Janda

Janda
eps 55


__ADS_3

kini antoni sudah berada di dalam apartemen sisca masih dengan mode membujuk kekasihnya itu dengan sabar hati semoga saja sisca mau mengerti dengan keadaannya,


"pergi antoni, aku tidak mau melihat wajahmu," ucap sisca sambil menunjukkan antoni pintu keluar apartemen nya,


"sisca dengarkan dulu penjelasanku sayang, " antoni menarik tangan lisa yang menunjuk ke arah pintu apartemen,


"tidak, itu semua sudah cukup jelas bagiku, ah dan jadi ini alasannya kamu tidak mau menikahiku, " kini sisca sudah menjatuhkan air matanya, bahkan itu semua palsu belaka,


"Bujuk aku antoni, " Batin sisca ingin berteriak kegirangan,


"sayang, " bahkan kini antoni sudah duduk di hadapan sisca dengan netra yang menatap lekat sisca,


"dengarkan aku sayang, aku akan menikahimu apapun rintangannya itu dan itu janjiku, " ucapan antoni terdengar begitu tulus dari lubuh hatinya,

__ADS_1


"janji, " ucap sisca sambil menjulurkan jari kelingkingnya, dan antoni langsung menerima dan menautkan kedua jari mereka,


tersenyum menang dengan kepuasan yang sisca dapat hari ini, "tenang sayang sebentar lagi kamu akan memiliki papa, " niatnya untuk menggugurkan anaknya bahkan kini ia urungkan arena mendengarkan janji antoni yang akan menikahinya,


Bahkan malam ini antoni bermalam di apartemen sisca dan memilih abai dengan perempuan yang berada di apartemennya.


pagi ini maira terbangun dengan mata sembab, semalaman ia tak bisa tidur dan ia baru saja terlelap beberapa menit lalu, hatinya masih hancur dengan kejadian malam ini namun apa boleh buat,


maira kembali ke kamarnya dan masuk ke dalam kamar mandi, pagi ini ia ada kuliah pagi namun mengapa hatinya seakan takbingin pergi kulia, "aku malas, " ucap maira sambil memulai ritual mandinya,


"aku harus bagaimana, " maira mencoba berfikir dan berfikir kini dirinya sudah berada di depan meja riasnya dengan rambut yang masih di lilit handuk,


heh, maira mulai mengganti bajunya, " aku harus hadapi ini semua, " tekatnya dan maira kini keluar dari dalam apartemen dan melajukan mobilnya,

__ADS_1


sedangkan antoni kini ia sudah pergi ke kantornya setelah tadi kembali sebentar ke apartemennya untuk mengganti baju ia kembali setelah maira pergi,


"aku harus menjalankan misiku saat ini, " batin sisca dan ia mulai mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang.


"Bersiaplah, kita akan mulai sekarang, tunggu aku di sana dan aku akan share lock sekarang," sisca memutuskan panggilannya sambil tersenyum,


tak menunggu waktu lama kini sisca sudah bersiap dan langsung pergi meninggalkan apartemennya,


"aku yakin rencanaku pasti akan berhasil, " tertawa renyah sendirian di dalam mobilnya, dan seperti tak sabar maora kini melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi,


setal memutari jalan raya kini mobil sisca sudah berhenti di tempat tujuannya yaitu apartemen antoni,


sisca langsung saja melenggang masuk untuk mencari apartement antoni, dan benar saja di sana sudah ada dua orang suruhannya yang sudah menunggu dirinya, "susah siap, " tanya sisca sambil membuka kaca matanya,

__ADS_1


ke dua suruhannya itu mengangguk mengiyakan ucapan bosnya, sisca mulai menyuruhnya berpose seperti seorang yang sedang berciuman mesra entah apa rencananya kita akan tahu di episode selanjutnya,


__ADS_2