IRENE ( Wanita Pemuas Presdir )

IRENE ( Wanita Pemuas Presdir )
Anak Aktiv


__ADS_3

Hari begitu cepat berlalu, Waktu terus berputar hingga membuat kehidupan rumah tangga Irene dan Max telah menginjak usia pernikahan ke 6 tahun.


Begitu hari yang berlalu, Begitu juga kehidupan Irene dan Max yang begitu banyak perubahan karena anak anak mereka.


" Maxim, Celine, Ayo sarapan anak anak, nanti kalian terlambat sekolah sayang. "


" Celine masih mengantuk Mom, "


" Max juga Mom..." Begini lah setiap paginya kegiatan Irene yang mengurus anak-anak sekolah, suami dan urusan rumah tangga lainnya lagi.


" Mau makan atau Mommy sita semua gadget nya ?? atau Mommy adukan pada Daddy ??"


" Daddy, Anak anak tidak mau makan. " Irene mulai berteriak memanggil suami nya yang belum juga turun dari kamar mereka.


Tak lama Max pun turun dari kamar mereka dengan pakaian yang belum terpasang rapi, bahkan dasi nya juga tidak terpasang dengan benar.


" Ada apa sayang ??" Mendengar suara dari Daddy mereka membuat Maxim dan Celine langsung menyantap sarapan mereka.


" Nah kan ?? Jika sudah mendengar suara Daddy kalian akan langsung memakan sarapannya tanpa drama lagi ??" Melihat anak anaknya makan dengan lahap membuat Max terlihat begitu bahagia.


Karena setiap hari, Dirinya akan di isi dengan tingkah laku luar biasa anak anaknya.


" Sarapan yang lahap anak anak, Nanti akan Daddy belikan--"


" Tidak !! Jangan membelikan apapun lagi untuk anak anak ! Mainan atau gadget lainnya lagi. Mereka tidka mau makan dan tidur larut malam setiap harinya. Mereka selalu berlari setiap kali aku menyuruh mereka makan. " Mendengar aduan dari Mommy mereka, Membuat kedua anak anak itu langsung tertunduk karena takut jika Daddy-nya marah nanti.


" Benar kah itu anak anak ??" Tanya Max pada anak anaknya yang masih tertunduk karena tidak berani menatap ke arahnya.


" Anak anak ???" Panggil Max lagi pada kedua anaknya.


" Sorry Dad..." Max menghela nafasnya berat karena memang pasti beban istrinya berat sekali.


Mengurus anak anak dan rumah, Belum lagi mengurus dirinya membuat Max tidak bisa berbuat apa apa lagi.


Karena memang dia sibuk bekerja dan Irene yang mengurus anak anaknya di rumah dan segala mengantar ke sekolah juga.


" Dua hari yang lalu anak anak membuat ulah di sekolah, Dimana Celine mengigit tangan temannya dan aku harus terpaksa datang ke sekolah. "

__ADS_1


" Benarkah itu Baby ??" Max beralih pada anak perempuannya yang memang sering berbuat ulah jika di sekolahnya.


" Maaf Dad, Tapi teman Celine yang nakal, dia membuat seragam Celine kotor, "


" Tapi kenapa harus mengigit tangannya ??" Tanya Max lagi dengan pada putri kecilnya yang sangat aktif dengan dunianya.


" Bukan hanya sekali Dad, Tapi Lily yang nakal, dia sering mengganggu Celine. "


" Sudah sudah, Jangan membahas ini lagi. Ayo sarapan, nanti terlambat. " Irene pun mengakhiri pembicaraan mereka pagi ini dengan semua drama rumah tangga dan isinya.


Dimana Maxim yang terlalu diam dan terkesan bebal, Lalu Celine yang luar biasa aktifnya, belum lagi sifat melawannya.


Jika tidak sabar sabar sudah Irene gigit anaknya itu sangking gemasnya.


" Sudah ini bekalnya masing masing, Dan jangan lupa di habiskan. "


" Yes Mom !!" Jawab ketiganya membuat senyum Irene langsung mengembang sempurna.


Ada kesal, dan ini lah yang membuatnya senang, anak anak dan suaminya yang begitu kompak membawa bekal dan selalu menghabiskannya.


" See you Mommy..."


Cup...


Celine memberikan kecupan Pada Mommy-nya seperti biasa.


" Aku sayang Mommy ..."


Cup...


Maxim pun memberikan kecupan di pipi kanan Mommy-nya karena Celine sudah mencium pipi Kiri sang Mommy.


" And I Love you more My Love..." Ucap Max pada istrinya seperti biasa.


Tapi ada yang belum dilakukannya pada Irene pagi ini.


" Anak anak, Close your eyes Baby..."

__ADS_1


" Yes Dad !!" Max dan Irene pun langsung tersenyum dengan tingkah kedua anak mereka.


Cup...


Max memberikan ciuman di bibir istrinya bukan hanya kecupan seperti yang di lakukan anak anak mereka tadi.


" Aku mencintai mu Sayang .."


" Aku juga..." Balas Irene dengan senyum merekah di bibirnya.


Begini lah kegiatan mereka sebelum berpisah di pagi hari.


Tapi hari ini Irene libur mengantar anak anaknya sekolah karena dia akan membuat Makanan untuk makan malam di rumah nya, Karena malam ini kakaknya akan datang bersama anak anaknya juga.


" Daddy sudah belum ?? nanti kami terlambat..." Suara Celine membuyarkan pasangan suami istri yang selalu di mabuk asmara itu.


Gelora cinta mereka tidak pernah padam, Usia mereka yang semakin tua semakin membuat ikatan cinta mereka semakin kuat.


Bahkan Irene juga semakin cantik dan elegan, Dia menjelma menjadi wanita dewasa yang sering mendampingi suaminya bertemu dalam acara acara besarnya.


" Oke oke, Sudah...Open your eyes. "


" Akhirnya, Selesai juga. Padahal kami tau apa yang Daddy lakukan pada Mommy tadi, Daddy curang ! Daddy tidak mencium pipi Mommy, Tapi Daddy mencium bibir Mommy. Bahkan Daddy juga---"


" Stop oke !! Ayo kita berangkat. " Max pun langsung membawa anak anaknya agar tidak semakin membuat istrinya tersipu malu dan merona seperti itu.


" Mommy, We love you..."


" Love you too..." Balas Irene pada ketiga orang yang di cintainya.


" Huh, Anak anak ku memang luar biasa seperti itu, Apalagi Daddy-nya, Aku semakin mencintainya setiap hari. " Jika Irene dan Max hidup di Indonesia, Maka Irene akan di katakan bucin terhadap suaminya.


Bukan hanya itu saja, Max juga adalah pria bucin terhadap istrinya.


Maka bisa di katakan bahwa mereka adalah pasangan bucin.


...⭐⭐⭐ ...

__ADS_1


__ADS_2