Janda

Janda
eps 77


__ADS_3

seharian penuh nindi Dan maira menghbiskan waktu mereka berdua, tak Ada pembahasan penting karena lebih tepatnya maira hanya mendengarkan ocehan tak bermutu dari sahabatnya Yang satu ini, " see u ra, " ucap nindia melambaikan tangannya saat maira keluar dari dalam mobilnya Dan jangan lupakan mereka berdua masih terus di awasi,


"hati hati ya, " maira ikut melambaikan tangannya sambil tersenyum setelahnya nindi pergi meninggalkan rumah maira dengan terus di awasi dari belakang mobilnya,


"tunggu deh, kok ngeri yah, " nindi menambah laju cepat mobilnya membelah jalan raya sendirian, namun sayangnya kini mobilnya bisa di cegat di saat jalanan terligat sepi,


"loh kok, " nindi terlihat sangat takut Dan bahkan kini tangannya smpai gemetar, dua orang lelaki bertubuh kekar keluar dari dalam mobil Yang berhenti tepat di depan mobil nindi, mereka mendekat Dan bahkan dengan berani mengetuk jendela mobil milik nindi,


,"maaf anda siapa Dan mau apa," ucap nindi dengan suara gemetar namun ia tak mau membuka jendela mobilnya ia duduk beringsek sambil memeluk tubuhnya sendiri,

__ADS_1


dua orang bertubuh kekar itu terus saja mengetuk jendela mobil nindi, " maaf om, nindi anak baik ada apa ya apa om om ini mau minta duit iya, " rasa takut nindi semakin terasa dua orang itu sama sekali tidak mau berhenti dengan aksinya saat ini, "keluar, " satu baik kata keluar dari pria Yang mengetuk jendela mobil,


"tidak mau om, " nindi semakin bringsek bahkan kini suaranya tersedat nindi menangis ,"mamaa, " ucap nindi dengan suara keras, jalanan sore terasa mencekal bagi nindi apalagi saat ini tidak ada satupun mobil melintas dari tempatnya saat ini, nindi meraih tasnya Dan mengeluarkan ponselnya, " sial kenapa mati ,"


"cepat keluar, " dengan suara Yang meninggi pria itu bertiak sehingga nindi Yang berada di dalam mobil semakin gemetar tak karuan apalagi ini kali pertamanya ia mendengar suara sebesar itu,


dengan tidak sabaran pepaki itu membuka paksa hingga akhirnya mobil itu bisa terbuka tangan nindi langsubg di seret seat belt langsung terbuka mulut nindi di bekap hingga akhirnya pingsan di temlat dan nindi segera di pindahkan ke dalam mobil lelaki itu, ",tuan target sudah di tangan," lapor lelaki itu


"Bagus,"ucap seseorang lewat sambungan ponsel

__ADS_1


dan mereka langsung pergi meninggalkan mobil nindi dengan pintu yang masih terbuka,


Antoni yang memang sudah berada di apartemnnya kini tersenyum mendengar laporan suruhannya," hem,sebentar lagi mau tidak mau kamu harus kembali jadi milikku maira," antoni tersenyum sambil memainkan ponselnya,


"Dan yah aku ta sabar akan hari itu, " Antoni seakan seperti orang gila hari ini, bahkan ia dengan beraninya menculih sahabat karib dari mantan istrinya Yang bahkan tak tahu menahu masalah dirinya Dan maira di masa lalu,


rencana apa Yang Antoni akan susun hari ini bahkan kerjaannya sudah ia serahkan sepenuhnya terhadap sekertarisnya Dan mau tidak mau sekertaris jordy hanya bisa pasrah dengan semua kemauan tuannya,


nindi terlihat masih pingsan ia di baringkan di atas ranjang King size kamar itu terlihat sangat mewah, ini bukan penculikan sembarangan setelah tugasnya selesai roni Dan joy langaung kekuar Dan menutup kembali pintunya dengan mereka masih menunggu diluar sembari datangnya Antoni untuk menemui mereka berdua.

__ADS_1


__ADS_2