
."maira," nyonya alin langsung berlari tatkala melihat putrinya berada di rumah dengan tidak biasanya,
"mama," maira langsung berdiri dan merentangkan kedua tangannya, nyonya alin langsung berhamburan memeluk putrinya
hiks,,
pecah sudah air mata yang telah susah susah maira tahan ia tak lagu bisa membendung semuanya hari ini ia merasa sangat lelah dengan kenyataan hidupnya, " mama," maira semakin mempererat pelukannya.
"kenapa sayang, beritahu mama nak," nyonya alin mengelus rambut maira,
"mas antoni menceraikan maira ma,"
degh, bagaikan tersambar petir nyonya alina terdiam mendengar ucapan anaknya, "mama tidak salah dengan, " suara nyonya alin sudah berubah parau,
maira sush tidak bisa berucap lagi ia hanya bisa mengangguk mengiyakan pertanyaan sang mama, mama alin kembali mengeratkan pelukannya, hatinya teramat sakit mendengar apa yang makra ucapkan,
__ADS_1
"kamu berbuat apa nak, sehingga antoni menceraikan kamu nak, " maira kembali menggeleng ia pun bingung apa yang telah di perbuat sehingga antoni menjatuhkan talak kepada dirinya,
"jeng, " nyonya delya membuka suaranya,
nyonya alin melerai pelukannya dan menatap besannya yang juga berdiri dengan meremas jemarinya,
"maaf, ini salah kami sebagai orang tua yang tak bisa mendidik putra kami," tutur nyonya delya,
nyonya alin menuntun anaknya dan besannya itu untuk duduk di sofa," ini bukan salah siapa siapa mungkin ini memang takdir anak saya yang harus ia jalani," jawaban nyonya alin dan maira memang sama mereka berdua tidak mau menyalahkan siapapun atas apa yang telah terjadi di hidupnya,
…………
"tuan, target sudah di temukan ia kini berada di apartemen seorang wanita," lapor suruhan tuan mario,
"shht ," umpat tuan mario tanpa menunggu lama lagi tuan mario segera memutar mobilnya dan melaju dengan kecepatan tinggi,
__ADS_1
"antoni, kenapa kamu tidak pernah mau dengar ucapan daddy," tuan mario sudah tak bisa berkata kata lagi, keberadaan antoni labgsubg bisa di tebak tuan mario,
"lagi lagi sisca kapan kamu akan membuka mata nak, daddy tidak ingin terjadi sesuatu hal yang bisa membuat kamu menyesal tapi kenapa kamu tidak bisa mengerti itu," tuan mario sudah terlampau geram ia kini menambah kecepatan laju mobilnya,
mobil tuan mario terus melaju membelah jalan ibu kota di siang hari yang agak sedikit terik, tuan mario mengumpati antoni ,
kini mobil tuan mario sudah sampai di halaman parkiran apartemen milik sisca ia dengan buru buru turun dari mobilnya dan langsung berlari masuk ke dalam, ia langsung masuk ke dalam lift agar bisa segera sampai,
tak menunggu lama kini tuan mario sudah berdiri di depa pintu apartemen sisca, ia gedor pintu itu dengan sngat keras sehingga orang yang berada di dalamnya merasa terganggu,
"shht, siapa itu," ucap sisca ia berusaha untuk bangun dalam ke adaan kepala yang sedikit terasa pusing,
"biar aku sayang," antoni menahan tubuh sisca agar tidak bangun,
antoni berjalan untuk membuka pintu apartemen milik sisca sedangkan tuan mario ia sudah geram tangannya gatal ingin segera menghajar anaknya itu,
__ADS_1
tuan mario kembali menggedor pintu itu ia seakan tidak sabar, dan betapa terkejutnya tuan mario setelah melihat siapa yang membuka pintu apartemen itu.