IRENE ( Wanita Pemuas Presdir )

IRENE ( Wanita Pemuas Presdir )
Penculikan


__ADS_3

Irene masih tidak mengerti dengan semua yang di alami nya, Tidak ada rasa curiga sedikit pun yang di rasakan nya saat ini.


Dia masih bersikap biasa saja saat masuk ke dalam bilik toilet, hingga saat dia keluar dari kamar mandi dia sudah di todong pistol oleh dua orang.


Satu laki laki dan satu perempuan.


" Si-siapa kalian ??" Tanya Irene yang mulai ketakutan saat ini.


Apalagi di todong pistol seperti ini, ini benar benar membuat nya takut.


" Jalan, Dan gandeng tangan ku, Jika tidak, Aku akan meledakan kepala mu saat ini juga. " Irene mihat ke arah wanita bule yang tengah berpakaian rapi, Gaun indah sana seperti yang di kenakan nya saat ini, Luar biasa sekali mewah nya, Tapi kenapa menculik nya ?


Dia tidak kaya, Dia juga tidak memiliki apapun dan terlibat apapun, Hanya terlibat dan terikat dalam hubungan ranjang saja.


Tapi kenapa mereka menculik nya ??


" Jalan sekarang !" Titah wanita bule itu lagi pada Irene.


Akhir nya Irene ikut berjalan bersama kedua orang itu, Keluar lewat pintu belakang saja, Karena jika lewat pintu depan maka Max akan menghalangi nya.


" Tuan...Tolong aku..." Ucap Irene dalam hati.


Dia berharap Max mendengar nya dan datang menyelamatkan nya, Tapi dia kembali teringat, Bahwa itu tidak akan mungkin, Karena Max tidak akan perduli pada nya, Atau mencari nya.


Itu tidak mungkin terjadi.


" Max ..Tolong aku..." Sekali lagi Irene memanggil nama pria itu.


Namun dia kembali berharap jika pria itu menolong nya, Irene benar benar berharap jika Max akan datang menyelamatkan nya.


" Masuk !" Irene di paksa masuk ke dalam mobil mewah yang sudah menunggu nya.


Entah ingin di bawa kemana, Tapi Irene merasa ada yang janggal saat ini, Kenapa dia di bawa ke bandara ??


" Siapa kalian ?? Tolong jangan sakiti saya, Saya mohon..." Hati Nathan sakit rasa nya saat mendengarkan suara Nia nya yang menangis seperti itu.

__ADS_1


" Ayah ku mungkin masih dirumah sakit saat ini, Ayah ku menjalani operasi jantung, Aku bahkan--hiks...Hiks...Tolong lepaskan aku. " Mohon Irene lagi.


Dia tidak sanggup melanjutkan cerita nya, Bahwa dia menjual diri nya, Menjadi pemuas nafsu Presdir nya sendiri demi bisa membayar biaya operasi ayah Gery nya.


Tapi saat ini, Dia di culik, Bagaimana masih nua nanti ? Lalu ayah Gery ?? Bagaimana juga jika dia di culik dan di jual ke tempat pelacuran seperti di film film itu ?


Dia lebih memilih menjadi pemuas Max, Karena dia mencintai Max, Dia tidak bisa membayang kan bagaimana jika dia menjadi pemuas banyak laki laki bajingan di luar sana ?


Demi Tuhan Irene tidak bisa melakukan nya.


Melihat Irene yang terus menangis seperti itu membuat Nathan tidak tega, Tapi ini lah satu satu nya cara untuk mereka bisa bersatu kembali.


" Bawa dia ke Pulau Pribadi ku, Aku tidak mungkin menemui nya secara langsung, Dia pasti akan kaget. Maka aku akan menemui nya nanti. " Titah Nathan dari balik Earphone yang di kenakan anak buah nya.


Mereka hanya mengangguk dan melaksanakan tugas nya, Karena memang saat ini Nathan memerintahkan mereka untuk membawa Irene alias Nia ke pulau pribadi nya.


Ya, Nathan sudah memutuskan untuk mengurung Irene di pulau tersebut, Dia akan menemui nya nanti pula.


" Kau akan merasakan pembalasan dari ku Max ! Akan ku pastikan kau mendapatkan hukuman nya !" Nathan mengepalkan kedua tangan nya saat mengetahui berita, Bahwa kemungkinan besar Irene telah di setubuhi oleh Max.


Bukan hanya itu saja, Max juga seorang Player, Dan itu membuat nya semain marah.


Marah dengan keadaan yang membuat Nia nya terjerat dengan pria bajingan itu.


" Aku akan membalaskan dendam mu Nia, Aku akan membalaskan nya untuk mu ! Aku akan menghancurkan pria bajingan itu. Aku janji sayang. " Nathan meremmas ponsel nya, Sorot mata nya menajam. Dia tidak habis pikir apa yang membuat Irene bisa terjerat dengan semua ini ?


Kenapa bisa ??


Kenapa dia tidak menemukan Irene lebih awal dan menyelamat nya ?? Jika begini ? Kemungkinan besar Nia nya sudah tidak perawan lagi dan itu menyakitkan untuk nya.


" Maafkan Kakak Nia, Maafkan Kakak Joanathania . " Air mata Nathan keluar dari sudut mata nya.


Dia sedih sekali dengan semua ini, Hati nya seperti tersayat sayat mendapati adik yang di cari nya selama ini terjerat dengan pria bajingan seperti itu.


" Maafkan Nathan Mom, Dad, Maafkan Nathan yang terlambat menemukan Nia, Maafkan Nathan..." Air mata nya semakin deras turun membasahi kedua pipi nya.

__ADS_1


Bagaimana cara dia meminta maaf pada kedua orang tua nya ?? Bagaimana dia memohon ampun pada kedua orang tua nya yang sudah meninggal, Bagaimana ???


Kenapa Nia nya harus Irene ?


Kenapa dia harus Irene yang di cintai nya adalah adik kandung nya sendiri, dan bagaimana cara dia menjelaskan pada Irene, Bahwa dia adalah kakak nya ? Kakak kandung nya ?


Hal itu semakin membuat dada Nathan terasa sesak untuk memikirkan nya.


Lain Nathan yang bersedih, Lain pula Max yang mencari keberadaan Irene.


Sudah lebih dari setengah jam wanita itu pergi ke toilet, Namun belum juga kembali.


Max yang sudah bosan menunggu Irene langsung menuju Toilet wanita, Bahkan dia masuk begitu saja tanpa rasa malu sedikit pun untuk mencari Irene.


" Hey Tuan..."


" Diam ! Aku mencari wanita Asia yang memakai gaun hitam, Dimana dia ??" Wanita wanita yang berada di dalam toilet tadi menggeleng tidak tau karena memang saat Irene ke toilet tadi dia hanya sendirian.


Tidak ada orang lain di dalam nya selain diri nya saja.


Max mengepalkan kedua tangan nya, Dia benar benar marah saat ini.


Berani sekali Irene kabur dari nya, Bukan kah sudah di katakan nya ? Jika bukan Max sendiri yang membuang nya, Maka jangan harap Irene bisa lepas dari nya.


" Cari wanita itu segera ! Dia telah berani bermain dengan ku ! seret dan bawa dia ke hadapan ku secepat nya ! Aku ingin secepat nya !!" Max langsung mematikan sambungan telepon nya.


Dia benar benar marah saat ini, Dia akan menghukum Irene dengan seberat berat nya karena telah Berani kabur dari nya.


" Kau akan mendapatkan hukuman nya Irene ! Aku pastikan itu !" Untuk pertama kali nya Max menyebut nama Irene setelah lebih dari 3 bulan dia mengurung Irene dalam belenggu nafsu setan nya itu.


Dia tidak terima ! Irene telah mencoreng harga diri nya, Irene akan mendapatkan hukuman nya untuk itu


" Kau akan ku beri pelajaran karena telah Berani lari dari ku !" Kedua tangan Max terkepal erat, Urat urat nya menonjol dan rahang nya mengeras.


Dia sangat marah saat ini, Benar benar marah karena Irene berani kabur seperti yang di pikirkan nya.

__ADS_1


...❤️🤍...


__ADS_2