Jerat Cinta Tuan David

Jerat Cinta Tuan David
eps 21


__ADS_3

Zoya mengerjapkan matanya beberapa kali dan menatap sekeliling, Zoya menepuk pipinya sendiri seakan tak percaya dengan apa yang dia lihat


Zoya merasa dirinya bermimpi bisa kabur dari David karena kenyataannya saat terbangun dia kembali berada di kamar yang dia tempati bersama David


"Ini bukan mimpi... tapi kenapa aku bisa berada disini? " Zoya melirik ke bawah dan masih memakai seragam suster


"Apa supir itu?..."


"Kau gadis nakal" Suara bariton itu terdengar bersamaan dengan pintu kamar yang terbuka


David masuk diikuti supir taksi yang tadi membawanya, Zoya di buat tercengang rupanya supir taksi tersebut adalah anak buah David


"Kau pikir bisa kabur dengan mudah?"


"Kau..."


"Anak buah ku berjaga di setiap sudut rumah sakit, kau pikir aku akan meninggalkanmu begitu saja?" ucap David lalu memberi isyarat agar anak buahnya keluar


"Apa yang kau inginkan? aku sudah tidak tahan lagi berada di bawah tekanan mu, jika aku tidak boleh pergi kau boleh membunuhku.. aku tidak ingin hidup terhina" lirih Zoya


David duduk di tepi ranjang di dekat Zoya membuatnya bergeser, saat David mengangkat tangannya Zoya sigap menutup kepalanya


David mengambil tangan Zoya lalu menggenggamnya, dengan takut Zoya melirik kearah David


"Aku bersalah padamu, aku benar-benar minta maaf" ucap David


Zoya seakan tak percaya dengan apa yang David katakan, harapannya untuk pergi sepertinya akan segera terwujud


"Kau sudah tahu kejadian hari itu?" tanya Zoya


"Musuhku yang melakukan semua itu, adikku tidak mati tertabrak melainkan di bunuh saat dia terluka parah" ucap David


"Jadi aku bisa pergi?" tanya Zoya


"Tidak... aku akan menebus semua kesalahanku padamu tapi jangan pergi dari sini, aku berjanji akan memenuhi semua kebutuhan serta keinginan mu tapi jangan lepas dari pengawasan ku"


"Kenapa? aku berhak mendapatkan kebebasan ku, kau tidak bisa mengaturku" ucap Zoya


"Kebebasan? kau mau pergi kemana? rumah saja tidak punya lebih baik kau tetap disini, aku akan menebus semua kesalahanku dan akan ku pastikan kau tidak akan pernah kekurangan apapun "


"Aku tidak tertarik dengan harta mu, lebih baik aku tinggal di kolong jembatan dari pada harus bergelimang harta namun menjadi budak nafsu mu" David tersenyum smirk menggelengkan kepalanya


"Kau tahu? wanita wanita muda dengan senang hati naik ke ranjang ku "

__ADS_1


"Terserah tuan David... aku tetap ingin keluar dari sini, terimakasih untuk kebaikanmu selama ini" ucap Zoya dengan nada sindiran


Zoya menurunkan kakinya lalu berjalan tertatih menuju pintu, suara David membuat langkah Zoya terhenti


"Baiklah Zoya sekarang tidak ada penawaran lagi, tinggallah disini demi keamanan mu.. aku tidak akan menyentuhmu dan kau bisa bebas keluar dengan pengawasan anak buah ku lalu kembali pulang kesini "


Zoya menatap David penuh curiga, akankah pria sepertinya berpegang teguh pada janji-janjinya


"Aku bukan orang yang suka berbohong, anggap saja ini sebagai permintaan maaf ku, jika ibuku mengetahui kau terlibat dalam kecelakaan itu maka kau akan tamat di tangannya "


"Tapi aku tidak bersalah, kau ceritakan saja yang sebenarnya " ucap Zoya


"Masalahnya yang bersangkutan dengan kematian adikku bukan orang sembarangan, ibuku akan melimpahkan kekesalannya padamu.. percayalah aku tidak berbohong "


"Apa taruhannya jika kau tidak akan menyentuh dan menyiksaku?" tanya Zoya


"Kau pikir aku pembohong? aku selalu menepati perkataan ku, bukankah aku juga mengakui bahwa aku bersalah? bisa saja aku menyangkal dan membuatmu tetap menjadi tersangka utama?" Zoya berpikir sejenak, apa yang di katakan David ada benarnya


David selalu menepati kata-katanya, David berjalan menghampiri Zoya lalu mengulurkan tangannya di hadapan Zoya


"Berjanjilah jangan keluar dari pengawasan ku, semua demi keselamatan mu" ucap David


"Selama kau menepati janjimu maka aku tidak akan pergi, dan satu lagi.. aku ingin kamar yang terpisah" ucap Zoya


"Setidaknya dia tidak akan memaksaku, lagi pula aku juga bingung harus pergi kemana" batin Zoya


...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...


"Dia sudah kembali tuan.. selama dia tidak ada orang kepercayaannya yang menjalankan bisnisnya " ucap Jack


"Wanita itu?"


"Iya tuan... wanita itu bermain dengan aman dia tidak sedikitpun mengusik wilayah kita"


"Kenapa si brengsek itu selalu mengusikku padahal dia punya daerah kekuasaannya sendiri? aku akan membuat dia hancur berkeping-keping " ucap David


"Bagaimana rekaman video itu? kalian sudah mendapatkan nya?" tanya David


Sudah tuan... ini rekaman video dari taksi pria itu, ternyata benar Tony yang menghabisi nyawa nona Luna"


David memutar sebuah video yang di rekam dari dalam mobil ayah Zoya, di saat Luna sedang terluka Tony dengan kejamnya menikam Luna hingga tewas di tempat


David mengepalkan tangannya hingga otot otot di tangannya menonjol, David merasa bersalah pada Zoya karena selama ini menyiksanya dengan tidak berprikemanusiaan

__ADS_1


"Aku tugaskan kau dan kau menjadi pengawal Zoya, antar dia kemana pun dia mau" ucap David


"Siap tuan"


"Sepertinya tuan menyesali perbuatannya" batin Jack


...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...


"Kakimu sudah bisa berjalan?" tanya Nancy saat Zoya perlahan menuruni anak tangga


"Sudah lumayan... aku ingin pergi ke halaman belakang"


"Baik akan aku antar... tuan membebaskan mu, ada sesuatu yang terjadi?" tanya Nancy


"Aku sudah mengatakan bahwa aku tidak bersalah tapi tuan mu tidak mau mendengarkan aku, sekarang dia sudah tahu semuanya dan meminta maaf"


"Syukurlah... tuan David biasanya tidak akan sebaik itu melepaskan seseorang begitu saja walaupun dia tahu orang itu tidak bersalah" ucap Nancy


"Menurutmu apa yang membuatnya begitu baik padaku? " tanya Zoya


"Sepertinya tuan David menyukaimu... dari sikapnya, kekhawatirannya, aku bisa melihatnya dengan mataku jika dia menaruh hati padamu"


"Hei... aku hampir mati di tangannya, mustahil jika dia menaruh hati padaku karena kata katanya selalu merendahkan aku" ucap Zoya


"Mau bertaruh denganku? kau dan tuan David akan menjadi pasangan "


"Aku tidak Sudi... bisa bisa aku mati" jawab Zoya


"Aku harus kembali bekerja sebelum tuan kembali" Nancy tergesa-gesa mengambil kemoceng lalu pergi meninggalkan Zoya


Lama Zoya berada disana bermain air di kolam, sekarang para penjaga yang di tugaskan di dalam rumah sudah tidak ada lagi dan Zoya bukan tahanan rumah lagi


Saat Zoya kembali ke kamarnya dia melihat sebuah kamar yang pintunya setengah terbuka, Zoya penasaran dan masuk untuk melihat kamar tersebut


Isi kamar tersebut begitu membuat mata Zoya terbelalak, dari mulai furniture dan alat elektronik juga hiasan kamar begitu menakjubkan, Zoya terlonjak saat pintu kamar di tutup dengan kencang


"Tu...tuan.." Zoya mundur saat David menghampirinya


"Apa yang kau lakukan disini? aku tidak suka seseorang masuk ke kamarku tanpa izin" David mencondongkan tubuhnya ke arah Zoya hingga tubuh Zoya setengah berbaring di meja rias


"Maafkan aku... aku hanya..." Zoya semakin gugup saat tangan David mengukung nya


"Keluar atau aku akan memakan mu" ucap David penuh penekanan

__ADS_1


Zoya terburu-buru menyingkirkan David lalu berlari keluar dari kamar tersebut, David tersenyum smirk melihat ketakutan di wajah Zoya


__ADS_2