Janda

Janda
eps 65


__ADS_3

keadaan rumah maira masih tegang antoni dengan percaya diri mengeluarkan kata kata mengejeknya, "cih, untuk apa Antoni mempertahankan seorang istri Yang hobinya selingkuh di belakang suaminya dad, " bahkan kini Antoni sampai berdecih di hadapan keluargam maira,


"cukup, " nyonya alina berteriak dengan keras ia tak terima jika sang putri di tuduh seperti itu oleh suaminya sendiri.


"jika kamu ingin memulangka kembal putri saya silahkan. pulangkanlah kami masih menerimanya dengan sangat baik, tapi jangan sekali kali kamu hina anak saya seperti itu, " dada nyonya alina begitu sesak penuturan Antoni membuatnya sakit hati,


tuab Roy masih mendekap maira Yang semakin menangis, kepala maira selalu menggekeng suaranya sudah tercekal seakan tak bisa keluar lagi,


"plakk, " lagi lagi satu tamparan mendarat di pipi Antoni,


"jaga ucapan kamu Antoni, " ucap tuan mario ia seakan sudah habis kesabarannya melihat sikap Antoni seperti ini,

__ADS_1


"jaga, ucapan antoni Yang mana Yang harus di jaga dad bukti nyata sudah ada di depan mata," antoni seakan tak mau kalah dalam hal seperti ini ia terus mengeluarkan kata kata yang membuat pendengarnya sakit hati.


"silahkan kalian semua meninggalkan rumah saya, dan jika kamu ingin menceraikan anak saya tidak mengapa ceraikanlah saya akan menerimanya kembali dan tetap menyayanginya seperti dulu," kini giliran tuan gunawan yang berucap sambil tangannya ia lambaikan ke arah pintu,


"roy, maaf aku tak tahu jika hal ini akan terjadi," ucap tuan mario,


"tidak apa apa ini mungkin memang salah kita yang memaksakan kehendak," tutur tuan roy,


nyonya delya hanya bisa menangis sesegukan ia juga tak bisa mengeluarkan kata katanya hatinya juga skit mendengarkan ucaoan antoni anaknya sendiri,


mobil tuan mario kini melaju meninggalkan rumah tuan Roy dengan perasaan Yang tak menentu, " daddy harap kamu tidak akan menyesali semua ini Antoni, " ucap tuan mario.

__ADS_1


"tidak akan dad, tapi antoni minta satu hal sama daddy jangan halangi antoni untuk menikahi sisca karena sebelumnya antoni sudah mengikuti kemauan daddy," ucap antoni yang duduk di kursi belakang,


tuan mario seakan tak bisa bersuara lagi kepalanya sudah terasa sakit dan berdenyut mendengarkan ucapan antobi dan perbuatannya,


mobil tuan mario sudah berhenti di mansion tanpa mengucap sepatah katapun tuan mario langsung turun Dan membanting pintu mobilnya dengan keras.


begitu juga nyonya delya sekarang seakan ia malas untuk berbicara dengan Antoni,


bahkan kini nyonya delya berjalan masuk rumahnya Dan mengabaikan semua maid Yang memberinya hormat bahkan suaminya sendiri Yang sedang dudik di sofa sambil tangannya memijit plisnya ,


nyonya delya masuk ke dalam kamar ia memuluk lututnya sambil menangis, " apakah dia antoni prajasa Yang aku lahirkan dulu tapi mengapa sekarang kamu berubah nak, kamu bukan lagi Yang dulu sayang, " gumam nyonya delya sambil terus menangis,

__ADS_1


Antoni Yang merasa dirinya sudah mengambil langkah benar terlihat hanya santai walaupun sejujurnya hatinya menolak semua ucapan Yang dengan gamblangnya ia keluarkan di depan keluarga maira,


"aku akan tetap menikahi sisca ada atau tidak ada restu di antara kalian berdua, " ucap Antoni Yang kini pergi meninggalkan mansion tanpa masuk terlebih dahulu walau hanya sekedar meminta maaf kepada orang tuanya.


__ADS_2