IRENE ( Wanita Pemuas Presdir )

IRENE ( Wanita Pemuas Presdir )
Siksaan


__ADS_3

Max benar benar tersiksa dengan semua yang di alami nya saat ini, Dia terus saja mual dan muntah sepanjang hari.


Dan dia juga tidak bisa makan apapun, Hanya susu dan roti tawar saja, Buah juga harus sesuai dengan potongan nya.


Entah mengapa dia selalu mengingat bagaimana potongan buah yang di buat kan Irene untuk nya.


Kini, Max semakin brutal, Dia mengamuk hanya karena makanan, Dan itu terjadi setiap hari nya.


" Aku bilang potong buah nya dengan benar ! Bukan seperti ini ! " Bentak nya untuk yang kesekian kali.


Hanya ingin memakan buah pun dia harus sesuai dengan yang di buatkan Irene pada nya.


Luar biasa sekali bukan ? Apa ini ?? Kenapa dia terus terusan mengingat irene ? Bagaimana diri nya yang di layani dengan sepenuh hati.


Bahkan tatanan rambut nya saja pun tidak bisa di buat nya lagi.


Max terlihat sangat kacau ! Penampilan nya benar benar kacau !


Karena selama beberapa bulan ini dia sudah terbiasa dnegan Irene, Semua yang di lakukan wanita itu terus saja berputar di ingatan nya hingga membuat nya di rundung rasa bersalah yang sangat luar biasa sesak nya.


Dada nya sesak setiap kali mengingat bagaimana bejat nya dia menyiksa Irene setiap malam dengan nafsu setan nya.


Bahkan dia tidak memperdulikan lagi bagaimana wanita itu menjerit dan merintih karena nya, Max menyesali semua itu.


Mamak Online Be Like : Kalau sudah tiada baru terasa ! Halah ! Basi penyesalan mu Nmax ! Maaf mu tidak di terima dan aku akan tetap ingin memukul kepala mu dengan linggis atau cangkul di ladang !


" Dimana kau Irene ? Dimana ?? Aku merindukan mu, Bahkan aku tidak bisa makan dengan baik !" Lirih Max kembali merebahkan tubuh besar nya di kasur nya.


Tapi ini kenapa bau nya berbeda ?? Seperti nya ???


Sialan ! Siapa yang mengganti sprei tempat tidur nya ??


Dia kembali turun ke bawah untuk mencari tau siapa yang telah berani mengganti sprei kasur nya.


Saat dia turun ke bawah, Semua orang kembali ketakutan melihat nya.


Ada apa lagi ini ? Bencana apa lagi yang menghampiri mereka ??

__ADS_1


" Siapa yang mengganti sprei kasur ku ??" Tanya Max dengan menggebu.


Dia marah, Karena tidak lagi mencium aroma Irene di kamar nya, Apalagi semua sudah berubah, dari mulai gorden, Karpet, Sarung bantal sofa semua sudah berganti.


" Siapa yang membereskan kamar ku yang mengganti semua nya ???" Mereka semua diam tidak ada yang berani menjawab nya.


" Aku tanya siapa yang membereskan kamar ku sialan ???!!!" Dia begitu marah saat kembali ke kamar nya semua sudah berganti.


Semua nya bersih.


" Maaf Tuan,--"


" Kau di pecat dan pergi dari rumah ku !!!" Max sudah tau apa alasan yang akan mereka lakukan, Maka untuk itu dia tidak ingin mendengarkan penjelasan nya lebih jauh lagi.


Logika nya masih berjalan, Jika dia meminta memasang balik itu tidak mungkin karena dia pasti menemukan jawaban yang tidak di inginkan nya.


Max pun bingung, Dia tidak tau kenapa mood nya mencari hancur berantakan begini ?? Dia benar benar Tidka terkendali hanya karena potongan buah, Mie yang tidak sesuai, Dan banyak lagi.


Banyak lagi drama kehidupan Max setelah di tinggalkan Irene.


Dia benar benar tidak bisa mengendalikan diri nya saat ini.


Dan lihat, Ternyata pria itu sedang tidka baik baik saja.


" Bawa aku makan makanan manis ! aku ingin jelly buah yang segar, Aku ingin segala jenis makanan yang terbuat dari mangga ! Pastikan mangga itu manis dan asam bersamaan ! Jika sampai mereka gagal, Tutup tempat mereka !" Boy bingung harus melakukan apa saat ini.


Karena berita yang akan di sampai nya saat ini lebih penting dari sekedar keinginan Max.


" Kapan anda berhubungan badan dengan Irene ??"


Deg !


Max mengalihkan pandangan nya menatap sengit pada anak buah nya ini.


Kenapa dia berani sekali bertanya pada Max seperti ini ?


Max tau bahwa dia memang laki laki penyuka lubang kenikmatan itu, Tapi itu privasi jadi menurut nya tidak pantas di ceritakan lagi.

__ADS_1


" Berani sekali kau hah ???! Apa maksud mu bertanya seperti itu pada ku ?? siapa kau Bernai ikut campur dalam urusan ku ??!" Max langsung menodongkan pistol nya di kening Boy yang telah berani memasuki area pribadi nya.


Max tidak suka itu !


" Maaf Tuan, Tapi saya bertanya seperti ini untuk kebaikan Tuan. "


" Kebaikan apa maksud mu hah ? Kebaikan bahwa aku harus melampiaskan hasrat ku seperti biasa nya ?? Iya ?? Kau ingin mencarikan ku seorang wanita ??" Boy menggelengkan kepala botak nya.


Karena memang bukan itu maksud nya.


Brugh...


" Pergi dari kamar ku ! Jangan muncul di hadapan ku !"


" Tapi Tuan, Saya bertanya seperti itu karena kata istri saya, bisa jadi anda mengalami kehamilan simpatik, Dimana--"


" Kau mau bilang jika Irene hamil begitu iya ??" Terpaksa Boy mengangguk karena memang itu yang di pikirkan nya saat ini.


" Itu tidak mungkin, Karena aku yang mengajak nya kerumah sakit untuk mencegah kehamilan nya Lalu-- Oh **** !!" Umpat Max saat dia mengingat bahwa dia hanya sekali membawa Irene kerumah sakit untuk melakukan suntik pencegah kehamilan, Namun tidak lagi di lakukan nya beberapa bulan yang lalu.


" Jika benar Irene hamil ! Cari dia, Aku Tidak perduli bagaimana pun cara nya temui dia !! Kerahkan semua anak buah, Jika memang harus, Sewa anggota Klan Alexander untuk membantu ku ! Cari seluruh penjuru dunia ini, Karena aku yakin dia tengah bersembunyi dafi ku, Itu pasti !!"


Max sangat yakin bahwa Irene Tidka jauh dari nya, Dimana negara negara tempat aset Jonathan berada disana lah mereka mencari nya.


Pasti ada di salah satu nya.


" Dan satu lagi Tuan, Barang Narkoba kita bagaimana ??" Tanya Boy pada Bos nya.


Dia kembali teringat dengan kata kata Alex dan Sky waktu acara pesta dimana Irene juga pergi meninggalkan nya.


" Aku tidak ingin terlibat lagi dengan barang haram itu ! Aku mengakhiri nya, Aku ingin fokus pada perusahaan ku, Dan mencari Irene ! Aku ingin bertemu dnegan nya secepat mungkin ! Jangan buang waktu dan bawa semu anak buah kita !"


" Baik Tuan, Saya permisi Tuan..." Boy pamit dari hadapan Max.


Setelah itu, Max kembali berpikir dengan logika nya, Bagaimana jika memang Irene hamil ? Dan mengandung benih nya ? Itu arti nya mereka akan memiliki bayi ?


Tapi bagaimana bisa ?? Kenapa dia bisa melupakan nya Begitu saja ?

__ADS_1


Bahwa Irene harus menjalani suntik secara berkala, Demi mencegah nya hamil, Tapi Max melupakan nya, dan berakibat buruk pada kehidupan nya saat ini.


...🤍❤️ ...


__ADS_2