IRENE ( Wanita Pemuas Presdir )

IRENE ( Wanita Pemuas Presdir )
Manja


__ADS_3

Entah sejak kapan Singa jantan ini berubah menjadi kucing anggora Persia yang menggemaskan dan manja seperti ini.


Ya, Max terlihat seperti kucing anggora saat ini dengan begitu manis nya menenggelamkan wajah nya di dada sang wanita.


Dia memeluk Irene, Menciumi wajah nya, Mengusap pipi lembut dan kenyal nya, Apapun di lakukan Max pada Irene seperti anak remaja yang baru jatuh cinta dan begitu lah Max saat ini.


Manja.


" Mau kemana ??" Tanya Max saat terlihat Irene bergerak dan ingin melepaskan dekapan nya.


Irene yang melihat Max membuka mata nya pun harus bisa menahan diri nya, Mencoba sabar untuk semua ini.


Dia pikir Max sudah tertidur dan dia mau ke toilet dan memompa ASI nya untuk di serahkan pada supir keluarga nya dan membawa nya pulang.


" Mau ke toilet. " Jawab Irene dengan wajah penuh senyuman nya.


Dengan berat hati Max melepaskan Irene karena memang wanita nya itu terlihat seperti menahan sesuatu, buang air kecil mungkin pikir nya lagi.


" Jangan lama lama, Aku merindukan mu. " Irene hanya mengangguk saja.


Astaga Max, Apa yang lumpuh kaki mu, Dan yang geser otak mu ? Atau benturan di kepala mu kemarin itu menandakan bahwa kamu sedang tidak baik baik saja ?


Jika memang iya, Lebih baik kau seperti ini saja seterus nya.


Karena jika begini terus, Kau kan di sayang mamak mamak sejagad online dan di kasihi oleh mereka semua.


Cukup lama Irene di dalam toilet, Dan saat keluar Max tidak mendapatkan Irene yang kembali pada nya pun langsung terlihat kesal.


" Kenapa disana ?? Sini..." Max menepuk sisi tempat tidur nya karena Irene duduk di sofa dan entah melakukan apa.


" Sebentar, Aku memompa ASI ku dulu, Nanti aku akan kesana lagi. " Max hanya mendengus kesal dengan jawaban dari Irene.


Dia masih melihat apa yang di lakukan wanita nya, Sampai saat dia bergeser menutup dada nya yang baru saja di keluarkan nya dati sarang, Membuat Max panas dingin melihat nya.


Glug !


Max menelan ludah nya secara kasar saat mihat bagaimana besar nya dada milik Irene yang dulu nya sering di mainkan nya dan di nikmati nya setiap malam.


Max jadi teringat bagaimana kenyal nya dada Irene saat dia menghisap nya dan menjilati nya dulu.

__ADS_1


Oh tidak ! belalai gajah milik Max mulai bereaksi saat ini kala melihat bagaimana menggoda nya bongkahan kenyal nan besar itu.


Max semakin tak karuan saat mihat Irene melepas alat tadi yang memompa ASI nya dan kini mengeluarkan sebelah nya lagi.


Demi apa Max tidak tahan melihat nya, Pucuk ujung nya pink kecoklatan dan semakin besar pula, Max jadi berpikir bagaimana jika dia menikmati nya, Pasti akan sangat nikmat nanti nya.


Entah apa yah di pikirkan nya saat ini, Tapi yang pasti belalai gajah nya kembali siap untuk tempur lagi karena selama ini dia tidak bergairah pad wanita mana pun yang di lihat nya seksi.


Dia hanya suka menelanjangi mereka saja tanpa menyentuh nya.


" Irene..."


" Ya..." Sahut Irene dengan cepat saat mendengar Max memanggil nya.


" Aku ingin..." Irene langsung menatap pads Max, Ingin apa ?


Max ingin apa ??


Dengan segera Irene datang menghampiri nya sambil mengancingkan kemeja yang di pakai nya.


" Jangan di tutup, Aku ingin melihat nya. "


" Maksud nya apa ??" Tanya Irene yang belum mengerti apa maksud pria ini.


" Hah ? Un-tuk apa ??" Tanya nya malu.


Dia benar benar mu, Berarti sejak tadi Max menatap dan memperhatikan nya.


" Aku ingin melihat nya, Sebentar saja, setelah nya sudah..."


"Tapi aku malu..." Perlahan Max menarik tangan Irene hingga wanita nya duduk di pangkuan nya kini, Irene mengangkangi belalai gajah Max yang mulai siap bertempur dan membuat Irene panas dingin.


" Dia merindukan mu, " Cicit Max sambil menenggelamkan wajah nya di dada Irene yang memang sangat kenyal bagi nya.


" Max, Jangan..."


" Aku hanya memegang nya saja, Dan hanya---"


" Aaahhh....Max...." Irene menjambak rambut Max yang tengah menikmati dada nya.

__ADS_1


Gila, Tubuh Irene terlalu murahan jika itu berhubungan dengan Max.


Dia menyerahkan tubuh nya begitu saja pada kuasa Max saat ini.


Tanpa dia sadar, Kini bagian atas nya sudah polos dan tidak memakai apapun lagi saat ini karena memang Max yang melakukan nya.


" Sayang....Max..." Betapa bahagia nya Max jala Irene mendesah sambil menyebut nama nya dengan sangat indah seperti itu.


Dan itu sangat membahagiakan bagi nya.


" Max...Aahhh...." Irene semakin meremmas rambut Max kala dia merasa Max menarik selimut untuk menutupi tubuh mereka, Karena apa ??


Karena saat ini tangan Max sudah mulai mencari apa yang ingin di cari nya di bawah sana.


" Darling....Kau seksi Sayang..." Betapa manis nya bibir mu Max, Hingga irene bisa dengan mudah nya menyerahkan tubuh seksi nya pada mu,.


Ya, Irene memang menyerahkan tubuh nya begitu saja pada Max siang ini karena memang dia juga merindukan sentuhan nakal pria yang di cintai nya ini.


" Setelah aku keluar dari sini, Aku ingin kita menikah Sayang, Aku ingin hidup bersama mu dan anak anak kita nanti, Kita akan hidup bahagia bersama, " Irene menatap pada Max dengan keadaan yang hampir naked itu.


Dada besar nya menggantung begitu saja di depan wajah Garang Max.


" Kenapa menangis ???" Max hendak mengusap air mata yang mengalir di pipi Irene.


Namun belum dia sempat menghapus nya, Irene sudah lebih dulu membungkam bibir tebal milik nya dengan bibir tipis nan seksi milik Irene.


Ciuman yang mereka lakukan awal nya hanya ciuman biasa, Hingga saat tangan Max mulai kembali meraba kulit tubuh Irene, Disana lah mereka mulai brutal dan panas kala Irene terus bergerak nakal di atas belalai gajah milik Max yang memang sudah siap untuk tempur saat itu juga.


" Aahh...Darling..." Erang Max saat Starla semakin tak terkendali karena megang belalai gajah nya saat ini.


Irene turun ke bawah dan berada di dalam selimut nya hendak memanjakan belalai gajah milik Max seperti yang pernah di lakukan nya dulu, Karena Irene tau jika Max sangat menyukai hal seperti itu.


Tali kini kenapa Max mencegah nya ?? Apa yang salah ??


" Kenapa ??" Tanya Irene saat dia kembali naik dan duduk di pangkuan pria yang di cintai nya ini.


" Aku tidak akan membiarkan mu terlihat seperti Jallang yang pernah memuaskan ku, Kau itu calon ibu dari anak anak ku, Jadi jangan pernah melakukan itu untuk ku, "


" Tapi dulu--"

__ADS_1


" Jangan lagi ! Aku tidak akan menyentuh mu lebih dari ini sampai kita menikah nanti, Walau sudah terlambat, setidak nya aku ingin memperbaiki semua nya. "


...🤍🤍🤍...


__ADS_2