
Hari ini Marcel benar benar full dirumah satu harian hanya untuk menemani wanita nya.
Dan selama satu hari juga Maureen tidak membiarkan Marcel keluar dari kamar mereka tanpa pengawasan nya, Bahkan hanya untuk menerima telepon saja Marcel harus memperlihatkan nya lebih dulu pada Maureen untuk di cek nya.
Jika itu suara laki laki, Maka Maureen akan menyerahkan nya pada Marcel lagi, Tapi jika itu perempuan, Maka saat itu juga Maureen akan menunjukan taring tajam nya yang siap merobek dan mencabik cabik daging mereka.
Tapi mana Maureen Sudi menggigit daging mereka yang beracun itu.
Dasar !!
" Apa kau tidak bosan di kamar seharian, Aku---"
" His...Jangan banyak bicara, Nanti masker kamu retak, "
" Aku tidak perduli dengan masker ini, Yang aku tanyakan apa kau tidak bosan, Seharian kau mengurung ku disini, Aku sudah seperti tawanan mu saja hari ini. "
" Memang !! Kau memang tawanan ku. " Jawab nya dengan santai tanpa memikirkan bagaimana reaksi pria bule itu.
Mana Maureen perduli, Dan ini lah dia yang sesungguh nya mungkin.
" Apa lagi ini Maureen ?? Kau sudah mengurung ku seharian, Kau menjadikan ku bahan percobaan mu, Lalu apa lagi yang kau inginkan ??" Marcel mulai tidak sabar dengan tingkah laku wanita nya ini.
Bagimana bisa seharian ini dia di kurung di dalam kamar nya, Dengan alasan wanita itu menginginkan dia bersama nya.
Halah !! Omong kosong apa itu ?? Bohong semua itu.
" Ahh...Aku rasa bulu bulu ini harus di cukur, Rasa nya sangat tajam saat kau tengah melakukan aksi mu di daerah rawan. "
Duarrr !!
Meledak sudah isi kepala Marcel tercecer di lantai karena kelakuan tidak berdasar dan tidak berujung dari Maureen nya ini.
__ADS_1
Tidak bisa kah Maureen bersikap biasa saja ?? Layak nya seperti biasa, Bukan seperti ini.
Dengan mengurung nya di kamar dan main salon salonan seperti ini.
Karena seumur hidup nya, Baru kali ini lah Marcel di perlakukan seperti ini dan melakukan hal ini.
" Sudah, Aku ingin berenang, Berlama lama seperti ini dengan mu membuat ku bisa gila !!!" Marcel pun memilih untuk bangkit dan pergi meninggalkan Maureen sendirian di kamar mereka.
Namun saat dia hendak pergi, Dia kembali melihat ke arah Maureen dan ternyata wanita nya itu tengah menundukan kepala nya dan terlihat sedih seperti itu.
Hal ini lah yang membuat Marcel lemah, Dia tidak bisa melihat wanita menangis, Dulu mau pun sekarang, Apalagi wanita itu bertahta di hati nya.
Melihat wajah nya redup saja membuat dia tidak tega, Apalagi ini, Maureen terlihat lesu dan tidka bersemangat lagi.
" Apa yang kau inginkan Maureen ?? Kenapa kau berubah ?? Kenapa kau berbeda sekali ???" Tanya Marcel yang tidak habis pikir dengan keadaan nya saat ini.
Terlebih lagi Maureen yang sangat berbeda sekali dengan diri nya yang sebelum sebelum nya.
" Maureen !! Jangan membuat batas kesabaran ku habis pada mu, Jika batas kesabaran ku habis, Bisa saja aku akan melemparkan mu ke jalanan sana Dan--"
" Apa maksud mu bicara seperti itu ?? Apa kau ingin aku benar benar membuang mu ke jalanan di luar sana iya ??" Dengan berani Maureen menatap wajah tampan pria yang mulai mencuri sedikit demi sedikit hati nya .
Deg !
Kenapa berbeda, Kenapa mata nya seperti itu ?? kenapa ekspresi wajah Maureen berbeda sekali saat menatap nya seperti ini ?
Tatapan itu i ?? Tatapan itu adalah tatapan kekecewaan yang mendalam.
Apa Maureen kecewa pada nya ?? Tapi kecewa karena apa ??
" Kau ingin membuang ku bukan ?? Ya sudah buang saja ! Aku juga tidak Sudi tinggal bersama pria yang kata nya mencintai ku tapi kenyataan nya tidak seperti itu. Bohong !! Semua laki laki itu pembohong, Kalian bajingan, Kalian menjijikan !!" Maureen berteriak di depan wajah Marcel hingga membuat nya kaget.
Maureen, Apa wanita ini sedang kecewa pada nya ?? Apalagi saat ini wajah nya terlihat memerah seperti tengah menahan rasa sakit di hati nya mungkin.
__ADS_1
" Kau bilang mencintai ku, kau bilang ingin membahagiakan ku, kau bilang jangan pernah meninggalkan mu, Tapi apa ?? Kau bahkan ingin membuang ku ke jalanan di luar sana."
" Maureen, Maksud ku tidak begitu Honey, Aku hanya--"
" Hanya ingin membuang ku dan mencari wanita lain lagi setelah kau puas menikmati madu yang ku miliki bukan ?? Iya kan ? Kau akan melakukan hal yang sama seperti yang di lakukan bajingan itu pada kakak ku kan ?? Jika begitu bunuh saja aku langsung,untuk apa aku hidup jika hanya untuk di perlakukan seperti ini oleh mu !!" Marcel sangat merasa bersalah dengan wanita nya ini.
Dia tidak menyangka jika Maureen bisa berpikir sejauh ini, apa dia tidak percaya dengan nya ?? Apa Marcel sangat keterlaluan dengan Maureen ??
" Honey, Maksud ku bukan begitu, Aku tidak bermaksud mengatakan hal itu pada mu sayang. " Marcel mencoba mendekat pada Maureen, Berharap wanita nya tidak berpikir terlalu jauh dengan nya.
Marcel juga mencoba untuk menenangkan Maureen, Namun saat dia mendekat dan hendak memeluk Maureen, Tangan nya langsung di tepis oleh wanita seksi yang tengah menatap nyalang pada nya saat ini
Plak !
Tangan Marcel benar benar di tepis oleh Maureen, Dia tidak ingin di sentuh oleh pria ini, Dia marah dengan pria yang kata nya mencintai nya, tapi bersikap seperti itu pada nya.
" Aku pikir jika aku menyerahkan hati ku, Aku bahagia dan melupakan masa lalu kelam ku, Aku pikir kau pria baik baik, Namun ternyata aku salah. Kau tidak baik sama sekali. Kau sama dengan mereka semua !! Kalian sama dan aku membenci kalian orang orang kaya !! Aku membenci kalian !!! Aku membenci mu, Aku membenci mu Marcellino--"
Brugh...
" Maureen...." Marcel langsung sigap menangkap tubuh Maureen yang tiba tiba saja ambruk dan jatuh tak sadarkan diri.
Marcel benar benar panik saat ini, Bagaimana jika terjadi sesuatu buruk pada Maureen nya ??
Tidak !! Marcel tidak akan membiarkan Maureen terluka atau pun terkena sesuatu lain nya.
" Maureen, Hey, Honey, Bukan mata mu sayang, Maureen..." Marcel berusaha membangun kan Maureen dengan menepuk nepuk kecil pipi Maureen berharap wanita nya ini segera sadar dari pingsan nya.
Namun tidak berhasil, Maureen tidak juga sadar hingga saat ini, Dan itu membuat nya langsung menghubungi anak buah nya untuk menyiapkan mobil untuk membawa Maureen kerumah sakit.
Karena Marcel tidak ingin hal buruk terjadi pada Maureen kekasih nya, Jika itu sampai terjadi, Maka Marcel lah tersangka utama nya.
Penyebab Maureen jatuh hingga tak sadarkan diri seperti ini.
__ADS_1
...🤍🤍🤍...
Yuk Mampir di Karya Aku disana Kita tes pasar dulu 🙏🏽