Janda

Janda
eps 30


__ADS_3

maira telah berada di apartement antoni, hari ini ia sengaja memasak banyak untuk makan malam bersama suaminya,


"semoga saja dia suka masakan ku, " maira tersenyum manis sambil mencicip sedikit rasa masakannya,


setelah selesai maira kembali ke dalam kamarnya untuk membersihkan tubuhnya yang terasa sangat lengket akibat seharian berada di luar rumah,


memasuki kamar mandi, maira segera membersihkan seluruh tubuhnya di bawah guyuran air shower,


maira mengganti bajunya dengan gaun selutut, memolesi sedikit wajahnya dengan make up simpel, dan bibirnya ia hiasi dengan liptint, sesederhana itu seorang almaira anastasya,


kini malam semakin menyangsang, maira duduk manis di atas sofa sambil menonton film favoritnya, maira tertawa sendiri sembari sesekali matanya melirik ke arah pintu,


melirik sekilas ke arah jama yang menempel di dinding, "sudh jam segini kenapa dia belum juga pulang, " batin maira, ia kembli mengalihkan pandangannya menutup TV yang menyala di depannya,


kembali tertawa sendiri, tak di pungkiri hatinya menjadi gundah, seseorang yang sedari tadi ia tunggu kehadirannya tak juga menampakkan Batang hidungnya,

__ADS_1


"apa dia terlalu sibuk, " batin maira, ia berdiri dan berjalan ke arah pintu, maira mmbuka pintu apartemen skepalanya celingak celinguk ke arah kiri dan kanan, tak juga ada tanda tanda dari suaminya,


"apa dia takkan pulang, " ucap maira sambil menutup pintu apartemen dan kembali duduk di atas sofa,


"apa jangan jangan terjadi sesuatu padanya, " hati maira menjadi gundah dan tak tenang, ia mondar mandir di depan TV,


maira mengambil ponselnya di dalam kamar niatnya untuk menelpon suaminya, " ah bodoh, aku tak punya nomor ponselnya, " ucap maira sambil menaruh kembli ponselnya di atas nakas,


maira kembali keluar, kini ia duduk di atas kursi meja makan, "nanti kalau aku makan terlebih dahulu, dia akan makan sisa ku, mungkin aku harus menunggu sebentar lagi, " ucap maira, hingga waktu kini semakin larut maira tak sadar kini dirinya sudah terlelap di atas meja makan menubghu kehadiran suaminya yang tak kunjung pulang,.


sepulang dari kantor, antoni bergegas pergi ke apartemen kekasihnya sisca, karena sedari tadi perasaan antoni tak tenang melihat kekasihnya itu merajuk,


beruntung hari ini sisca berada di apartemennya, sebenarnya sehabis di anatar ke apartement sisca memutuskan untuk menghubungi jeff namun sayang ponsel jeff tak kunjung tersambung,


"sayang, " ucap antoni setelah sisca membukakannya pintu, antoni langsung memeluk tubuh kekasihnya dengan erat,

__ADS_1


"maaf, maafkan aku sayang, " ucap antoni sembari terus memeluk erat tubuh kekasihnya,


sisca masih saja cemberut, bahkan ia tak mau membalas pelukan antoni, "pulanglah, untuk apa kamu mencariku, " ucap sisca sambil memakasa untuk di lepaskan,


"sayang, maafkan aku," antoni bahkan sampai memohon untuk di maafkan, padahal ia tak tahu di apartemennya ada seorang wanita yang tengah menunggu kepulangannya,


"sekarang ini aku ada di sini, kau kemana aku akan menurutinya, " ucap antoni sembari melerai pelukannya,


"benarkah, " ucap sisca sumringah,


"ya, " antoni menganggukan kepalanya,


"baiklah kalau begitu aku mau siap siap dulu, " sisca langsung berlari menuju kamarnya di lantai atas,


tak berselang lama sisca sudah siap dengan penampilan yang sangat anggun, cantik, dan sexy bak model papan atas,

__ADS_1


"sudah siap, " ucap antoni sambil memasukkan ponselnya ke dalam saku celana, dan mereka berdua kini berjalan pergi meninggalkan apartement sisca,


__ADS_2