
Entah apa yang di lakukan Max dan Irene saat ini, Tapi yang pasti mereka tengah mengintai sepasang anak manusia yang sedang terlibat pembicaraan alot seperti nya.
Ya, Kini Nathan dan Cristine tengah duduk berdua di taman dengan duduk berjarak dan masih dalam keadaan hening.
" Kau siap untuk menikah ??" Tanya Nathan yang memulai pembicaraan di antara mereka.
Cristine yang bernama lengkap Maria Cristine menatap pada pria yang kini mengajak nya menikah.
" Aku hanya anak yatim piatu Tuan. "
" Aku tidak menikahi status ! Tapi aku menikahi diri mu. " Balas Nathan yang kini menatap pada wajah cantik milik Cristine.
" Tapi Tuan, Perbedaan antara aku dan Tuan itu sangat jauh, Aku hanya pengasuh Baby Maxim. Sekali pun aku tidak pernah bermimpi menikah dalam waktu dekat dan itu anda Tuan..." Terdengar Nathan menghembuskan nafas nya panjang dan dengan berani dia menatap wajah Cristine dan menggenggam tangan mungil nya.
" Sudah ku katakan, Aku menikahi mu bukan karena status mu ! Jadi berhenti membicarakan hal yang tidak penting, Persiapkan saja diri mu dan katakan pernikahan seperti apa yang kau inginkan. "
" Tapi kenapa harus Saya Tuan ??" Sekali lagi Cristine bertanya kenapa harus diri nya dan mengapa diri nya ?
" Entah lah. Aku hanya melihat ketulusan mu, Dan aku memilih mu, Jadi kini tugas mu adalah membuat ku jatuh cinta pada mu, Dan menyayangi mu. "
" Bagimana jika aku tidak bisa membuat anda jatuh cinta ??" Nathan terdiam.
Dia juga bingung harus menjawab apa untuk pertanyaan Cristine kali ini yang dia sendiri juga tidak tau jawaban nya apa.
" Baik saya mengerti sekarang, Jika itu yang anda inginkan, Saya akan berusaha membuat anda jatuh cinta, Tapi dengan satu syarat."
" Apa ??" Tanya Nathan.
" Anda harus membuka hati anda untuk saya masuki, Dan buatkan saya satu rumah ibadah untuk seserahan pernikahan di panti asuhan tempat saya besar. " Nathan langsung menyanggupi persyaratan dari Cristine yang menurut nya itu adalah hal yang sangat biasa bagi seorang Jonathan Rhys Broiler yang kaya raya.
" Tidak Masalah. Aku sanggup. "
Nyess...
Hati Nathan seperti di siram air es saat melihat Cristine yang tersenyum pada nya.
Entah mengapa hati nya terasa nyaman saat melihat senyuman Cristine yang mungkin mulai saat ini akan menjadi candu bagi Nathan untuk melihat senyuman indah milik Cristine.
" Kenapa kita mengintai disini ? Kita sudah seperti penguntit saja Darling..." Max merasa heran saat ini.
__ADS_1
Karena sejak tadi mereka menjadi pengintai yang tengah mengintip orang berpacaran saja.
" Kenapa kakak seperti itu ? Bukan kah itu tidak romantis sama sekali. Wanita itu sangat menyukai bunga, Adegan romantis dan tempat indah, Seharus nya kakak melamar Cristine dengan musik Clasic dan berkata Will You Marry Me, Pasti akan sangat romantis sekali. " Max terpaku menatap wajah Irene yang sama sekali menatap ke arah nya.
Max bahkan terus memperhatikan setiap kata yang di ucapkan Irene seperti apa yang di inginkan wanita nya.
Apakah semua itu keinginan Irene ? Di lamar dengan tempat romantis dan musik Clasic ? Dan dia berlutut di depan nya ?
Jika iya Max akan menyiapkan kejutan untuk istri nya nanti.
Istri ?? Hey, Max ingat Irene itu masih calon istri mu, Dan kau saja yang sudah banyak mencuri start dari nya hingga membuah kan hasil seorang Baby Maxim yang tampan dengan mata bening nya.
" Ahh...Sudah lah, Kakak tidak asyik, Aku ingin tidur saja. " Irene pun memilih untuk tidur dan masuk ke dalam kamar nya.
Tanpa di duga nya, Max juga ikut bersama nya.
" Loh, Mau apa ??" Kening Max berkerut saat mendengar pertanyaan dari Irene yang bertanya mau apa ?
Ya mau tidur lah, Bukan kah tadi dia mengatakan ingin tidur juga bukan ??
" Bukan kah kamu bilang ingin tidur Honey ? Lalu kenapa bertanya lagi ??"
" Lalu aku tidur dimana ??"
" Di teras ! " Max langsung menatap sengit pada Nathan yang baru saja masuk dan melepaskan gandengan tangan nya bersama Cristine.
" Tidur lah, Semoga mimpi mu indah. "
Cup...
Nathan mencium kening Cristine yang membuat wanita nya mengangguk dan tersipu malu.
Bagaimana tidak malu jika perlakuan Nathan pada nya seperti ini dan di lihat banyak orang.
" Iya, Aku pergi Tuan..."
" Sayang, Panggil aku sayang mulai hari ini. "
" Tapi---"
__ADS_1
" Selamat malam !" Nathan langsung pergi meninggalkan Irene dan Max yang menjadi penonton di antara mereka berdua tadi.
Sementara itu ? Max dan Irene yang menatap perlakuan manis yang di lakukan Nathan pada Cristine hanya bisa terpaku di tempat nya.
Benarkah itu tadi Nathan ? Kenapa bisa semanis itu ??
" Aku rasa kau bukan orang miskin yang tidak bisa membayar biaya sewa hotel ! Jadi silahkan pergi dari rumah ku karena waktu berkunjung sudah habis !" Nathan mengatakan hal itu dari atas tangga yang membuat harga diri seorang Max Anderson merasa di injak injak oleh Seorang Jonathan Rhys Broiler yang akan menjadi kakak ipar nya.
Sialan sekali bukan ??
" Oke, Besok aku tidak bisa datang kesini, Karena aku ada pekerjaan di luar Honey. " Irene menganggukkan kepala nya mendengar penuturan dari calon suami nya.
" Iya, Jangan lupa minum obat nya Dan--"
Cup.
" Aku mencintai mu Honey..." Irene diam mematung karena mendapatkan kecupan di bibir nya dari Max yang membuat Nathan memekik keras dari atas sana.
" Hey !!!"
" Aku pulang Honey, Kakak mu itu terlihat seperti kingkong saja. "
" Dasar Manusia berbulu ! Siluman kera !!"
" Dan kau adalah induk nya dari segala kera !" Jawab Max sekena nya yang langsung pergi dari rumah calon ipar nya itu.
Rumah yang hampir sama besar nya dengan milik nya di Canada sana.
" Booking menara Eiffel untuk ku besok malam, Dan aku ingin tempat sekitar nya steril dan bersih. Buat seromantis mungkin dan buat seindah mungkin. " Entah siapa yang di hubungi nya tapi yang pasti dia akan membuat kejutan yang luar biasa untuk Irene dan melamar nya.
Dia akan menunjukan pada Nathan, Bahwa dia adalah pria yang sangat romantis dan luar biasa.
" Aku harus tampil sempurna demi kau sayang, Aahh...aku akan tunjukan pada kakak mu yang sombong itu bahwa aku lebih baik dari nya, Dan dia tidak ada apa apa nya bagi ku. " Max berucap sombong di dalam mobil nya.
Bahkan saat melewati menara Eiffel, Dia susah membayangkan bagaimana bahagia nya Irene nanti saat dia melamar nya.
" Aku mencintai mu Honey, Aku mencintai mu..." Max mengusap foto Irene yang berada di ponsel nya dan menciumi nya.
" Aku akan menjadikan mu ratu dan membahagiakan mu, aku akan menebus segala nya untuk mu dan anak kita sayang. Aku janji itu. "
__ADS_1
...🤍🤍🤍...