IRENE ( Wanita Pemuas Presdir )

IRENE ( Wanita Pemuas Presdir )
Hari Yang Indah


__ADS_3

Betapa bahagia nya Irene saat ini, Bahkan sangking bahagia nya dia pulang dengan wajah yang tak pernah di lihat Nathan sekali pun.


Lihat wajah berseri nya, Wajah bahagia nya, Benar kah ini adik nya ?


Apa memang ini lah yang di inginkan adik nya ? Hidup bersama pria yang sangat di cintai nya ?


Jika iya, Maka Nathan hanya bisa terus mendoakan hal yang terbaik untuk adik nya ini.


" Are you happy ??"


" Kak ??" Irene menghentikan langkah nya dan melihat ke arah kakak nya yang ternyata belum tidur.


Bahkan dia masih melihat ada Cristine disana bersama kakak nya.


" Bicaralah, Aku akan kembali ke kamar bersama Baby Max. " Nathan mengangguk dan mencium kening calon istri nya itu.


Ya, Nathan memulai nya dengan hal hal seperti ini untuk mendalami karakter mereka masing masing dan semoga saja dia bisa mencintai Cristine nanti nya.


Kerena sebelum nya Cristine atau pun Nathan tidak pernah menjalani hubungan dengan siapa pun.


" Ya, Pergi tidur dan besok pagi kita akan pergi ke butik untuk fitting baju pengantin mu. "


" Iya, Aku tidur..." Cristine pun pergi meninggalkan kakak beradik itu.


Setelah kepergian Cristine, Nathan menepuk sisi sofa di dekat nya, Dan Irene pun langsung mengerti dan duduk di dekat kakak nya.


" Kakak bertanya, Apa kamu bahagia ??" Irene menatap wajah tampan kakak nya malam ini.


Kakak yang baru di temui nya lagi beberapa bulan yang lalu, Dan mereka kembali bersama.


" Apa jika aku mengatakan aku bahagia kakak juga ikut bahagia ??" Nathan jelas menganggukkan kepala nya.


Karena kebahagiaan Irene lah yang di tunggu nya.


" Jelas kakak bahagia ! Kakak akan melakukan apapun untuk kamu, Asal kamu bahagia bersama pria pilihan mu,. "


" Maka Irene akan mengatakan bahwa Irene sangat bahagia. Irene sangat bahagia bersama Max dan Maxim. Begitu juga Irene juga ingin kakak pun bahagia. Aku tidak tau apa maksud kakak mengajak Cristine menikah, Tapi aku hanya ingin kakak hidup bahagia juga bersama Cristine. Cintai dia kak, Dia itu wanita baik baik. Belum tentu ada wanita seperti nya di luar sana. " Nathan setuju dengan apa yang di katakan Irene.


Karena memang benar, Bahwa Cristine itu memang wanita baik baik dan Nathan yakin itu.

__ADS_1


Semua data dan informasi tentang riwayat hidup Cristine tidak satu pun ada kecacatan selain status nya yang memang yatim piatu karena dia tinggal di panti asuhan, Dan itu bukan kecacatan menurut Nathan .


" Kapan kamu menikah dengan Max ??" Irene tidak tau kapan mereka kan menikah karena belum ada pembicaraan lanjutan nya lagi tadi.


Hanya lamaran yang sangat luar untuk nya, Dan makan malam romantis saja.


" Kakak akan merestui mu dengan Max, Tapi tidak boleh Kelian yang menikah lebih dulu. Kakak yang harus menikah lebih dulu dengan Cristine baru kalian. " Irene mengangguk setuju karena memang ini lah yang terbaik.


Pembicaraan mereka pun selesai malam ini dan mereka memutuskan untuk kembali memasuki kamar nya masing masing karena memang hati sudah malam dan saat nya untuk mengistirahatkan tubuh nya.


...🤍🤍...


Namun apa yang terjadi pagi ini ?? Pagi pagi sekali Rumah besar Nathan sudah terjadi keributan dan pelaku nya adalah Max dan Nathan sendiri.


" Aku tidak terima ! aku yang melamar Irene lebih dulu, Jadi aku yang harus menikah lebih dulu. " Max mengutarakan apa yang menjadi kekesalan nya tadi malam saat Irene mengatakan hal itu pada nya.


Dia ingin datang malam itu juga, Tapi Irene melarang nya.


Maka terjadi lah keributan pagi ini di rumah besar milik Jonathan Rhys Broiler.


" Apa kau sudah jatuh miskin ? Pagi pagi datang kerumah orang dan meminta sarapan ??" Max meradang.


" Aku kaya ! bahkan mungkin aku lebih kaya dari mu, Asal kau tau itu. "


" Masih mungkin bukan ? Belum tentu. "


" Kak, Sudah..." Irene tidak ingin terjadi perdebatan disini.


Baik itu antara kakak nya atau Max, Dia tidak ingin memihak siapa pun saat ini yang akan membuat pertengkaran semakin menjadi saat ini.


" Ya, Katakan pada kakak mu sayang, Jika aku tidak bisa menunda pernikahan kita lagi. Aku sudah menyiapkan segala nya, Bahkan aku sudah membooking hotel untuk pernikahan kita. "


" Tapi sayang, Kita tidak bisa menikah sebelum kakak menikah, Karena itu memang sudah tradisi kami, Kakak lah yang harus menikah lebih dulu. " Nathan menatap pongah pada Max dan itu semakin membuat pria bule itu menatap kesal pada nya.


" Bagaimana jika kita menikah di hari yang sama ??" Baik Nathan mau pun Max mereka langsung menatap ke arah wanita yang menjadi pengasuh Baby Max dan itu adalah calon istri nya Nathan.


" Tidak !!!" Nathan dan Max langsung menolak apa yang di katakan Cristine tadi.


Mana mereka mau menikah di hari yang sama, Enak saja !

__ADS_1


" Aku tidak Sudi menikah di hari yang sama dnegan dia. "


" Kau pikir aku Sudi berbagi pelaminan dengan mu ?? Ck, Uang ku masih banyak dan aku masih mampu membuat pesta pernikahan yang meriah untuk Irene. " Max tidak mau menikah di hari yang sama dan berbagi pelaminan bersama Nathan.


Tidak akan !!!


" Begini saja, Biarkan Kakak yang menikah lebih dulu, Baru setelah nya kita. "


" Tapi sayang---"


" See ? Kau sudah mendengar nya bukan ?? Jadi itu sudah keputusan final nya. "


" Aaahhh...Terserah kalian saja !!!" Max pun langsung pergi meninggalkan Irene dan Nathan yang disana juga ada Cristine bersama mereka.


" Sayang..."


" Kau jahat Irene ! Kau jahat !! Aku tidak ingin bicara dengan mu. " Max pun merajuk.


Dia langsung ingin kembali ke hotel nya, Tapi Irene langsung mencegah nya dan berdiri di depan nya.


Detik berikut nya Irene langsung memeluk tubuh besar nya.


" Maaf, Tapi ini memang sudah benar. Bahwa kakak lah yang harus menikah lebih dulu. " Max tidak bisa marah lagi dengan wanita ini.


Begini kah rasa nya merajuk dan di bujuk ?? Jika iya dia kan sering merajuk dan membuat kegaduhan seperti ini agar Irene selalu menyayangi nya seperti ini.


Ahh...Begini kah rasa nya di cintai dan mencintai ??


Jika begini cara nya, Maka max akan sering sering melakukan nya agar Irene terus memanjakan nya...


Ya, Max akan terus melakukan hal seperti ini agar ya, Mendapatkan perhatian khusus dari Irene nya.


" Sayang..." Max kembali membuat raut wajah tidak sedap nya saat Irene melepaskan pelukan nya dan melihat wajah nya


Bahkan Max membuang pandangan nya karena tidak cepat luluh dengan mata hitam bulat milik Irene yang membuat nya selalu kalah dan tenggelam dalam gelap nya mata itu.


" Jangan marah, Aku mencintai mu..." Boleh kah Max terbang ke angkasa saat ini ??


Aahh...Rasa nya dada Max akan meledak dan dia ingin menjerit sekuat nya saat Irene mengatakan cinta pada .

__ADS_1


...🤍🤍🤍...


__ADS_2