Janda

Janda
eps 88


__ADS_3

,"Tidak maira, aku tidak akan membiarkanmu menikah dengan orang lain selain denganku, " ariel kembali menggenggam tangan maira sumpah adegan mereka ini terlihat menyayat hati bagi siapa saja yang melihatnya, "tidak bisa ariel apakah kamu tidak mengerti dengan apa yang namanya tidak bisa, " maira bahkan membesarkan suaranya di hadapan ariel, ariel menggelengkan kepalanya dengan cepat ia menarik maira, " lepaskan ariel kamu mau membawaku kemana, " teriak maira sambil mencoba melepaskan tangannya namun sayang tangannya tak bisa lepas dari genggaman ariel,


ariel membuka pintu mobilnya dimasukkan maira kedalamnya, dengan berlari ariel juga masuk ke dalam mobilnya, memasangkan seat belt untuk maira ariel kini terdiam smbil melajukan mobilnya, " hiks, ariel pelankan lajunya aku takut, " maira bahkan berpegangan dengan erat ariel begitu kencang melajukan mobilnya, "kamu mau bawa aku kemana riel aku harus pulang ," maira menangis bahkan ariel dengan tidak pedulinya ia terus saja mengemudikan mobilnya hingga beberapa menit berlalu mobil ariel kini berhenti di depan sebuah gedung yang berwarna putih, dengan cepat ariel membuka pintu mobil dan kembali menarik maira masuk ke dalam sebuah gedung itu, "duduk, " maira hanya mengikuti ucapan ariel,

__ADS_1


"Tolong nikahkan kami berdua, " ucap ariel kepada pak penghulu di dalam KUA membuat maira menganga dan langsung menatap ke arah ariel, dan tak lama kemudian terdengar kata SAH dari beberapa petugas kua yang menjadi saksi pernikahan maira dan juga ariel, maira terbengong bibirnya seakan kelu ta bisa mengucapkan sepatah katapun, "kamu sudah menjadi milikku seutuhnya, "ariel berbisik di telinga maira, " bolehkan saya meminta vidio pernikahan yang tadi, " ucap ariel tersenyum kepada petugas kua, " boleh tuan, " hingga akhirnya ariel kembali menarik tangan maira keluar dari gedung KAU saksi pernikahan mereka berdua," ini tidak benarkan ," maira melirik wajah ariel lalu kembali membuang pandangannya ke arah depan,


," tidak sayang, ini nyata," ariel tersenyum sambil menyetir mobilnya sebelah tangannya kini terulur untuk mengelus rambut maira, "kenapa kamu melakukan ini semua, " netra maira masih kurus kedepan, sedangkan Ariel kini menepikan mobilnya ia tatap dengan lekat wajah cantik Yang kini ada di sebelahnya, "lihat aku, " ariel menarik wajah maira lalu ia bawa sebelah tangan maira ke dadanya, " di sini masih ada namamu bukankah itu cukup jelas untuk membuktikan bahwa tidak ada siapapun yang bisa menggantikan tahtamu di hatiku sayang, " hingga satu kecupan mendarat di kening maira,

__ADS_1


tun Bagas dn nyonya Marina kini tengah bersiap malam ini ia akan kembali menemui mantan menantunya untuk memintanya kembali menjadi istri anaknya Antoni, "apa antoni serius dengan ucapannya, "ucap nyonya Marina sambil memasangkan dasi untuk suaminya, "kurasa dia serius, " hingga antoni datang ke mansion sambil berteriak kegirangan, "dad, " terik antoni sambil duduk di sofa,


"dengarkan itu suara putramu yang terdengar sangat bahagia kita harus mendukungnya kembali sayang, " nyonya marina banya tersenyum mendengarkan ucapan suaminya hingga penampilan mereka terlihat perfeck nyonya marina dan tun bagas kini turun untuk menemui putrnya itu.

__ADS_1


__ADS_2