IRENE ( Wanita Pemuas Presdir )

IRENE ( Wanita Pemuas Presdir )
Irene ?


__ADS_3

Max tengah mengunjungi Pertambangan nya, Entah apa yang membawa nya ke negara ini.


Dia juga memiliki Villa nya disana, Mungkin liburan disana bisa membuat mual dan muntah nya bisa hilang nanti nya.


" Kita langsung ke villa Tuan ?" Tanya supir nya yang membawa Max ke Canada.


" Ya ! Bawa aku melihat air terjun, Aku ingin menghirup udara disini. " Max memberi perintah pada supir nya,


Pagi ini, Cuaca sangat bagus, Rasa nya Max ingin menetap disini untuk sementara waktu, Mungkin dia butuh liburan nya saat ini.


Sepanjang menuju Villa nya, Max sangat menikmati udara dan pandangan di sekitar nya,.


Cukup membuat nya tenang, Tapi Tidka juga karena jauh di ujung hati nya yang membeku karena kepergian Irene membuat nya seperti mati rasa lagi.


Dia mengepalkan kedua tangan saat kembali mengingat senyuman Irene, Semua perhatian wanita yang kembali meninggalkan nya itu.


Max kembali marah, Dia dua kali di tinggalkan oleh wanita yang sama, Dulu saat usia nya masih 7 tahun, Dan kini saat usia nya 23 tahun.


" Kau memang ahli nya menghancurkan hati ku ! selamat karena telah berhasil menghancurkan hidup ku, Kau membuat nya semakin berantakan !" Gumam nya lagi sambil terus memindai jalanan yang tengah di lewati nya saat ini.


Dan saat dia melewati jalanan itu, Dia seperti melihat wanita cantik tengah memakai gaun putih dan kulit nya begitu bersinar tengah berada di Padang rumput yang hijau.


Dia berdiri membelakangi nya, Terlihat seperti Irene, Tapi apa itu mungkin ??



Karena tidak ingin terlalu memikirkan nya, Max mengalihkan pandangan nya dari wanita itu,.


Karena tidak ingin merasakan sakit nya lagi, ,namun saat dia melihat ke kaca spion, Dia melihat bahwa wanita itu berbalik arah pada nya, Dan betapa kaget nya dia saat mihat wanita yang memakai topi tadi terlihat wajah nya saat Topi nya terbang karena angin yang bertiup kencang pada nya.


Dan terlihat lah sudah wajah wanita itu, Irene, Ya itu Irene, Itu wanita yang di cari nya selama beberapa bulan ini.


Wanita yang telah membuat nya kalang kabut seperti orang gila yang susah tidur,susah makan, Susah segala nya ternyata di disini, Di tempat yang sangat malas di kunjungi nya ini


" Hentikan mobil nya !" Mobil yang di kendarai supir nya pun langsung berhenti sesuai dengan perintah sang Tuan.


Saat mobil berhenti, Max langsung keluar dari dalam mobil dan melihat sekali lagi, Bahwa itu Irene atau bukan.


" Irene..." Gumam nya lagi, Dia mendekati wanita itu dan saat sudah dekat, Dia menunggu apakah itu benar benar Irene atau bukan ??


Dari jarak 5 meter, Max menatap wanita cantik yang membuat nya seperti orang gila yang terus terusan marah hanya karena tidak bisa memakan apapun jenis makanan itu kecuali roti dan susu saja.


Karena di yakini nya, Hanya roti dan susu yang tidak pernah di buatkan Irene pada nya.


Selain itu, Dia pasti akan memuntahkan semua nya begitu saja saat telah masuk ke dalam mulut nya.


" Irene..." Max langsung berlari ke arah wanita yang tengah mengenakan gaun tadi, Dia langsung memeluk wanita yang tanpa sadar sangat di rindukan nya itu.

__ADS_1


" Kenapa meninggalkan ku ?? Kenapa pergi dari ku ? Tidak tau kah kau bahwa aku tersiksa tanpa mu ? Aku merindukan mu !" Max terus memeluk tubuh irene, Tubuh yang di rindukan nya, selama ini.


Di hirup dalam dalam aroma tubuh wanita yang berada di dalam pelukan nya ini, Dia benar benar menikmati aroma Irene yang menenangkan bagi nya.


Aroma tubuh Irene yang khas dan bercampur keringat membuat nya merasa damai, Apalagi dia bisa kembali memeluk nya.


Tapi tunggu, Sejak kapan dia pernah memeluk Irene ? Dia tidak pernah memeluk Irene sebelum nya.


Hanya Irene lah yang memeluk nya jika dia benar benar sudah tidur, Dan itu tidak pernah di ketahui nya sedikit pun.


" Kenapa tidak membalas pelukan ku ?? A-aku merindukan mu. " Ucap Max sambil mengurai pelukan nya.


Di tatap nya wajah Irene yang memang sangat di rindukan nya, Apalagi wajah cantik yang selalu tersenyum pada nya walau dia selalu menyakiti hati nya.


" Ma-maafkan aku Irene, Maafkan aku, Aku bersalah karena telah menyakiti mu. Maafkan. " Tetap tidak ada reaksi apapun yang di tunjukan Irene pada nya.


Hanya wajah sendu penuh kecewa yang terlihat di mata Max.


Mata hutang nya tidak lagi berbinar, Kini malah menampakan kesedihan nya yang sangat mendalam.


" Irene .." Panggil Max hendak menyentuh wajah cantik nya, Tapi apa yang di dapatkan nya ?


Irene malah menghindar dari nya, Bahkan Irene juga memundurkan satu langkah kaki nya agar tangan Max tidak bisa mencapai wajah nya.


" Kenapa ?? Aku merindukan mu, Tidak kah kau merindukan ku ??" Tanya Max yang merasa sakit hati saat Irene menolak untuk di sentuh nya.


Sebegitu salah nya kah dia hingga Irene menolak nya ?


" Kenapa menolak ku ? Bukan kah sudah ku katakan aku meminta maaf ? Aku menyesali semua nya, Aku tau aku bersalah, Dan---" Max menatap perut Irene yang membuncit di balik gaun putih yang tengah di kenakan nya.


Melihat Max menatap perut nya membuat Irene takut, Irene takut Max akan mengambil anak nya, Tidak ! Irene tidak akan membiarkan nya.


Melihat Irene yang seperti ketakutan membuat Max semakin penasaran dengan nya.


Apa yang terjadi ??


" Irene, Kamu kenapa ???"


" Mundur, " Max kaget saat mendengar Irene menolak nya lagi.


Bahkan kini wanita itu semakin ketakutan pada nya.


" Irene, Kamu mau kemana ???"


" Lepas kan aku !!! Aku membenci mu !" Max tidak menyangka jika wanita ini membenci nya.


Dia mengatakan membenci Max bukan ??

__ADS_1


" Irene...Maafkan aku, "


" Lepaskan aku, Aku mohon, ,lepas kan aku. "


" Tidak, Aku tidak akan melepaskan mu, Aku benar benar minta maaf pada mu, Aku telah salah. " Max terus meminta maaf pada nya.


Tapi Irene tetap tidak ingin mendengar nya, Bahkan dia juga tidak ingin memaafkan nya.


Dia sudah hidup bahagia disini, Jadi jangan ganggu dia lagi.


" Aku mohon lepaskan aku, " Melihat Irene yang terus memohon pada nya membuat Max melepaskan pegangan tangan nya di lengan mungil Irene.


Merasa Max melepaskan cengkraman nya membuat Irene langsung berlari meninggalkan nya.


Melihat irene berlari membuat Max panik, Apalagi saat mihat ibu dari anak nya itu berlari dengan perut buncit nya, Itu bisa berbahaya bagi Irene dan bayi nya nanti bukan.


" Irene, Jangan berlari, Ingat kandungan Kamu. " Irene tidak memperdulikan nya lagi.


Dia terus berlari sebisa nya, Hingga dia sampai di ujung jurang yang di bawah nya ada sungai yang sangat bersih itu.


" Irene, Ayo sini, Itu berbahaya. " Irene menggelengkan kepala nya.


Dia tidak ingin ikut dengan Max yang kejam menyiksa nya, Perasaan nya dan hati nya.


" Irene, Maafkan aku, Aku bersalah, Aku telah menyakiti hati mu. "


" Aku membenci mu. "


" Iya, Aku tau, Benci aku, Tapi jangan membahayakan kandungan mu dan diri mu sendiri. " Max terus maju begitu juga dengan Irene, Dia semakin berlari saat Max hendak menangkap nya.


" IRENE !!!!"


" Aaakkkhhhh !"


Byur...


" IRENE !!!!" Teriak Max saat melihat Irene tercebur ke dalam air sungai di bawah sana, Irene nya...


" Huh...!" Nafas Max memburu saat dia tersadar dari mimpi nya.


Kenapa mimpi nya terasa sangat nyata sekali ??


Irene tercebur ke sungai dan hanyut ??


" Mimpi apa itu ?? Apa arti mimpi ini ? dan ???" Max kembali mengingat dalam mimpi nya jika perut Irene memang buncit.


Berarti Irene memang benar mengandung anak nya saat ini.

__ADS_1


" Bawa aku ke Swiss sekarang juga ! Siapkan pesawat nya ! aku tidka mau tau !! Siapkan segala nya saat ini. !" Max langsung memutuskan sambungan telepon nya begitu saja saat telah memberi perintah pada anak buah nya.


...🤍❤️...


__ADS_2