
Setelah mematahkan tangan Tikus jahanam itu, Kini Max tengah sibuk menyeleksi ulang para staff yang menurut nya tidak becus dan tidak banyak bekerja.
Apa kalian tau apa yang di lakukan nya ?? Dia Bahkan membuat geger satu gedung 30 lantai ini dengan mengangkat seorang office boy sebagai asisten nya saat ini dan Nathan nanti nya.
Gila bukan ? Ya, Memang ada yang menganggap nya gila, Bukan hanya satu orang tapi banyak !
Terlebih lagi jajaran dewan direksi yang tidak terima dengan semua yang di lakukan nya saat ini.
Seorang office boy menjadi asisten Nathan ?? Itu sebuah lelucon atau apa ??
Dan kini disini lah Max saat ini, Dia tengah duduk di singgasana tertinggi di perusahaan ini, yang sebenar nya adalah milik Nathan.
Tapi untuk sementara dia yang memiliki nya dan menggantikan nya.
" Roy Hodgson, Kau benar lulusan terbaik di Paris Tahun ini ??" Pria yang di sebut nama nya hanya mengangguk saja.
Dia tidak berani menjawab Max karena pria itu sangat menyeramkan sekali.
Apalagi kabar yang beredar bahwa kemarin dia mematahkan tangan salah satu jajaran tertinggi di perusahaan ini.
" Kenapa diam saja ?? apa kau bisu ? Gagu ??"
" Ma-maaf Tuan...Saya hanya belum terbiasa. "
" Maka biasakan !" Jawab Max mulai kesal.
" Aku mengangkat mu sebagai asisten Nathan untuk membantu pekerjaan pria itu nanti nya. Bukan malah semakin mengacaukan nya. Bertindak lah dengan tegas ! Bukan hanya itu saja, Kau tidak akan kerja sendirian. Aku akan membimbing mu nanti. Selama pria menyebalkan itu belum kembali ! Dan aku sendiri yang akan menyeret nya pulang kesini ! "
" Tapi saya hanya office boy Tuan. "
" Ck, Banyak sekali bicara mu ! Pergi kau ! Pulang dan persiapkan diri mu untuk besok ! Pakai pakaian terbaik yang kau miliki atau ini. "
Prak !
" Apa ini Tuan ??" Tanya Roy lagi saat Max melemparkan salah satu kartu sakti milik nya.
" Kartu Disney princess ! Itu kartu kredit bodoh ! Kau tidak bisa membaca ??"
" Bukan, Maksud saya ini untuk apa ??"
" Untuk mengubah hidup mu ! gunakan kartu itu untuk membeli pakaian bagus !! Besok jika aku masih melihat mu memakai kemeja yang di bawah harga standard, Aku akan menelanjangi mu, Jadi pergi dari sini sebelum aku menguliti mu hidup hidup. " Roy langsung keluar dari ruangan Max.
Dia masih menatap kartu itu, Kartu untuk mengubah kehidupan nya kata Max.
Entah lah, Dia akan memanfaatkan kesempatan ini dengan baik, Dia akan merubah hidup nya untuk ibu dan adik adik nya yang masih sekolah.
__ADS_1
Dia berharap dengan ini semua, Kehidupan nya akan berubah dan Roy akan bekerja dengan sungguh sungguh mulai saat ini, Dia tidak akan menyia-nyiakan ijazah terbaik nya tahun ini.
Sementara itu, Max langsung menghubungi Nathan saat itu juga, Setelah kepergian Roy.
" Hall--"
" Cepat pulang kau kakak ipar tidak tau diri ! Aku sudah bosan bekerja di perusahaan mu yang buruk ini, "
" Tidak bisa kah sopan sedikit Tuan ?? Suami ku sedang di kamar mandi. "
" Kalau begitu katakan pada nya, Jika dia tidak segera pulang, ,aku akan runtuhan perusahaan ini, Dan dia akan miskin !"
Tut !
Sambungan telepon langsung di putuskan begitu saja oleh Max karena dia sangat kesal dengan Nathan yang tidak juga kembali ke Paris.
Tidak Taukah Nathan jika dia juga tidak sabar untuk mempersunting wanita nya ?? Ini sudah terlalu lama Jonathan Rhys Broiler !
" Siapa Sayang ??" Tanya Nathan yang baru saja keluar dari kamar mandi sambil memeluk pinggang ramping istri nya Christine.
Nathan sudah pandai melakukan hal ini bersama Cristine, Dan inilah awal bucin Sampek ke uluh hati.
" Calon suami Irene, "
" Iya, "
" Apa yang di katakan nya ??"
" Dia bilang untuk cepat pulang, Dia sudah bosan di perusahaan kamu yang buruk itu, Dia juga mengatakan ingin meruntuhkan perusahaan kamu. " Nathan hanya bisa menghembuskan nafas nya berat.
Sudah cukup kah semua ini ? Dia sudah melihat kesungguhan Max, Yang Sebenar nya mereka bukan ke Cappadocia, Melainkan hanya di pulau pribadi milik Nathan yang pernah di jadikan nya tempat tinggal Irene waktu itu.
Tidak jauh, Hanya berjarak satu 45 menit saja jika menaiki Helikopter dari, Pusat kota Paris,.
" Kamu tidak keberatan jika kita pulang hari ini ??" Tanya Nathan pada istri nya itu.
" Tidak apa, Kita pulang saja, lagi pula aku sudah merindukan Baby Max. " Nathan kembali memeluk tubuh Cristine dari belakang dan dia menciumi pucuk kepala Cristine dengan penuh kasih sayang.
Dia juga mengelus dengan lembut perut rata milik istri nya itu.
" Aku berharap dia akan segera tumbuh disini, Dan dia lah yang akan meramaikan hari hari kita,"
Blush...
Wajah Cristine langsung bersemu merah.
__ADS_1
Bagaimana tidak merah jika dia mengingat bagaimana malam pertama dia menangis karena Nathan memasuki nya, Itu sangat luar biasa sakit nya.
Lalu malam kedua dan ketiga tadi malam, Bukan nya sakit lagi yang di rasakan nya, Tapi malah rasa yang sulit di ungkapkan nya.
Masih terekam jelas di ingatan Cristine bagaimana saat Nathan menyentuh nya, Dan dia mulai meracau tak karuan dan bahkan dia mendesahh dengan hebat nya saat Nathan kembali memasuki nya.
Bahkan dengan sadar nya, Nathan menyetubuhi nya dengan gaya baru, Luar biasa sekali bukan ??
Kedua kaki nya di lebarkan oleh Nathan, Bahkan yang membuat nya tidak habis pikir adalah Nathan yang meletakan kedua kaki nya di bahu kekar pria itu.
Entah dari mana pria itu belajar, Tapi yang pasti Nathan terlihat sangat berbeda sekali.
Pipa paralon milik Nathan sangat luar biasa panjang nya, Dan besar hingga bisa menusuk ke titik terdalam nya.
" Sayang, Kamu kenapa ?? Apa kamu demam ??" Tanya Nathan yang tiba tiba wajah nya berubah menjadi merah dan suhu tubuh nya.
" A-aku baik baik saja, hanya --"
" Malu ?? Apa kamu malu ??" Pertanyaan Nathan semakin membuat wajah Cristine bersemu merah karena lagi lagi pertanyaan Nathan membuat Cristine salah tingkah.
" Sudah lah, Jangan di teruskan lagi, Aku malu..." Bolehkah Nathan tertawa saat ini ?? Ini sangat menggemaskan sekali.
" Apa jika aku melakukan ini kamu juga akan malu ??"
" Ah . sayang..." Cristine kaget saat kedua tangan Nathan menyentuh kedua aset kembar nya.
" Apa kamu juga malu ??"
Grep...
" Sayang...." Cristine kaget saat tubuh nya melayang dalam pelukan Nathan saat ini.
" Ayo lakukan sekali lagi, Sebelum kita pulang ke Rumah, Dan kali ini akan ku pastikan kamu akan segera mengandung anak kita, "
" Sayang..." Betapa kaget nya Cristine saat Nathan membawa nya ke tempat tidur yang menjadi tempat pertempuran mereka.
Bahkan kini juga Nathan sudah melucuti pakaian yang di kenakan istri nya.
" Naik di atas ku Sayang. "
" Hah ?? Naik bagaimana ??"
" Naik saja, Dan aku akan membantu mu dari bawah. "
...🤍🤍🤍...
__ADS_1