Jebakan Cinta Mr Bastard

Jebakan Cinta Mr Bastard
De Amour


__ADS_3

Saffir Azura melangkah tegap, tegas, dan anggun. Gaunnya yang elegan seolah menari bersama tiap gerakan kakinya yang jenjang dan menawan. Ia berjalan menuju panggung yang memanggil namanya sebagai pemenang Univers Miss, sebuah ajang unjuk diri bagi model dunia.


Ia berdiri dengan cantik di sana, menatap sorak sorai orang-orang. Pinggang rampingnya selaras dengan tubuhnya yang sempurna, seolah seluruh porsi dirinya adalah yang terbaik. Manik matanya indah, hidungnya mancung, dan kulitnya terawat alami. Sulit bagi orang lain percaya bahwa kecantikan itu tanpa embel-embel operasi plastik.


Ayolah, dia terlalu indah!! Bahkan rambutnya yang cukup tebal juga sangat halus, seolah ia wanita yang sangat kaya yang menghabiskan setiap hari merawatnya berjam-jam secara rutin. Penata rias sendiri sangat takjub.


Begitulah wanita itu berjalan ke atas panggung. Astaga, bagaimana bisa langkah kaki dan tiap gestur gerakannya juga menggoda?


Lampu-lampu saling menyorot. Dengan warna-warni yang megah, menyebar membentuk pola yang indah, lalu semua itu berkumpul di satu titik tengah di panggung. Seolah mengagungkan sosok wanita itu. Saffir Azura.


“Ini mungkin terlihat seolah aku sangat luar biasa." Ucapnya dengan suara yang mengalun merdu sekaligus penuh ketegasan.


Ia tersenyum, menunjukkan pesona cantiknya yang luar biasa.


"Tapi ingatlah! Bukan aku, tapi kita. Kalian semua juga sangat luar biasa. Aku percaya. Setiap orang selalu memiliki sisi yang keren dalam dirinya. Aku di sini berkat kalian, dan takkan di sini tanpa kalian. Jadi, its you all. Kalianlah yang sebenarnya memiliki nilai luar biasa.” Lanjutnya.


Gadis itu lantas kembali tersenyum manis.


Itulah titik tinggi pertama dalam hidupnya. Satu pencapaian berarti untuk memulai karir lebih baik di masa depan.


...**...


Saffir Azura.


Dia pikir, kemenangannya adalah kejutan terbesar malam itu. Setelah acara selesai, ia pun melewati lobi yang luas menuju halaman. Manajernya sudah menunggu di halaman dengan sebuah mobil van.

__ADS_1


Ia melangkah dengan ketukan berirama sampai sebuah suara menghentikan langkah itu.


“Excuse me.. apa kamu mengenalku?”


Saffir Azura menatap ke arah suara itu.


Ah, siapa yang tidak kenal?


Zura menatap laki-laki dengan suara seksi itu.


“Tentu saja. Namun, ini pertemuan pertama kita. Jadi, saya ucapkan salam kenal..” ucapnya tenang dan anggun.


Aiden Azam. Sang Raja Aktor. Seorang yang tampan, tinggi, dan kaya. Ia juga seorang konglomerat di negaranya, keturunan salah satu pengusaha terkaya, Antares Group, yang kini juga menjadi pusat dunia entertainment berkat laki-laki ini.


Smirk..


Aiden menyeringai kecil. Ia melangkah mendekat. Matanya yang indah dan hitam pekat selalu memikat. Perlahan, aroma wangi maskulin tubuhnya menguar. Zura mengerutkan dahi saat Aiden semakin dekat.


Bukankah mereka terlalu dekat sekarang?


Namun, Aiden baru berhenti saat tubuh mereka hanya menyisakan beberapa inci, bahkan beberapa bagian saling menempel. Seolah memang sengaja membuat situasi dimana susah bagi Zura untuk bergerak atau mundur karena gaunnya.


“Permisi.. anda terlalu dekat.” Ucap Zura tegas. Dia adalah orang yang ramah, namun sangat disiplin terhadap hidupnya sendiri. Dia selalu menata hubungan dalam batas tertentu.


“Pfft..” Aiden menjawabnya dengan tawa yang tertahan. Zura menatapnya tajam.

__ADS_1


Aiden menyentuh ujung jemari zura yang tertutup sarung tangan renda putih. Dia mengangkatnya perlahan, lantas mencium punggung tangannya. Namun, Zura dengan segera menariknya sebelum bibir merah yang seksi itu menyentuh punggung tangannya.


“Ah..” ucap Aiden. Ia menatap tangan Zura yang menjauh. Namun, tubuh mereka masih sangat dekat.


“Nona.. aku akan berterus terang. Apa kamu mau menjadi pacarku?” ucap Aiden dengan penuh percaya diri.


Zura menatapnya semakin bingung.


Apakah laki-laki ini baru saja mengajaknya pacaran dalam pertemuan pertama yang tidak sopan?


Seorang playboy, pecinta wanita, yang hubungan asmaranya tidak pernah lebih dari 2 bulan. Ya, 2 bulan adalah rekor masa terlama menurut pengakuannya di berita entertainment.


Zura, lantas menghembuskan nafasnya dengan kasar.


“Maaf. Tapi saya menolaknya.” Ucap Zura. Ia lantas mengambil langkah menjauh, ia menunduk sekilas sebelum mulai kembali berjalan dengan cepat. Meninggalkan laki-laki itu sembari merutuk dalam hati.


'Dasar gila!!'


......**......


......selamat membaca......


...jangan lupa untuk meninggalkan jejak!...


......Klik Like, Fav, dan tinggalkan komentar untuk membantu mendukung author.......

__ADS_1


__ADS_2