IRENE ( Wanita Pemuas Presdir )

IRENE ( Wanita Pemuas Presdir )
Teman Cerita


__ADS_3

Mendengar kesedihan yang di rasakan suami nya membuat Irene juga merasakan hak yang sama.


Dia merasa bahwa kehidupan Max sama menyedihkan nya dengan diri nya sendiri.


Jadi sebisa mungkin Irene berusaha menjadi teman yang baik untuk suami nya.


Karena istri harus bisa menjadi partner apapun untuk suami nya, Tidak melulu menjadi teman ranjang saja.


Setelah mereka kembali ke kamar dan memastikan bahwa Max benar benar tertidur pun Irene memberikan nya sebuah kecupan sayang di kening suami nya.


Di selimuti nya tubuh kekar Max agar angin tidak menerpa tubuh nya, Irene benar benar ingin memastikan bahwa suami dan anak anak nya kelak hidup dengan baik bersama nya.


Maka Irene menginginkan yang terbaik untuk seluruh keluarga nya saat ini.


" Tidur lah sayang, Aku harap beban mu sudah hilang, Berbahagia lah bersama kami. Jika ibu mu tidak mencintai mu, Maka ada aku yang mencintai mu, Bahkan aku harap cinta yang ku miliki cukup untuk memenuhi kebutuhan cinta yang telah hilang dari mu. " Irene mengusap rahang tegas suami nya dengan penuh cinta.


Dia pun memilih pergi ke ruangan ganti mereka untuk menyiapkan pakaian yang akan di kenakan suami nya besok pagi.


Semua di siapkan Irene, Dari mulai sepatu, hingga jas lengkap nya.


Setelah selesai dia turun ke bawah untuk menyiapkan bahan bahan untuk menu sarapan mereka besok pagi, Terutama MPASI untuk baby Maxim.


" Ayah ??" Panggil Irene pada ayah nya yang terlihat masih berada di dapur jam segini.


" Ayah ingin apa ?? Biar Irene buatkan yah. " Ayah Gery hanya tersenyum saja.


Beginilah anak nya, selalu mengerti diri nya.


" Ayah hanya ingi susu hangat saja, "


" Biar Irene buatkan ya, Irene butuh temen cerita. "


" Memang nya ada apa nak ??" Tanya Ayah Gery pada putri nya itu.


Irene pun membuatkan minuman untuk mereka, gula gelas susu yang di berikan jahe merah untuk menghangatkan tubuh mereka.

__ADS_1


" Apa menurut ayah, Trauma itu bisa di sembuhkan ??" Ayah Gery meletakan gelas yang tengah di pegang nya saat ini.


Seperti nya pembicaraan mereka kali ini cukup serius.


" Memang nya ada apa sayang ??" Tanya ayah Gery lagi pada Irene putri nya.


" Irene rasa Irene dan Max butuh teman cerita, Seperti ke psikolog. Karena Max memiliki masa lalu berat yang di tanggung nya ayah. Dia merasa begitu sangat kecewa dengan ibu nya yang mengkhianati Daddy nya, Dia begitu merasa sangat bersalah karena banyak membunuh nyawa seseorang, Dan dia juga telah banyak meracuni orang orang dengan narkoba yang di jual nya. "


" Apa sudah sampai di tahap itu sayang ??" Irene pun tidak mengerti harus melakukan apa lagi.


Mungkin jalan satu satu nya mereka akan pergi ke psikolog bersama untuk bercerita mungkin.


Hanya sekedar sharing tentang apa yang pernah mereka alami, Irene tidak keberatan dengan semua masa lalu suami nya.


Hanya saja dia tidak ingin beban yang di pendam suami nya berdampak buruk bagi kesehatan suami nya.


Karena itu akan berdampak besar dalam kehidupan sehari hari suami nya.


Apalagi beberapa hari yang lalu Irene pernah mengetahui suami nya menangis dalam tidur nya memanggil nama sang Daddy , Di tambah hari ini dia melihat kekecewaan Yang sangat besar dari mata suami nya saat menatap sang ibu.


Max tidak membenci ibu nya, Dia hanya kecewa, Tapi dia tidak mengerti bagaimana cara nya mengatakan bahwa dia teramat kecewa pada ibu nya.


Apakah Irene harus menemui ibu mertua nya dan membujuk mertua nya itu untuk duduk berdua bersama suami nya.


Membahas apa yang telah terjadi di masa lalu, Max membutuhkan penjelasan kenapa ibu nya tega melakukan hal itu pada nya.


Mungkin itu yang di butuhkan suami nya.


" Temani dia nak, Genggam tangan nya, Jangan pernah lepaskan genggaman tangan nya, Dia membutuhkan petunjuk bagi jalan hidup nya, Saat ini dia telah memiliki malaikat dalam hidup nya, Maka bimbing dia, Kenal kan dia dengan Tuhan, Ayah yakin kamu adalah tujuan hidup nya saat ini. Tidak ada rumah tangga yang berjalan sesuai rencana kita, Tapi kita juga bisa berharap untuk memiliki kehidupan yang kita inginkan, Jadi temani dia dalam fase terburuk nya. Mungkin ini tidak terlihat, Seperti yang kamu katakan tadi, Max hanya butuh teman cerita untuk bisa meluapkan segala emosi dalam jiwa nya, Beban yang dia tanggung itu tidak mudah. Karena melihat apa yang sangat menyakitkan bagi kita itu tidak mudah melupakan nya. "


" Terima kasih ayah, Secepat nya Irene akan mencari tempat untuk kami berkunjung, Irene akan melihat nya dari ponsel Irene nanti. " Ayah Gery mengusap puncak kepala putri nya penuh dengan kelembutan.


" Bawa lah cinta dimana pun kamu berada, karena apa pun bisa di kalah kan dengan cinta, Begitu juag sebalik nya, Karena cinta juga bisa membawa kehancuran. Jadi bijak lah dalam menyikapi apa itu cinta. " Ayah dan anak itu saling berpelukan dengan hangat, Kedua nya tengah bercerita dan memikirkan jalan keluar dari permasalahan yang tengah di hadapi wanita blasteran surga itu.


Irene, Wanita yang begitu tangguh dalam menyikapi hidup nya, Wanita yang tidak pernah mengeluh dengan keadaan.

__ADS_1


Dan karena kegigihan dan ketulusan hati nya pula lah dia bisa berada di posisi nya saat ini.


Dia bisa hidup bersama suami dan anak nya.


Bukan hanya itu saja, Dia bisa di katakan wanita super yang bisa mengurus segala keperluan suami dan anak anak nya.


" Ini sudah semakin larut, Ayah harus istirahat, Irene juga mau kembali ke kamar, Takut nya suami Irene terbangun dan mencari Irene. "


" Pergi lah, Temani suami mu, Berikan dia cinta yang begitu besar, Karena saat ini hanya cinta mu lah yang bisa menjadi obat untuk nya. " Irene menganggukkan kepala nya.


Dia mencium kedua telapak tangan ayah nya berharap keberkahan menghampiri nya.


" Berbahagia lah dalam hidup mu nak, Karena ayah percaya, Cinta mu adalah obat terbaik untuk suami kamu. "


" Irene pergi yah..." Dia pun memilih kembali ke kamar nya untuk tidur karena memang haru sudah semakin larut.


" Sayang dari mana ??" Irene sudah di sambut suara suami nya yang seperti nya terbangun.


" Maaf, Aku baru dari dapur, Ternyata ayah disana, Jadi kami minum susu hangat bersama, sudah lama kami tidak bercerita. " Irene pun menghampiri suami nya dan kembali memeluk tubuh besar suami nya.


" Apa mau minum susu jahe juga, Atau mau tidur lagi ??"


" Tidur saja, Aku lelah sekali hari ini. "


" Sudah ayo, Tidur. Aku akan menemani mu dan memeluk mu lagi. " Max pun kembali merebahkan tubuh nya dan memeluk Irene.


Begitu juga dengan Irene, Dia bersenandung untuk mengantarkan tidur suami nya.


Karena suara lembut dari istri nya yang berasal dari surga kata boy, Akhir nya Max tertidur kembali dengan nyenyak.


Suara dengkuran halus nya membuat Irene tersenyum untuk itu.


" Tidur lah, Katakan pada ku rasa sakit mu, Dan aku dengan senang hati berbagi rasa dengan mu sayang...Karena aku mencintai mu. "


...🤍🤍🤍...

__ADS_1


__ADS_2