
.
.
.
.
.
"Ehm..."
"Eh mami nyak. Ada apa nih nyamperin Jojo. Ada masalah lagi sama Clarissa?" tanya Jojo. Memecah lamunan pria itu.
"Heh. Kagak Jo, nyak cuma mau bilang. Si eneng mah udah tidur udah tenangan dikit. Jojo kagak nginap aja dimari? Nyak takut tuh kampret datang lagi kemari gimana?" tanya Bu Roh sambil duduk tak jauh dari Jojo.
"Tenang aja. Ada yang datang sebentar lagi buat jagain nyak sekeluarga.." ujar Jojo sambil meminum kopi buatan Bu Roh. Termantul....
Tak lama kemudian sebuah mobil datang dan membuat heboh seisi rumah oleh teriakan si penghuni mobil.
"Rohanaaaaaaaaaaahh. I'm comiiiiing.." jerit Tamara.
"Aelah mpok. Biasa aja kali jangan bikin heboh. Bangun ntar cucu gue gimanazeeeeh.." sewot Bu Roh pada Tamara.
"Mommy. Jangan malu-maluin Jojo dong. Mommy bagaimana sih..?" kesalnya.
__ADS_1
"My honey diam yah mom udah kangen baby juna please go away dulu okay. Capcus aaah.." singkat jelas padat lalu berlalu saja bak tuan rumah( pake salam woyy masuk rumah. Bulepotan edaaan)
"Gini nih emaknye elu Jo. Heran gue dari dulu ampe sekarang kagak ada berubahnya. Nyelonong bae. Kek metrimino masuk jalur busway. Aelah lama-lama gue empet juga aaah.." kesalnya pada Jojo lalu masuk memeriksa Juna apakah sudah bangun apa belum.
----------------------
"Apa yang sudab terjadi boy? Kenapa kau minta mom dan dad untuk menginap disini..." tanya Gerald pada anaknya.
Lalu Jojo bin Gege pun menceritakan kedatangan Edward hingga aksi penculikan Juna pada saat itu. Rona wajahnya memerah menahan amarah tatkala ingat saat Juna menjerit histeris ketakutan saat akan dibawa oleh Edward. Dan saat itu pula Jojo dan Clarissa nyaris kehilangan Juna apabila Jojo terlambat sedetik saja. Nyariiiiiiss...
"Nah. Bagaimana kalo pernikahan anak kita. Kita percepat saja, supaya kejadin ini tak terulang kembali..." bisik Tamara pada Bu Roh. Dikira bikin kawinan gampang apa. Iya emang segampang itu?
"Mpok atur aje dah. Hanah mah ikut aja." ucapnya tak mau banyak berdebat.
Terhitung hanya 3hari persiapan telah pun selesai. Dan tiba pada hari H pernikahan tertutup itu akan dilangsungkan. Mengapa memilih tertutup? Kita akan segera mengetahuinya dari bang Jojo besok.(hweheheheee)
*****************
"SAAAAAHHH...."
Teriakan dari petugas pernikahan alias penghulu dan saksi pun melegakan hati Jojo. Dan tentu saja Clarissa masih mematung dikamarnya. Dibalut kebaya putih dan mahkota berkilauan dikepalanya. Clarissa anti dandanan menor itu lebih memilih ibunya yang merias. Sudah beberapa hari ini dia hanya melamun.
Proses pernikahan dadakan ala trio kwek kwek kadaluarsa itu sukses diwujudkan. Bahkan tetangga Bu Roh nampak sangat antusias melihat pernikahan anaknya. Hanya ada tetangga sekitar dan Rt Rw juga menjadi saksi pernikahannya.
"Jo, hari ini kau resmi menjadi seorang suami. Daddy harap kau bisa penuhi semua tanggung jawabmu sebagai seorang suami dan jangan kecewakan Daddy kau paham, nak?" nasehat Gerald pada anaknya itu.
__ADS_1
"Tentu saja Dad, Jojo paham.." mantapnya.
"Hari ini kita akan kosongkan rumah ini. Kau bawa istrimu ke apartemen dan kami bertiga akan ke rumah utama. Ingat jaga baik-baik mereka berdua paham?" tambah Gerald.
"Yes sir.." ujar Jojo memberi hormat layaknya kepada seorang kapten.
"Good boy.." balasnya sambil mengusap kepalanya lalu memeluk anaknya yang kini sudah menjadi suami orang tentunya. Waktu memang tak bisa diperkirakan. Padahal baru saja kemarin mereka mengantar Jojo ke playgroup untuk belajar. Tak terasa kini mereka harus melepaskan Jojo begitu saja.
.
.
.
.
.
like
comment
vote?????
segini aje dulu bang dedek puyeng juga lama2.😂😂😂😂😂
__ADS_1