
“Apa ga salah? Sekarang?” ucap Nurul. Dalam beberapa hal, Tommy masih menganggap Nurul adalah gadis lugu yang manis, yang membuatnya jatuh cinta. Sebenarnya, karena perpaduan unik antara keluguan dan naluri duniawinya yang selalu menyenangkan Tommy.
__ADS_1
“Ya,” ucap Tommy. Ia menarik Nurul ke dalam pelukannya dan mencium kepalanya. “Tepat seperti ini, seperti yang kuinginkan. Hawa dingin ini akan mencegahku untuk menerkammu dengan cara yang kuinginkan selama dua bulan terakhir ini,” ucap Tommy.
__ADS_1
“Ah, tapi kamu ga perlu menahan diri lagi untuk menerkamku. Dokter mengatakan ….” ucap Nurul.
__ADS_1