
❤❤❤❤❤
Jojo mengerjap matanya. Entah berapa lama dia tertidur. Lumayan lama juga rasanya dia tertidur. Dan bukan main terkejutnya lagi melihat wanita cantik tertidur dibahunya. Rasa gembira, bahagia, haru bercampur jadi satu terciptalah sebuah bulir- bulir kebahagiaan bukan kaleng-kalenglah.
Disaat dia hendak beranjak dia melihat Clarissa mulai terbangun.
"Ya ampun. Kenapa bisa tidur dah ah..." suara parau yang biasa terdengar saat wanita bangun tidur pun terdengar syahdu.
Jojo yang tadinya sudah bangun kembali berpura-pura tidur kembali.
"Sejak kapan gue ketiduran ya? Ngga nyangka nih orang cakep juga waktu tidur..." gumam hatinya.
"Aku tau kok aku ini tampan. Tapi kalo diperhatiin begitu aku juga bisa baper tau nggak. Bahaya loh nantinyaaa..." ujar Jojo tentu saja sangat mengejutkan Clarissa.
"Jan geer deh bang. Gue cuma lihat belek dimata elu..." sanggahnya tapi tak bisa menyembunyikan rona merah diwajahnya.
"Geer juga ngga apa-apa kok. Suka banget aku nya hahahahaa..." celetuk Jojo yang semakin membuat Clarissa merona.
kruyyuuukkkkk....
"Wah, suara ghaib apa tuh. Kamu denger ga sih??.." tanya Jojo setengah meledek clarissa.
"Udah deh bang nggak usah ngeledek mulu dah ah. Gedek gue jadinya..." gerutu Clarissa sambil mengerucutkan bibir tipisnya itu.
"Ya ya ya...ayo deh makan dulu. Kasihan bekal ibuku jadi ga kemakan soalnya...."
Usai makan mereka bergegas pulang sebab hanya mereka berdua yang masih ada didalam kantor sebab lumayan lama mereka tertidur. Jam dikantor menunjukkak pukul 5 sore. Dan ditambah lagi makan sore mereka dan canda tawanya akhirnya jam 7 malam sudah mereka duduk didalam kantor.
"Nih kantor serem juga kalo sepi ya..." cicit Clarissa yang berjalan disamping Jojo.
__ADS_1
"Yaa kadang-kadang setiap aku pulang larut dalam lift slalu terdengar suara tangisan wanita loooh...." ujar Jojo sedikit menakuti Clarissa yang wajahnya memucat ketakutan.
Didalam lift. Hening tanpa suara didalam lift. Hanya ada aktifitas Jojo yang sedang memainkan Handphone pintarnya saja.
Teepp....
Lampu mati.
Clarissa refleks memeluk Jojo sambil teriak ketakutan. Jojo yang tidak siap itu ambruk ditindih oleh Clarissa. Aroma parfum milik clarissa sontak membuatnya mabuk dan clarissa masih belum sadar apa yang sudah dia lakukan. Masih dengan rasa ketakutannya.
"Nih cewek mau bikin aku mati lemes deh kayaknya..." teriak hatinya.
"Hei. Bisa kamu berdiri sebentar..?" tanya Jojo pada Clarissa yang masih memeluknya itu.
"Tapi gue takut abaaaang..." isaknya tak ingin ditinggal.
"Aku cuma mau telpon security doang kok. Nih kalo takut pegangan aja deh ya..." ujar Jojo memberi pengertian pada clarissa. Kalo ngga bisa mati lemes ini mereka didalam lift.
Jojo sedikit kurang konsentrasi. Pasalnya dada montok milik Clarissa ini dengan sengaja menggesek ke lengannya hingga memicu sesuatu didalam celana Jojo berdiri.
cobaan....cobaan....
Setelah selesai memanggil petugas security. Tiba-tiba suasana didalam lift terasa panas. Jojo membuka jas beserta kemejanya walau hanya setengah terbuka mampu membuat seseorang yang melihatnya menahan liur. Seksi sekali gitu. Heheee
"Bang. Masih lama ya? " tanya clarissa. Tanyanya ikut membuka cardigan yang menutupi setengah badannya.
Jojo yang melihat tangan mulus clarissa kembali menelan saliva nya.
"Ah. aku kurang tau. Bisa ngga rada jauhan duduknya. Aku takut khilaf..." ucapnya pelan. Tapi clarissa tidak mendengarnya malah mengipas wajahnya yang berkeringat itu. Harumnya wanita itu sempat menguasai otaknya.
__ADS_1
Clarissa kaget saat Jojo memegang tengkuknya. Dan perlahan menariknya mendekati Jojo. Clarissa yang ingin protes dengan kelakuan Jojo terlalu lambat untuk bertindak...
cuuuppp...
Jojo ******* bibir tipis milik Clarissa. Menggigit kecil dan tadinya Clarissa diam dan membungkam bibirnya lalu membuka perlahan. Mendapat lampu hijau oleh Clarissa, Jojo pun mengecap dan lidahnya pun mengabsen setiap yang ditemukannya itu. Membuat dada Clarissa berdetak tidak karuan.
Tangannya yang semula ingin mendorong tubuh Jojo dengan sigap kedua tangannya dikunci kebelakang badannya oleh Jojo.
Jojo kembali memperdalam ciumannya. Hingga Clarissa kehilangan bahkan hampir saja kehilangan seluruh oksigennya kalau saja Jojo tidak buru-menyudahi ciuman panas itu.
Dan Jojo meletakkan keningnya pada bahu Clarissa.
"Kita nikah yuk...." lirihnya.
bruugh....
setelah bicara itu Jojo ambruk tiba-tiba.
krik...krik....
didalam lift ga ada jangkrik. tapi suasana garing ya....
tbc
like
comment
vote???
__ADS_1
biasa aja bu liat nya ntar baper lagi 😂😂😂😂