Jangan Nackal, Nurul!

Jangan Nackal, Nurul!
Beberapa Tahun Kemudian (Bab Bonus)


__ADS_3

Beberapa tahun kemudian…


Nurul kini sudah dibawa oleh Tommy untuk tinggal bersamanya di Jakarta.  Tentunya, Nurul sudah bertahun-tahun lulus dari kuliah S1-nya.  Namun, Nurul tidak melanjutnya karirnya.  Ia sibuk menjadi nyonya besar Tuan Tommy beserta anak mereka yang menggemaskan.


Sebuah perjamuan diselenggarakan.  Tommy memang sudah meninggalkan dunia hiburannya, tapi untuk tetap bersilaturahmi dengan kerabat-kerabatnya masih tetap dilangsungkan.

__ADS_1


Ini adalah perjamuan saudara tiri Tommy.  Acara itu ternyata lebih ramai daripada yang disangka oleh Tommy.  Nurul masih dengan kondisinya yang lemah, seharusnya tidak perlu menghadiri acara itu.  Ditakutkan Nurul akan kelelahan, sebab ia baru saja melahirkan putri mereka sebulan yang lalu.


Namun, Nurul memaksa agar Tommy membawanya ke acara ini.  Apa yang bisa dilakukan Tommy selain memanjakan istrinya.  Karena, memenuhi permintaan istrinya adalah kesukaan terbesarnya saat ini.


Tommy baru saja akan kembali ke tempat istrinya dengan semangkuk kudapan.  Tommy melihat istrinya sedang terlibat percakapan yang serius dengan adik tiri Tommy.  Saat Tommy mendekati mereka, ia mendengar namanya dibicarakan.  Suatu dorongan Nakal membuat Tommy bersembunyi di balik pilar yang ada di dekat mereka dan berusaha menguping pembicaraan mereka.

__ADS_1


“Dia terlihat sangat rileks dan bahagia.  Obat apa yang kamu jejalkan pada kakakku, Kakakku Sayang?  Kamu harus memberikanku obat itu,” lanjut adik tiri Tommy.


“Sepertinya kamu ga memerlukan hal-hal seperti itu untuk suamimu, Cindy,” ucap Nurul.  “Tidak, sebenarnya, ada situasi-situasi tertentu saat aku lebih suka jika suamiku sedikit tidak tenang.  Maksudku, ah, pasti kamu tahu,” ucap adik tiri Tommy, Cindy.


“Oh… hahaha… Aku paham.  Dalam situasi yang sama kamu bisa percaya kalau Tommy pun tidak bisa membuat rileks dirinya,” ucap Nurul.

__ADS_1


Dua wanita itu saling menertawai kebodohan atas kondisi suaminya masing-masing.  Tommy pun memutuskan untuk menyela mereka.


__ADS_2