
tuan roy memperbaiki cara duduknya sambil terus menatap antoni, "maksud kedatangan saya kemari untuk meminang kembali maira menjadi istri saya, " tegas antoni yang kini netranya terus menatap ke arah dua sejoli yang duduk dengan sedikit mesra,
tuan roy tersenyum, "meminang kembali, " bahkan tuan roy mengulangi ucapan antoni, antoni mengangguk sambil menatap kearah mantan mertuanya itu, kini giliran Ariel yang merubah posisi duduknya sambil menggenggam tangan maira, "apakah anda benar benar ingin meminang istri orang tuan Antoni, " ejek Ariel sambil tersenyum miring, antoni yang belum paham malah menautkan alisnya,
"istri orang, maksud tuan sebastian bagaiman" itu suara tuan Bagas yang terkejut, "yah, " Ariel kini melepaskan tangan maira ditatapnya maira dalam dalam sambil tersenyum tak ingin membuang buang suara ariel kini mengeluarkan dua buah buku berbeda warna sambil ia lemparkan ke atas meja, antoni langsung mengbilnya dan membukanya,
"apa maksudnya ini, " tangan antoni meraih dua buku nikah di depannya itu dan betapa terkejutnya antoni
__ADS_1
"No, ini tidak mungkin kan, ayolah jangan bercanda maira sendiri telah berjanji untuk menikah kembali denganku dan anda apa maksud semua ini, " antoni kesal ia bahkan melempar kembali kedua buku tersebut, nyonya alina hanya terdiam begitu juga nyonya marina dan tuan bagas yang sama sama belum mengerti arah alur ceritanya,
"Maira katakan bahwa ini semua hanya omong kosong dan buku itu katakan buku itu juga palsu ayolah, "antoni bangkit dari duduknya dan berjalan kearah maira, "ayolah sayangku bercandamu ini sungguh tidaklah lucu, " bahkan dengan beraninya antoni kini menggenggam tangan maira namun dengan sekali hentakan tangan antoni langsung terlepas dari maira akibat ariel,
"semua ini benar adanya mas, aku dan mas ariel memang sudah menikah, "jelas maira bahkan ia memberanikan dirinya menatap netra mantan suaminya itu, "haha, " antoni tertawa mengejek bahkan kini ia sampai menepuk tangannya, "kenapa sandiwaramu lucu sekali maira, baru tadi pagi kamu berjanji untuk kembali lagi bersamaku menjadi istriku namun sekarang haha, sekarang kamu pandai berbohong dengan mengatakan sudah menikah, "antoni mengusap wajahnya kasar,
"tuan antoni mengapa anda begitu terobsesi dengan istri saya, " ariel tetap santai bahkan kini kakinya ia naikkan ke atas kakinya yang satu "percaya dan tidaknya itu urusan anda kami tidak peduli dan sebaiknya kalian pergilah dari sini, " usir ariel,
__ADS_1
"aku tidak akan pergi sebelum bisa membawa maira, " kekeh antoni bahkan kini ia dengan beraninya menarik lengan maira,
Bughh,
habis sudah kesabaran seorang ariel sebastian ia tinju wajah tampan antoni dengan tangannya, "Antoni, " nyonyah marina langsung berlari kearah putranya, " jangan sampai kesabaran saya habis, " ariel begitu terlihat geram bahkan kini raut wajahnya sudah terlihat memerah,
maira dirinya hanya terdiam sambil menatap kearah Ariel yang berdiri di depan antoni, " jangan uji kesabaran saya tuan antoni, " deru nafas Ariel terdengar menggebu bahkan kini ia menarik tangan maira dan membawanya pergi,
__ADS_1
"malam ini kami akan menginap di apartemenku, " ucap Ariel yang berbalik arah di ambang pintu sambil membungkukkan tubuhnya ke arah tuan roy, dengan cepat Ariel membukakan pintu untuk maira dan segera meninggalkan rumah itu.