
antoni melajukan mobilnya dengan sangat kencang fikirannya masih kalut dengan ucapan dokter Yang mengatakan bahwa sisca sedang hamil, " siapa yang telah menghamilinya, " batin antoni sambil terus melajukan mobilnya Dan entah kemana Antoni akan membawa dirinya.
"sial sial sial, " memukul stir mobilnya dengan sangat keras,
antoni marah ia geram dengan semua Yang telah terjadi padanya, " maira, " Dan entah mengapa saat ini juga Antoni terus kepikiran dengan mantan istrinya,
"sama sama wanita murahan, " geram antoni lagi mengingat photo mesra Yang dikirimi ia waktu lalu Yang membuay dirinya langsung menceraikan maira detik itu juga,
masih dengan kekesalannya Antoni beranjak Dan langaung masuk ke dalam apartemen nya ia rusak semua barang varang Yang ada di dalam, " ahhh, " Antoni berteriak dengan sangat kencang ia membanting vash bunga Yang ada di atas meja sehingga pecah,
Antoni beberapa kali mengusap wajahnya sambil duduk di ayas sofa Dan kini kakinya melangkah memasuki kamar di mana mantan istrinya sering tertidur, Antoni membuka pintu ia mengedarkan pandamgannya ke semua sisi kamar hatinya seakan tentram saat ia membaringkan dirinya di atas tanjang,
__ADS_1
kini sebelah tangannya terulur membuka laci nakas Dan tak sengaja netranya menemukan sebuah dairy Dan ia raih Antoni membaca secarcik tulisan hingga membuat netranya membulat, "haa, " antoni terkejut
"aku harus mencari tahu semuanya," antoni keluar dari dalam kamar Dan ia langsung memutar cctv tempo lalu " sial terjatanya itu hanya jebakan sisca, " antobi kembaki geram ia kini sudah mengetahui siapa dalang di balik ini semua, " bisa bisanya aku tertipu, " antoni semakin geram,
"eeeh, " di rumah sakit sisca kini tersadar ia sedikit membuka matanya Dan mengendarkan pandangannya ke semua sisi, " dimana aku?, " ucapnya pelan,
"apa aku sudah sah menjadi istri antoni, tapi mengapa aku tidak mengingat semuanya, " sisca memegangi kepalanya Yang masih terasa sedikit pusing.
"sayang, " sisca memanggil antoni namun tak kunjung ada Yang masuk ke dalam
tak Lama kemudian sekertaris jordi membuka pelan pintu UGD karena memang sisca tidak di pindahkan ke ruang rawat karena pesan dokter Yang mengatakan setelah sadar sisca langsung boleh pulang,
__ADS_1
"Nona anda sudah sadar, " sekertaris jordi mendekati sisca,
sisca mengangguk, " dimana suamiku, " ucapan sisca membuat sekertaris jordi menautkan keningnya, " suami, " perjelas sekertaris jordi mengulang ucapan sisca,
"yah dimana antoni bukannya kami sudah resmi menjadi suami istri Dan dimana dia sekarang, " ucap sisca sambil terus celingak celinguk mencari keberadaan antoni,
"maaf nona anda tidak jadi menikah Dan tuan antoni sudah pergi dari sini sedari tadi mengingat anda sudah sadar saya juga harus segera pergi dari sini permisi nona, " sekertaris jordi membungkukkan badannya Dan langsung lergi meninggalkan sisca sendirian.
"heyy, " sisca mencoba memanggil sekertaris jordi namun sayang jordi lebih memilih pergi, " apa urusanku, " batin sekertaris jordi sambil terus melangkah keluar,
"tidak jadi menikah, " sisca terdiam mendengarkan ucapan sekertaris jordi.
__ADS_1
"ahhhh, " hingga akhirnya sisca berteriak histeris di dalam ruangan UGD seorang diri, "antoni, " memanggil manggil nama antobi namun sayang Yang sisca panggil sudah pergi jauh dari sisinya,
"jangan bilang antoni sudah tahu semuanya, sialan, " bahkan kini sisca memukul perutnya sehingga membuat dirinya meringis, " pergi kamu dari sini, " ucapnya sambil terus menyakiti dirinya sendiri.