
Baru saja Zoya mendapatkan kenyataan pahit kini Lisa dan Zellyn datang ke rumah David, Zoya menemui keduanya tanpa rasa takut lagi
"Dimana David?" tanya Lisa dengan raut wajah sombongnya
"Ke luar kota, ada hal penting apa yang membuat anda datang kemari?" tanya Zoya
"Heh... sekarang kau bisa bersikap angkuh? jangan lupa darimana asal mu" ucap Lisa
"Aku tidak akan pernah lupa darimana aku berasal, nyonya"
"Tinggalkan David dan ambil uang ini, Zellyn sedang mengandung anak David" Hati Zoya kembali tersayat namun dia tak menunjukkannya
Lisa melempar bukti bukti foto juga hasil pemeriksaan dari rumah sakit dan satu koper uang di atas meja, tangan Zoya gemetar melihat foto foto David ketika di ranjang bersama Zellyn
Zoya tersenyum kecil seraya membenarkan posisi duduknya, tangan Zoya meraih koper yang di berikan oleh Lisa
"Hanya ini? apa kau tidak bisa memberiku lebih banyak? Disisi David aku bahkan bisa mendapatkan lebih banyak dari ini"
"Lancang sekali.. aku akan memberimu cek asal kau pergi dari kehidupan David" Zoya menganggukkan kepalanya
"Akhirnya aku bisa kabur, David anakmu bukan hanya berada di rahimku dia juga tumbuh di rahim wanita lain''
"Aku harap kau dan Jane juga akan senang merawat anak wanita ini" batin Zoya
"Baiklah... aku akan pergi setelah mereka lengah, terimakasih untuk ini" Zoya mengambil cek juga uangnya
"Aku sudah menduganya, kau sama saja dengan wanita lain yang menjual tubuhnya hanya demi uang"
"Sudah tidak ada yang ingin di bicarakan? sebaiknya kalian pergi karena sebentar lagi David akan mengecek cctv " Zoya menunjuk cctv diatas mereka
"Bahaya" gumam Zellyn
"Tenang saja.. Zoya mengambil uang itu, dengan begitu kita bisa menyalahkannya" bisik Lisa
...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...
"Aku yakin sekali dia akan pergi, tugasmu hanya berpura-pura lewat sana dan bujuk Zoya agar ikut denganmu"
Tony mengawasi rumah David sambil berbicara lewat telepon pada Jane, benar saja Zoya tampak bergegas keluar membawa tas dan koper kecil di tangannya
Beberapa penjaga mungkin menyadari dan mengejar Zoya, melihat Zoya lari di kejar penjaga rumah David kini Tony segera menghampirinya
"Zoya masuklah" tanpa pikir panjang akhirnya Zoya masuk
Zoya dengan nafas tersengal menyandarkan tubuhnya di kursi mencoba mengatur nafasnya, Zoya baru menyadari bahwa Tony yang baru saja menyuruhnya masuk
"Kau tidak apa apa?" tanya Tony
__ADS_1
"Aku baik baik saja.. terimakasih sudah membantuku" jawab Zoya
"Aku kebetulan lewat dan melihatmu di kejar kejar, kenapa kau membawa tas ?" tanya Tony
"Aku akan pergi"
"Kemana?" Tony kembali bertanya
"Entahlah.. yang jelas aku harus bersembunyi dari David "
"Ikutlah bersamaku, aku akan melindungi mu" ucap Tony
"Tidak... turunkan aku disini saja, aku tidak ingin melibatkan siapapun. aku tahu betul seperti apa David"
"Apa kau yakin ingin di turunkan disini?" tanya Tony
"Ya... aku akan pergi naik bus"
Tony menghentikan mobilnya di sebuah terminal bus, Setelah mengucapkan terimakasih Zoya menghentikan bus tanpa dia tahu akan pergi kemana
"Zoya tunggu... pergilah ke tempat yang tidak terdeteksi oleh cctv atau David akan menemukanmu" Zoya hanya mengangguk sambil tersenyum
Tentu saja Tony tidak akan membiarkan Zoya pergi seorang diri, sebenarnya di bus sudah ada anak buahnya yang di tugaskan untuk melindungi Zoya
Tony tidak ingin terkesan memaksa Zoya dan membuat gadis itu tak nyaman, Tony akan membantu Zoya tanpa di ketahui oleh nya
...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...
"Ada apa ini?" tanya Jane melihat para pelayan berkerumun
"Nona Zoya.. nona Zoya pergi dari rumah"
"Apa? sebenarnya apa yang terjadi pada Zoya? dia tadi mencekik ku sambil marah marah untung aku cepat melarikan diri" ucap Jane
"Tadi ada nyonya Lisa dan keponakannya datang kemari, sepertinya nona Zoya pergi karena foto foto ini dan ini" Nancy menemukan foto dan hasil pemeriksaan kehamilan dari sebuah rumah sakit
Seketika Jane menjatuhkan tubuhnya di sofa dengan tatapan kosong, Jane mengira hanya Zoya yang menjadi penghalang dirinya untuk kembali bersama David. namun, rupanya ada wanita lain yang juga sedang mengandung anak David
"David kau benar benar bajingan" batin Jane
"Bagaimana ini? kita semua akan tamat" semua orang di rumah itu tampak gelisah
"Rumah ini sudah di pasang cctv, sebentar lagi David akan mengetahuinya" ucap Jane
Benar saja perkataan Jane, suara dering telepon membuat mereka semua terperanjat. mereka saling mendorong untuk menjawab telepon
Jane mengambil telepon tersebut dan meletakkannya di telinga, suara David begitu menggelegar hingga memekakkan telinga
__ADS_1
"Apa yang kalian kerjakan hingga Zoya pergi dari rumah? apa kalian tidak bisa menahan seorang wanita?" teriak David
"David tenanglah.. ibumu dan keponakannya datang membawa hasil pemeriksaan kehamilan dan foto kalian, aku rasa Zoya pergi karena itu" ucap Jane
"Aku tahu.. aku tahu.. tapi kenapa kalian tidak bisa menahannya sebelum aku menjelaskannya pada Zoya?"
"Dan aku ingin bertanya sesuatu padamu Jane, apa yang membuat Zoya marah padamu" David pasti sudah melihat Zoya yang mencekik Jane di meja makan
"Aku tidak tahu.. dia tiba tiba menyerang ku dan aku sempat pergi untuk menyelamatkan diri, jika aku tahu Zoya akan kabur mungkin aku akan menahannya " ucap Jane
"Berikan telponnya pada penjaga "
"Kemana Zoya pergi?" tanya David saat penjaga sudah berbicara
"Nona Zoya naik ke sebuah mobil tuan, kami sempat mengejarnya"
"Lalu kenapa kalian membiarkannya pergi? kalian akan merasakan akibatnya " David mematikan teleponnya
Mendengar itu mereka lemas seketika, mereka tahu bagaimana sifat majikannya itu
...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...
"Tony..." David mengepalkan tangannya ketika memeriksa cctv saat Zoya pergi dengan mobil Tony
"Keparat itu yang membawamu? kenapa kau tak mencari bukti sebelum pergi" David menghantam meja dengan kepalan tangannya hingga meja tersebut patah
"Kau selesaikan pekerjaan ini, aku akan pergi" David menelpon asistennya lalu mengemasi barang barangnya untuk pulang
David melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, David hanya butuh waktu 2 jam dari perjalanan yang biasanya memakan waktu 4-5 jam
"Tony... keluar kau keparat" teriak David
Tony keluar dari rumahnya dengan gaya santainya, tanpa basa basi David menarik kerah baju Tony dan menghadiahkan bogem mentah di wajahnya beberapa kali hingga Tony tersungkur
"Dimana kau menyembunyikan Zoya? kembalikan Zoya padaku"
Tony hanya tersenyum mengejek David tanpa perlawanan, David hendak kembali menghajar wajah Tony namun anak buahnya berdatangan
Karena kemarahannya akhirnya David melampiaskannya dengan menghajar satu persatu anak buah Tony, Tony serta anak buahnya terkapar tak berdaya
"Aku tanya sekali lagi, dimana kau menyembunyikan Zoya?" David mencengkram kerah baju Tony
"Aku tidak tahu Zoya ada dimana, aku hanya mengantarnya ke terminal bus " jawab Tony
"Jangan bohong" David menekankan kata-katanya
"Aku tidak bohong, kau cari tahu saja sendiri" David menghempaskan tubuh Tony lalu pergi meninggalkan kediaman Tony dengan mobilnya
__ADS_1