IRENE ( Wanita Pemuas Presdir )

IRENE ( Wanita Pemuas Presdir )
Balada Kotak Bekal 2


__ADS_3

Max pulang dengan wajah kesal dan cemberut nya, Dia tidak habis pikir, Bagaimana bisa mereka masih membahas masalah kotak bekal nya seperti itu yang membuat nya benar benar ingin mencongkel kedua mata mereka dan di berikan nya pada kucing di jalanan.


Mengingat itu Max kembali kesal, Kok bisa perusahaan sebesar milik Nathan karyawan nya seperti itu ??


Jika itu karyawan nya, Bisa Max penggal kepala mereka.


Jauh sekali perbedaan nya, Sangat sangat jauh sekali perbedaan kantor mereka itu.


Dimana jika di kantor nya, Hanya mendengar suara ketukan sepatu pantofel mahal milik nya saja para staff dsn karyawan nya sudah menunduk takut dan bekerja.


Sementara ini ?? Rasa nya Max ingin sekali membereskan mereka semua dan menertibkan nya.


Ya, Besok dia akan menertibkan mereka semua, Setelah dia berhasil menghubungi pria sialan itu.


" Welcome home Daddy..." Wajah kesal nya langsung sirna saat melihat sambutan manis di depan nya.


Sambutan dari anak dan istri nya, Ya istri.


Pokok nya Max akan menyebut Irene istri nya mulai saat ini, Dan setelah Nathan pulang, Dia kan melangsungkan pernikahan megah nya bersama Irene.


Harus !!


" Terima kasih Sayang, " Balas Max pada Irene dan Baby Max, Tapi tidak ada pelukan karena dia habis dari luar.


Dia benar benar menjaga dan takut membawa kuman atau virus dari luar sana yang bisa saja dia tularkan pada kedua orang yang sangat di cintai nya itu.


" Maaf tidak bisa memeluk kalian, Aku akan membersihkan diri lebih dulu. "


" Oke, Biar aku membantu kamu. "


" No sayang, Aku bisa sendiri. Bermain lah bersama Baby Max, Aku akan menyusul nanti. " Walau dia lelah dan ingin istirahat.


Tapi dia mengabaikan itu semua karena kehidupan nya kini sudah berubah.


Ada Irene dan Maxim yang juga harus mendapatkan perhatian dari nya.


Maka sebisa mungkin dia mengalah demi anak dan istri nya.

__ADS_1


Setelah mandi dan bersih bersih, Max turun ke bawah dan ternyata Irene sudah menyiapkan segelas teh hijau untuk nya sore ini.


Di temani dengan pie susu saus blueberries yang sangat menggugah selera lidah nya.


Cup...Cup...


Dia mencium kening Irene dan kening baby Max yang sedang asyik bercerita dengan dunia nya sendiri.


Ba Bi Bu Be Bo ala anak bayi yang memang sedang belajar bicara.


" Di minum dulu sayang..."


" Jika setiap hari begini aku akan gemuk, Jika kamu terus memberikan ku makanan seperti ini. " Irene tersenyum malu karena dia memang hobi memasak dan itu adalah salah satu keahlian nya.


Hanya dengan bermodalkan pengetahuan nya dari aplikasi merah saja Irene berhasil mengeksekusi setiap bahan yang akan di olah nya menajdi suatu makanan.


Dan terbukti saat ini, Dia bisa membahagiakan Max dengan masakan nya.


" Aku juga harus olahraga ekstra sayang..."


" Tapi aku suka memasak, Dan aku senang saat apa yang ku masak kamu menyukai nya. " Max terdiam sejenak.


Jika memang iya, Maka Max akan terus memakan masakan Irene apapun itu, Walau dia harus olahraga lebih lama lagi, Yang terpenting kebahagiaan untuk wanita nya.


Ya, Walau dia juga harus berperang dengan kotak kotak bekal itu.


Karena hari ini dia sudah merasa berperang dnegan kotak berwarna pink itu, Maka mungkin ke depan nya itu akan menjadi rutinitas nya setiap hari.


" Besok ingin bekal apa ? Biar aku yang akan membuat kan nya ??" Max cukup lama terdiam dan memikirkan apa yang di inginkan nya, Jika mie itu akan sulit karena harus di makan saat panas panas bukan ??


Jadi apa yang bisa di makan nya ?


" Apa kamu bisa membuatkan wafel untuk ku ? Aku ingin isi strawberry, Dan minuman seperti tadi juga segar. "


" Oke, Besok aku akan membuatkan nya. "


"Oh Iya sayang, Tadi kakak menghubungi ku, Kata nya dia ingin bicara sama kamu. " Max mengangguk dan dia kembali menghubungi pria itu.

__ADS_1


Karena Baby Max tertidur setelah kelelahan bermain, Akhir nya Irene pun memutuskan untuk membawa nya ke kamar dan meminta salah satu pelayan untuk menjaga anak nya.


Setelah kepergian Irene dan Baby Max, Dia berinisiatif untuk menghubungi Nathan di taman.


" Apa ??"


" Bagaimana pekerjaan mu ??"


" Sialan !! Kau sudah berlagak seperti bos saja ! Bagaimana bisa perusahaan dan bos besar seperti mu tidak memiliki asisten, Lalu karyawan mu ?? Apa kau tidak bisa mendidik mereka untuk menghormati orang lain ??" Nathan terdiam cukup lama.


Dia bingung harus menjawab apa karena memang dia jarang dan bahkan hampir bisa di katakan tidak pernah mengontrol karyawan nya.


" Sudah ku duga !! jangan salahkan aku jika aku mentatar mereka semua besok ! Para karyawan mu telah lancang berani bergosip tentang ku ! "


" Memang nya apa yang mereka lakukan pada mu ??"


" Kau tidak perlu tau ! Tapi lihat saja, Akan ku tatar mereka semua ! dan jika masih ada yang membangkang, Maka aku akan memecat mereka semua. " Mana mungkin Max menceritakan apa yang terjadi tadi siang .


Bisa bisa dia habis di tertawakan oleh pria menyebalkan itu.


" Terserah kau saja, Tapi jika tidak terlalu parah tolong maklumi Mereka. "


" Biar ku katakan pada mu, Kau terlalu banyak memakai perasaan dna hati dalam berbisnis, Dan itu tidak bisa! Bisnis ya bisnis, Jangan pernah mencampurkan Masalah bisnis mu dan hati mu. Karyawan mu semua pada melunjak. Besok aku akan mengaudit ulang keuangan perusahaan mu, Karena meeting tadi, keuangan nya tidak sesuai. Jika sampai aku mengetahui mereka berkhianat, Aku sendiri yang akan memotong tangan mereka !" Terdengar Nathan menghembuskan nafas nya panjang.


Ini yang di curigai nya selama ini, Tapi dia sulit menemukan dalang nya.


" Kau bisa menyembunyikan Irene sedemikian rupa dari ku, Tapi hanya untuk menangkap tikus di kantor mu saja kau tidak bisa ! Besok aku akan menghubungi mu dan 10 pagi. Aku akan menunjukan pada mu bagaimana cara nya bermain dan menangkap tikus di dalam sarang nya !" Inilah yang di sukai Max.


Dia akan bermain lagi dengan tikus tikus seperti ini, Akan dia tunjukan pada mereka mereka yang meremehkan nya tadi.


Jika dia bukan orang sembarangan yang bisa dengan mudah Mereke cemooh dan mereka rendahkan seperti tadi.


" Kau lihat saja besok ! Kau akan ku ajarkan bagaimana cara nya bermain yang benar !"


" Jangan terlalu kejam, Mereka juga membutuhkan pekerjaan dan biaya untuk hidup. "


" Tapi tidak dengan mencuri !!"

__ADS_1


...🤍🤍🤍 ...


__ADS_2