
Brak !!
Max langsung membuka pintu rumah mewah dimana seorang wanita tua tinggal Disana sendirian.
Tidak, Wanita itu tidak sendirian karena dia tau, Setiap hari nya ada saja tamu yang datang kerumah ini.
Entah apa yang di lakukan nya, Seperti pesta dan acara arisan yang memuaskan bagi Max.
Bahkan wanita berusia 55 tahun itu masih bisa berkencan dengan banyak pria, Yang membuat Max begitu geram dengannya.
Tanpa rasa kasihan sedikit pun Max langsung menarik lengan ibu nya dan menyeret nya ke kamar.
Max tidak ingin keributan nya di dengar oleh para pelayan rumah besar ini.
" Max, Sakit Nak, Ini sakit Max. " Max menulikan pendengaran nya.
Dia tidak menanggapi rintihan yang di rasakan ibu nya, Dia terus saja menyeret lengan ibu nya hingga sampai di kamar, Max langsung menghempaskan tubuh ibu nya ke atas tempat tidur.
" Max, Apa yang kamu lakukan nak ??"
" Sudah ku katakan jangan pernah melewati batasan mu bukan ?? aku membiarkan mu selama ini bukan berarti aku tidak mengetahui apa pun yang kau lakukan !! Rumah ini , Bahkan aku jijik memijakkan kaki ku kerumah ini. Rumah tidak ada harga nya sama sekali ! Rumah ini adalah rumah Daddy ku, Rumah yang di berikan Daddy ku sebagai Mas kawin untuk menikahi mu, Tapi kau tidak bisa menjaga cinta dari Daddy ku. Kau menghianati nya bahkan saat dia masih hidup ! Kau meninggalkan nya di saat saat terpuruk nya !! Kau meninggalkan nya di saat dia membutuhkan genggaman tangan mu !! Kau tidak bersama nya saat hembusan nafas terakhir nya !!" Max mengabsen satu persatu kesalahan ibu nya yang begitu banyak pada nya dan Daddy nya.
" Max, Dengar kan ibu dulu--"
" Ibu ?? Ibu apa yang kau maksud ?? sudah ku katakan berulang kali pada mu , Bahwa ibu ku sudah mati !! Ibu ku sudah mati saat Daddy ku menghembuskan nafas terakhir nya ! Saat Daddy ku menghembuskan nafas terakhir nya, Saat itu juga aku tidak lagi memiliki ibu, Ibu ku sudah mati bahkan saat aku melihat nya pergi bergandengan tangan bersama pria yang bahkan usia nya sama seusia dengan ku saat itu !!" Urat urat leher Max menonjol saat mengatakan semua kesalahan ibu nya.
__ADS_1
Dia begitu emosi mengatakan satu persatu kesalahan ibu nya.
Rasa sakit yang selama ini di rasakan nya di luapkan begitu saja di depan orang yang benar.
Orang yang menjadi sumber kesakitan nya selama ini.
" Kau tau ?? Disini, Di hati ku begitu sakit saat melihat Daddy ku yang selalu mengatakan bahwa aku harus menghormati ibu ku, Daddy ku selalu mengatakan untuk menyayangi mu yang sama sekali tidak pernah menyayangi ku !! Kau tau ?? Aku sangat membenci mu !! Aku membenci mu Areu Alsher !! Aku membenci mu !!!" Teriak Max di depan wajah ibu nya.
Bahkan air mata nya pun menetes begitu saja saat dia berhasil meluapkan segala emosi yang ada di hati nya selama ini.
Beban mental yang di bawa nya bertahun tahun kini telah berhasil di keluarkan nya di depan orang yang tepat.
" Aku membenci mu hingga ke seluruh aliran darah ku !! Aku membenci mu di setiap hembusan nafas ku !! aku membenci mu Areu Alsher, Aku membenci mu !! Kau dengar itu ?? Bahkan aku menyesal telah lahir dari wanita yang tidak memiliki hati seperti mu !! Aku mengutuk diri ku sendiri yang telah lahir dari seorang wanita yang tidak pantas di sebut ibu di dunia ini !! Aku bahkan jijik memiliki darah yang sama dengan mu !! Aku jijik !!!" Ibu Max hanya terdiam menatap kaku pada putra nya yang luruh begitu saja di lantai.
Air mata ?? Benar kah itu air mata milik Max ??
Max putra menangis seperti itu ?? bahkan Isak tangis nya terdengar begitu pilu di telinga nya.
" Max..." Panggil ibu nya pada Max.
Nyonya Areu berlutut di dekat putra nya, Dia ingin mengusap kepala putra nya yang terlihat begitu menyedihkan.
Namun, Belum sempat ia menyentuh kepala Max, Tangan nya sudah di tepis lebih dulu eh putra nya.
"Jangan berani menyentuh ku dengan tangan kotor mu !! Karena aku tidak Sudi !!" Max langsung menghapus air mata nya begitu saja.
__ADS_1
Dia telah salah karena menangis di depan wanita tidak berhati ini.
Untuk apa dia menangis di depan wanita yang sama sekali tidak memiliki rasa apapun terhadap nya.
Max begitu menyesal karena telah menunjukan kelemahan nya di depan wanita ini.
" Aku katakan sekali lagi pada mu, Bahwa aku sudah tidak memiliki ibu lagi !! anggap saja aku sudah yatim piatu, Dan itu lebih baik untuk ku dan untuk keluarga ku !! Jadi ini adalah pertemuan terakhir kita !! Jika pun ada lagi pertemuan di antara kita, Aku pastikan bahwa itu adalah pertemuan kita di pemakaman mu !!" Max langsung meninggalkan ibu nya begitu saja.
Dia langsung pergi dari kamar ibu nya, Sementara Nyonya Areu dia tidak bisa berkata kata lagi selain hanya bisa luruh di lantai kamar nya.
Kamar dimana dia pernah bersama Daddy nya Max.
Ibu nya kembali mengingat masa lalu mereka puluhan tahun lalu.
Dia masih begitu mengingat bagaimana Daddy nya Max yang begitu menyayangi nya, Tapi tidak bisa mencintai diri nya.
Bahkan dia mengatakan bahwa sampai akhir hayat nya, Dia hanya mencintai satu wanita yaitu Danella Amstrong, wanita yang menjadi cinta pertama nya.
Bahkan terjadi nya hubungan mereka adalah permainan nya yang telah mencampurkan obat perangsang di dalam jus jeruk milik Zack Anderson, Daddy nya Max.
" Kau lihat Zack ?? Bahkan putra ku sendiri membenci ku sebegitu jauh nya, Aku memang bersalah karena tidak bisa merebut hati mu, Aku memang bersalah karena aku yang lebih dulu berselingkuh sebelum aku mengetahui bahwa kau mencintai wanita yang telah mati, Lihat sekarang, Bahkan aku tidak bisa menyentuh putra ku sendiri. Aku telah hancur Zack, Aku telah hancur karena aku penghancur hati putra ku sendiri. Aku telah hancur Zack, Aku benar benar hancur. Aku hancur Zack. " Ibu Max menangis histeris setelah pertengkaran nya dengan Max.
Ini memang kesalahan nya yang tidak mengurus Max dengan benar, Malah sibuk berfoya foya dengan teman teman nya dan bergonta ganti pasangan karena Zack tidak pernah menyentuh nya setelah malam panas mereka akibat obat perangsang yang di berikan nya pada Zack Daddy nya Max waktu itu.
" Maafkan ibu Max, Maafkan ibu nak. Maafkan ibu Dario Max Anderson, Maafkan ibu sayang..." Air mata nya mengalir dengan deras menyesali semua perbuatan nya pada Max.
__ADS_1
Sementara Max, Dia tidak pulang ke rumah nya, Dia malah melajukan mobil nya dengan begitu kencang menuju pemakaman Daddy nya.
...🤍🤍🤍...