
" Kak..." Panggil Irene pada kakak nya yang dia tau saat ini pria ini sedang tidak baik baik saja sekarang.
" Ya..." Jawab nya sambil menghirup dalam dalam nafas nya dan kembali mengembuskan nya.
Bahkan Nathan juga tidak ingin melihat adik nya ini, Dia tidak sanggup untuk menahan air mata nya yang kapan saja siap tumpah.
Dia tidak tidak merusak riasan adik nya yang sudah sangat sempurna ini.
Kini kedua nya tengah menunggu waktu yang tepat untuk melangsungkan pernikahan kedua mempelai itu.
Dimana nanti Nathan sendiri lah yang akan mengantarkan Irene pada pria yang akan menjadi suami nya nanti.
Berat sekali rasa nya, Tapi ini memang harus bukan ??
Jadi sebisa mungkin Nathan menahan semua perasaan ini.
" Kak...Jangan menangis..." Irene memeluk Nathan yang terlihat menahan tangis nya sejak tadi.
Akhir nya air mata yang berusaha di tahan nya sejak tadi jatuh juga.
Nathan pun meneteskan air mata nya saat mendapatkan pelukan seperti ini dari adik satu satu nya.
" Jika dia menyakiti mu, jangan pernah pernah lari kemana pun, hubungi kakak, Maka kakak akan menjemput mu saat itu juga. Kakak akan membawa mu pergi dari nya jika suatu saat dia menyakiti hati mu lagi. " Irene pun menganggukkan kepala nya dalam pelukan Sang kakak.
Dia juga berusaha untuk menahan tangis nya agar tidak merusak semua yang telah melekat di tubuh nya saat ini.
" Jangan pernah putus untuk mendoakan ku, Aku juga tidak akan melupakan kakak, Dia kan aku agar aku bisa berjalan bersama nya, merangkul nya dan melewati semua cobaan kelak yang datang menghampiri kami. " Saat kedua nya tengah larut dalam suasana haru, Cristine datang dan memberi tahu bahwa waktu nya sudah tiba.
__ADS_1
" Sudak waktu nya sayang..."
" Aahh...Ya, Aku akan bersiap lagi. " Nathan langsung menghapus air mata nya dan membiarkan Irene kembali di rias, Mungkin ada yang kurang dan rusak karena suasana haru mereka tadi.
" Rela kan Irene, Biarkan dia menjalani hidup baru nya sebagai seorang istri, Kita hanya bisa memantau nya dari jauh, Ikhlas kan dia untuk menjalani hari hari nya, Doa kamu lah yang terbaik saat ini, Karena hanya kamu lah keluarga nya saat ini. "
" Taruma kasih karena telah menerima ku dan adik ku, Terima kasih karena telah menerima pria yang begitu banyak kekurangan nya ini. "
" Simpan rasa terima kasih kamu, Perjalanan kita masih panjang, dan ayo, Waktu nya sudah hampir tiba. " Nathan dan Cristine bersiap untuk menjadi pendamping untuk Irene hari ini.
Kedua nya berjalan menghampiri Irene dan kali ini, Nathan sendiri lah yang akan mengantarkan adik nya pada Max nanti nya.
Kini, Irene sudah berjalan menuju ke arah Nathan yang sudah menunggu nya di depan sana, Dan Nathan lah yang nanti nya akan mengantarkan nya untuk bersama Max yang terlihat begitu gagah di ujung sana dengan jas hitam mengkilap yang membalut tubuh kekar nya.
Nathan berusaha menguatkan hati nya saat melihat Irene yang berjalan begitu anggun menuju ke arah nya saat ini.
Air mata nya kembali menetes saat melihat adik nya yang semakin dekat berjalan ke arah nya.
Dan saat Irene sampai di dekat nya, Tangan Nathan bergetar menyambut nya.
Dada nya terasa sesak sekali, Tapi dia harus kuat bukan ?? Dia harus kuat demi semua ini ??
Sekuat tenaga Nathan menguatkan hati nya dan memaksakan senyuman nya pada Irene, Begitu juga dengan Irene
Dia juga melakukan hal yang sama dengan kakak nya,.
" Terima kasih telah menemukan aku kembali kak, Terima kasih atas semua rasa kasih sayang kakak, Berkati aku dalam setiap doa kakak..." Ya Tuhan...
__ADS_1
Sakit sekali hati Nathan saat mendengar tutur kata adik nya yang begitu menyentuh hati nya.
" Ya, Kakak akan selalu mendoakan mu, Dan hidup lah dengan bahagia, karena kakak akan selalu bahagia setiap kali melihat mu bahagia dan tersenyum dengan begitu cerah, Kakak yakin bahwa saat ini Mommy dan Daddy ikut bahagia melihat kebahagiaan mu saat ini, Berbahagialah sayang..." Irene menganggukkan kepala nya.
Mereka kembali berjalan hingga benar benar sampai pada pria yang sudah menunggu mereka, Lebih tepat nya menunggu sang adik yang akan di serah kan nya sesaat lagi.
" Tolong jaga permata hati kami semua, Jangan pernah sakiti hati nya, Karena sejati nya kami tidak pernah menyakiti hati nya, Aku sudah mengatakan nya pada mu, Kelak jika kau tidak mencintai nya lagi, Jangan katakan apapun pada nya, Tapi katakan pada ku dan aku akan menjemput nya dan membawa nya kembali pulang, Jangan pernah membuat nya menangis lagi, Karena Mommy dan Daddy ku tidak pernah membuat nya menangis. " Suara Nathan yang bergetar membuat genggaman tangan Irene semakin menguat di tangan nya .
Dia juga sama, Dia tidak menyangka jika Nathan begitu sangat luar biasa menyayangi nya seperti ini.
" Aku berjanji akan terus mencintai nya, Aku akan selalu melindungi nya dan tidak akan pernah menyakiti hati nya. Karena aku sangat mencintai nya. " Jawab Max dengan begitu tegas.
Tidak ada keraguan sedikit pun dari kata kata nya, Walau dia tau bahwa saat ini dada nya begitu bergemuruh karena melihat air mata yang menggenang di kedua pelupuk mata wanita yang sebentar lagi akan menjadi istri bay secara sah di mata hukum, Dan agama.
" Sekarang, Aku serahkan tanggung jawab terakhir ku pada mu, Ku serahkan adik ku pada mu, dan tolong jaga dia. " Nathan benar benar menyerahkan Irene pada Max seutuh nya.
Setelah itu dia langsung pergi meninggalkan altar dimana tempat kedua pasangan yang sebentar lagi akan menjadi suami istri yang sah.
Nathan kembali pada istri nya dan langsung memeluk tubuh Cristine.
Dia benar benar menumpahkan tangis nya di dalam dekapan hangat sang istri.
" Its oke, Kamu adalah pria hebat, Kamu kakak yang paling hebat sayang, Kau sudah melakukan tanggung jawab mu sebagai wali untuk Irene, Jadi biarkan dia bahagia bersama suami nya, Jangan biarkan ada air mata kesedihan, Jika pun itu ada, Biarkan air mata itu adalah air mata kebahagiaan. "
" Terima kasih karena telah menerima ku, Aku tidak tau apa yang ku rasakan saat ini pada mu, Tapi aku menyayangi mu, dan semoga rasa perasaan itu berubah menjadi cinta, Dan tolong ajari aku untuk mengerti arti cinta, Bagimana rasa nya mencintai dan di cintai. Karena aku sama sekali tidak mengetahui apa itu cinta. "
" Mari sama sama belajar untuk semua ini, " Nathan dan Cristine kembali fokus pada cara pernikahan adik mereka itu.
Dimana Irene terlihat sangat luar biasa cantik nya persis seperti princess dan Max yang terlihat begitu gagah nya bersanding dengan Irene.
__ADS_1
...🤍🤍🤍...