
.
.
.
.
.
"da...da..da...." suara bayi pun terdengar seperti sedang bercakap-cakap. Jojo yang penasaran menuju suara itu dan dia cukup terkejut akan sosok wanita pujaan hatinya Clarissa sedang tertidur disebelah Arjuna sang buah hati. Wajah ceria terpancar diwajah Jojo.
"Hai baby. Nice to see you..." bisik Jojo karena takut Clarissa terjaga karena suara asing yang hadir dikamar itu.
"Wa..wa wa wa...." seakan mengerti ucapan Jojo bayi itu kem.bali berceloteh dan mengangkat kedua tangannya meminta untuk digendong. Dan benar saja bayi itu kegirangan saat digendong oleh Jojo.
"Kau mau aku jadi ayahmu Juna.." tanya Jojo.
"hahaha..." bayi itu hanya merespon dengan tawanya yang begitu menggemaskan. Yang membuat Jojo tak tahan untuk menciumnya dengan begitu gemas.
Mereka bermain cukup lama dikamar itu membuat Juna pun kembali menguap. Dan Jojo pun menina bobokan Juna dan sebentar saja bocah kecil itu cepat sekali terlelapnya. Jojo pun dengan hati-hati meletakkan Juna disamping ibunya. Tapi entah mengapa bocah itu tak melepaskan genggamannya pada kalung yang dipakai Jojo. Membuat pria itu juga ikut berbaring disamping mereka berdua. Dipandang wajah mereka begitu lekat dan hatinya begitu berdesir hangat.
deg
__ADS_1
deg
deg
"Apa seperti ini yaa rasanya punya anak dan istri. Ahh..begitu sempurnanya hidupku..." kata hatinya. Senyum manis terpancar diwajah Jojo yang akhirnya mengantarkan mereka kembali ke alam mimpi.
Keesokan harinya..
Sebuah benda berat melingkar dipinggang Clarissa. Melingkar begitu posesif. Namun suara cekikikan terdengar ditelinga Clarissa yang masih belum terjaga itu.
"Ya ampun nyak. Ngapain sih disi..." belum sempat dia melanjutkan kata katanya dia kaget saat melihat Jojo memeluk pinggangnya tentu saja tanpa ada Juna diantara mereka. Tentu saja Juna terlebih dahulu diculik Tamara. Dan dengan tak sengaja melihat Jojo memeluk Clarissa yang tidurnya memunggungi Jojo dan juga Juna yang tidurnya memeluk Jojo pun diambilnya perlahan. Melihat pemamdangan indah dipagi hari sontak membuat ide jahil Tamara dan Gerald yang juga tak sengaja melihat kejadian itu mengambil foto mereka guna barang bukti. Anggaplah seperti itu. Hehehe..
"Aaaaaaaaaaakkkkkhhhh....." Clarissa berteriak kencang dan memekak telinga penduduk apartemen itu. Tak termasuk Juna yang terbahak mendengar teriakan bundanya.
"Aduuh apa sih..haaah!!!!" Jojo tak kalah kaget melihat kedua orangtuanya dan ibu dari Clarissa terkekeh geli memandang mereka. Seolah kepergok sedang berbuat mesum Jojo dan Clarissa sedang menghadapi sidang singkat antara mereka dan para orangtua.
"Mom, it's not what you think.." ujarnya sambil mendesah panjang. Seolah sudah tak merasakan penat karena sakitnya yang mendera dirinya 2 minggu lalu.
"So..apa yang harus daddy perbuat dengan foto ini Jo.." timpal Gerald sambil melempar smartphone miliknya ke anaknya itu.
"Whaaattt!!!" pekiknya tak percaya.
Clarissa yang penasaran pun ikut mengintip posel yang ada ditangan Jojo. Matanya pun membulat dan tiba-tiba memukul sadis Jojo. Karena foto yang dia lihat adalah Jojo sedang memeluk dirinya dan membenamkan wajahnya dipunggung Clarissa.
__ADS_1
"Kampret lu bang ngambil kesempatan dalam kesempitan. Sialaaan.." jeritnya sambil memukul-mukul Jojo. Dan sontak saja pria itu tak sengaja melempar ponsel ayahnya dan buru-buru berlari dan bersembunyi dibalik punggung Bu Roh. Yang tak lain ibu Clarissa.
"Nyak tolong Jojo dong nyak. Jojo ngga kayak gitu kok nyak. Nyak percaya Jojo kan..." cicitnya pada Bu Roh.
"Lu tong nama aja laki. Tetep aja ngumpet dibelakang perempuan. Kagak mau tau gue. Tanggung jawab lu ke anak gue. Biar janda juga anak gue bermartabat.." sindir Bu Roh yang tak seriua tapi memasang wajah serius guna meyakinkan peran yang sedang dia mainkan bersama Tamara dan Gerald.
"Daddy nggak mau tau. Pokoknya minggu depan kalian akan daddy nikahkan. Tak ada penolakan dan tak ada bantahan..!" tegas Gerald pada kedua sejoli yang kepergok mesum padahal nggak..
"whaaaatttt!!!!!!!...."
.
.
.
.
.
like
comment
__ADS_1
vote???
kita tunggu sampe mana bang corona memisahkan kita ye gak eeaaaa😂😂😂