sendiri, aku juga lah pria yang pernah menyakiti hatinya Dadaku adalah pria kejam pria bodoh yang telah menyiksa wanita setulus ini, aku mohon maafkan aku Dad, Maafkan segala kesalahan yang pernah ku perbuat. " Irene terus berusaha menguatkan hati suami nya agar terlihat baik baik saja di depan makam Daddy nya.


Dia tidak ingin melihat suami nya rapuh seperti ini, dia ingin suami nya itu hidup dengan baik dan benar bersama nya

__ADS_1


" Aku sudah bahagia bersama nya Dad, Aku telah bahagia bersama istri dan anak ku, tapi maaf, aku tidak bisa menuruti saran Daddy untuk memaafkan ibu, Karena sampai kapan pun ibu tidak akan pernah berubah. Bahkan dia juga tidak pernah mengingat ku, Dia akan mengingat ku jika uang uang nya sudah habis, Maka dia baru mengingat ku dan mencari dimana keberadaan ku saat itu. Dia bukan ibu yang baik Dad, Bahkan selama ini aku sudah memberi nya banyak kesempatan, Tadi memang dasar nya ibu yang tidak pernah menganggap ku dan menyayangi ku setulus hati nya. "


" Dan kini, Aku sudah hidup bahagia bersama anak dan istri ku Dad, Aku berharap Daddy tenang di alam sana, Daddy mendapatkan tempat terindah di sisi Tuhan. " Max pun mengikuti kata kata istri nya yang juga ikut mendoakan Daddy nya.


Irene merangkul bahu suami nya yang terlihat mulai bergetar.


Irene menjadi semakin sedih melihat keadaan suami nya yang terlihat sangat rapuh seperti ini.


Irene tidak suka melihat suami nya yang terlihat kacau.


" Kuatkan hati kamu demi Daddy, Kasihan Daddy di alam sana jika kamu menangis, Aku tidak ingin Daddy merasa telah gagal mendidik kamu. Ikhlas kan Daddy, Karena Daddy sudah tenang di alam sana. Jadi tugas kita sebagai anak hanya untuk terus mendoakan para orang tua agar mendapatkan tempat yang indah di alam sana. " Max lun langsung memeluk tubuh istri nya.


Dia begitu bahagia karena Irene sangat mencintai nya.


Max tidak tau apa yang akan terjadi pada diri nya jika dia tidak bertemu dan hidup bersama Irene.


Mungkin saja hidup nya akan semakin parah dan tidak terkendali lagi.


Bahkan mungkin bisa saja dia menjadi orang sangat kejam dan tidak kenal ampun pada siapa pun.


" Dad, Terima kasih karena telah bertahan untuk ku, Terima karena telah menjadi teman terbaik ku, Karena Daddy aku bisa menemukan cinta ku, karena Daddy lah aku bisa menjadi pria hebat, seperti yang di katakan istri ku, Dan aku berharap bahwa aku benar benar bisa menjadi pria hebat, seperti yang di harapkan istri dan anak ku. "


...🤍🤍🤍...

__ADS_1


__ADS_2