Janda

Janda
BAB 15


__ADS_3

.


.


.


.


.


.


flashback on...


"Neng, kita bakal kemana ini. Nyak jadi takut tau.." cicit Bu Roh pada anaknya itu. Clarissa menatap lurus kedepan dan tak sedikitpun bergeming untuk menjawab soalan Bu Roh itu. Wajah pucat dan bibir yang kelu terpancar dari wajah Clarissa putri semata wayangnya. Tak tega dengan penderitaan anaknya dia pun merengkuh dan memeluk hangat putrinya itu.


"Nyak minta maaf neng. Nyak banyak salah sama eneng. Maafin nyak ya.."


"..."


tak ada jawaban untuk setiap perkataan juga pertanyaan Bu Roh. Akhirnya Bu Roh memilih bungkam namun pelukannya pada putrinya tak terlepas sampai akhirnya sang anak mulai melepas kepenatannya dengan cara memejamkan mata dan hanyut ke dunia mimpi.


Sesampainya ketempat tujuan. Rupanya Umar sudah menyiapkan sebuah rumah untuk ditempati Clarissa bersama orangtuanya. Akan tetapi sekarang hanya tinggal dirinya dan ibunya saja. Entah apa yang ada ipikiran Clarissa saat ini. Disaat sopir dan Bu Roh sibuk berbenah. Clarissa hanya duduk dan menatap satu arah dengan pandangan kosong.


"Ya Allah...begitu berat cobaan anak aye Ya Allah. Bimbinglah dia selalu Yaa Allah..." batinnya Bu Roh menangis menatap anaknya yang sedang melamun pasca kepergian sang ayah dan juga kehancuran rumahtangganya. Namun, nasi sudah menjadi bubur. Apa yang sangat disesali wanita paruh baya itu sudah tak bisa di putar ulang kembali. Memang benar kata orang banyak. Penyesalan hanya datang disaat terakhir.


Flashback off


"NYAKKK...."


"E....copot bencong keserempet becak .... aelah Romlaaaaahh....gue gibeng lu yaa.." Bu Romlah begitu kaget dengan kejutan manja dari anaknya.

__ADS_1


"Lagian nyak sih ngelamun bae. Kenapa sih nyak?" tanya Clarissa.


"Ngga ada apa-apa anak nyak yang cantik mblaem-mblaem.." pujinya sekaligus menyindir.


"Kagak usah gitu deh nyak. Ngga ada duit receh nyak. Hahahahaa.." cetus Clarissa sambil berlalu takut dianiaya sang ibu.


"Heeeh. Bocah bangor amat ya. Tega amat ama gue. Dikira lagi ngamen gue dikasih receh. Sukarno Hatta dong.." gerutu Bu Roh yang kembali dengan aktifitasnya yaitu membuat adonan kue yang jadi ngetrend kue buaya.


Clarissa yang sedang membuai sayang anak semata wayangnya terkejut ketika ada seseorang yang dibencinya seumur hidupnya datang kerumahnya.


"Assalamu'alaikum..." sapa Edward.


"Wa'alaikumsalam..." ketus Clarissa tanpa menatap langsung wajah Edward.


"Clarie...Itu, dia, " tanya Edward terbata.


"ANAKKU. Dia anakku.." jawabnya dengan wajah memucat dan keringat dingin mulai mengucur deras di keningnya.


"Hai baby boy. Kangen ayah yaaa.." tanpa permisi langsung mengambil Arjuna dari tangan Clarissa. Dan menggendong Arjuna kegirangan dalam pangkuan Jojo.


"Hai sayang. Muuah.." Jojo memeluk pinggang Clarissa dan mencium keningnya didepan Edward. Tak terima miliknya disentuh orang Edward bertanya dengan nada terdengar emosi.


"Clarie..dia siapa? Aku tau bayi itu anakku dia pasti anakku kan?" tanya Edward


"...."


"Maaf tuan. Anda yang siapa dan mau apa anda kemari? Sayang jawab aku dong. Dia siapa sih?" Jojo bertanya kepada Clarissa sambil mencium pipinya. Mendapatkan perlakuan begitu Clarissa tak mau membuang banyak waktu dan memanfaatkan kesempatan yang diberi Jojo untuk mengusir Edward.


"Dia yang namanya Edward. Mantan suamiku.." jawab Clarissa sambil tersenyum pilu kedalam mata Jojo.


"Maaf tuan hari sudah senja. Lebih baik anda pulang dan mohon jangan dekati ISTRI DAN PUTRA SAYA LAGI.."

__ADS_1


Edward tersentak mendengar kata-kata tegas dari Jojo. Dan berlalu tanpa mengucapkan sepatah katapun. Hanya menatap dngan sinis Jojo dan Clarissa.


Akan ku rebut kau Clarissa apapun caranya walau membunuh sekalipun aku rela.


Edward membanting pintu mobilnya dan memukul stir. "Sial..kalau saja dia tidak melarikan diri. Mungkin saja aku masih menjadi suaminya. Ini semua karna kau Alexa.." jerit Edward. Mobil itu melaju meninggalkan kediaman Clarissa.


"Bagaimana ini. Dia sudah melihat Juna. Apa yang harus aku lakukan..." Clarissa menggigil ketakutan dan menggigit bibirnya. Jojo yang memperhatikan Clarissa memeluknya dan menenangkan Clarissa.


"Hey..calm down. Ada Jojo disini semua beres. Bukankah kita akan menikah.." ujar Jojo seraya membuat candaan agar Clarissa sedikit lebih tenang.


"Tapi dia akan mengetahui tentang Arjuna dan mengambilnya abang. Aku ngga mau. Aku ngga sanggup bang jauh dari Juna....huuu..." Clarissa begitu histeris saat Jojo memeluknya. Bu Roh yang mendengar tangisan anaknha itu terburu-buru keluar rumah. Melihat ibu mertuanya keluar dia langsung memberi isyarat membawa Arjuna yang tengah tertidur dibahu Jojo.


Dan jojo pun kembali mengeratkan pelukannya pada Clarissa. Dan kembali menenangkan wanitanya itu.


"Hey..kamu taukan siapa Joshua. Semua masalah akan selesai 1x24 jam. Jadi, calon istri Joshua ini jangan sedih atau takut. Seperti janjiku pada kalian. Aku akan melindungi kalian walau. Walau dengan nyawa sekalipun.." bisiknya pada Clarissa seraya mencium puncak kepala wanita cantik itu. Bu Roh yang mengintip kejadian itu tersenyum. Akhirnya anaknya itu punya seseorang untuk menjaganya.


Ditempat lain..


praaaaannnkkk...


"BRENGSEEKKK....!!!"


"CLARISSA. DIA HARUS KEMBALI KE SISIKU APAPUN CARANYA. HANYA EDWARD DAN HARUS BERSAMA EDWARD KAU BOLEH BAHAGIA CLARISSA.." teriaknya. Bau alkohol menguar kemana-mana. Frustasi dengan apa yang telah terjadi dilampiaskannya dengan cara menenggak alkohol. Rasa benci dendam dan amarah meluap dan menyelimuti Edward.


tbc....😐😐


like


coment


vote..???

__ADS_1


adek nyantai aja bang asal kau bahagia...eaaa😂


__ADS_2