Jerat Cinta Tuan David

Jerat Cinta Tuan David
eps 59


__ADS_3

"Jika seperti ini tidak ada yang akan mengenaliku, bukan?" Zoya merubah penampilannya


Rambutnya pendek sebahu karena memakai wig, Zoya juga memakai gigi palsu agar terlihat memiliki gigi kelinci


Zoya membuat tahi lalat di atas bibirnya dan menggunakan kacamata besar, Zoya mulai mencari sebuah kontrakan dari uang yang dia pinjam dari uang yang di berikan Lisa


Zoya bertekad tidak akan menggunakan uang tersebut. namun, karena sekarang dia harus memulai hidup baru hingga membuat Zoya tak ada pilihan lain selain memakai uang itu secukupnya


Zoya akan mencari pekerjaan dan mengganti uang tersebut, Zoya bertanya pada setiap orang yang dia temui untuk mencari sebuah kontrakan


Akhirnya setelah berkeliling cukup lama akhirnya Zoya menemukan sebuah kontrakan di tengah malam, Zoya tak sempat membereskan kontrakan yang lama tak di tinggali itu karena rasa lelahnya membuat dia tertidur begitu saja meskipun dilantai yang berdebu


...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...


Jangan tanya lagi bagaimana keadaan di rumah David, semua anak buahnya kena damprat dari amukan David


Seisi rumah tak terselamatkan karena amukannya, Jane berusaha menenangkan David namun bukannya tenang David malah semakin meradang hingga Jane juga terkena pukulan David


Nafas David tersengal duduk anak tangga paling bawah, mata dan wajah pria itu memerah dengan urat-urat menegang


David sudah mencari Zoya dan menanyakan satu persatu bus yang warnanya sama dengan yang di tumpangi Zoya, Karena banyaknya penumpang supir tidak bisa menghafal wajah penumpangnya satu persatu


"Zoyaaaa..." teriak David membuat semua pegawai di rumahnya terperanjat


"Nancy kemari kau" teriak David


Dengan langkah pelan Nancy ragu ragu menghampiri Zoya, semua pegawai tidak ada yang lolos dari hantaman David


"Ya tuan" ucap Nancy seraya menundukkan kepalanya


"Kau yang paling dekat dengan Zoya, apa dia mengatakan sesuatu padamu?" tanya David


"Tidak tuan.. hari hari sebelumya nona Zoya tampak seperti biasa. namun, hari ini setelah nyonya Lisa dan keponakannya datang nona Zoya pergi begitu saja" jawab Nancy


"Ibu..." David pergi tanpa mengatakan apapun


Kepergian David membuat semua orang bisa bernafas lega, kini mereka saling membantu untuk mengobati lukanya

__ADS_1


...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...


"Ibu... ibu... " David berteriak mencari keberadaan Lisa


"Akhirnya kau menemui ibumu ini" ucap Lisa


"Apa yang ibu katakan pada Zoya hingga membuatnya pergi meninggalkan rumah?"


"Zellyn hamil.. kau tahu pasti apa yang kau lakukan padanya hingga dia mengandung, bukan? David mengusap wajahnya kasar


"Aku tidak melakukan apapun padanya, kenapa ibu tidak tanya pada Zellyn sudah berapa pria yang tidur dengannya?"


"David... tutup mulutmu " bentak Lisa


"Sejak kapan kau berani bicara dengan nada tinggi? apa yang di berikan wanita itu padamu hingga membuatmu lancang?''


"Asal kau tahu David.. dia sama saja seperti wanita di luaran sana yang mengincar uangmu, aku memberikannya uang dan dia meminta lebih, setelah aku berikan dia banyak uang dia pergi begitu saja, apa itu salahku? kau terlalu menutup mata David, Zoya mu itu tak sebaik yang kau kira" sambung Lisa


"Ibu pasti berbohong"


"Ini surat perjanjian yang di tanda tangani Zoya, dan kau bisa melihat berapa nominal uang yang aku berikan padanya" David mengambil kertas tersebut dan membacanya sampai akhir


"Kau memang ayah biologis dari anak yang di kandung Zellyn" ucap Lisa


"Aku tidak akan percaya sebelum melakukan tes DNA "


"Baiklah sepertinya yang kau minta David.. kita akan melakukan tes DNA, jika anak itu terbukti anakmu maka kau harus menikahi Zellyn dan jika bukan kau bebas melakukan apa pun " ucap Lisa


...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...


"Bagaimana cara menyingkirkan wanita ini? dia pasti di lindungi oleh ibu David, tidak akan mudah menyingkirkannya" Jane berjalan mondar mandir di dalam kamar


"Sial... aku kira David benar benar mencintai Zoya, dia seperti orang gila di tinggalkan Zoya tapi kenapa dia memiliki anak dari wanita lain?"


Jane pergi ke kamar Zoya dimana para pelayan sepanjang jalan menuju kamar sedang membereskan kekacauan yang di buat David, Jane berpura-pura membantu untuk mencari sesuatu


Jane takut Zoya meninggalkan surat atau apapun yang akan membuat David tahu bahwa dirinyalah penyebab Zoya pergi dari rumah, benar saja Jane menemukan sepucuk surat di bawah lemari. mungkin David tak sadar dan tak sengaja melemparnya

__ADS_1


Diam diam Jane mengambilnya lalu menyembunyikannya di bawah barang yang hendak dia buang, setelah mencari tempat yang tak terjangkau kamera Jane menyembunyikan surat tersebut di dalam sakunya


"Apa yang di tulis wanita bodoh itu" ucap Jane saat berada di kamarnya


"Saat kau membaca surat ini mungkin aku sudah pergi.. terimakasih sudah membuat luka berkali kali lipat dalam hidupku, terimakasih juga untuk setiap perlakuan manismu padaku meskipun itu semua palsu, aku juga berterima kasih karena kau telah memberiku seorang malaikat kecil dan kini aku tak hidup sebatang kara lagi, Zellyn sedang mengandung anakmu jadi kau dan Jane bisa mengambil anaknya saja, aku mohon dimana pun dan kapanpun jika kita bertemu aku berharap kau tidak akan mengganggu hidup kami lagi.. berbahagialah dengan kekasih yang selalu kau cintai"


Jane membaca isi surat yang ditulis oleh Zoya lalu membakarnya untuk menghilangkan bukti, Jane kini memikirkan cara agar bisa menyingkirkan Zellyn


...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...


Matahari menyinari wajah Zoya yang masih tertidur lelap, Zoya bangun dan menatap sekelilingnya


"Aku lupa sekarang tidak ada pria bajingan itu yang selalu membangunkan tidurku" ucap Zoya seraya mengusap air matanya


Zoya menatap selembar foto dimana David memeluknya dalam foto tersebut, Zoya pergi ke kamar mandi lalu bergegas membereskan kontrakan yang baru saja dihuni olehnya


Setelah semuanya bersih dan tertata rapi kini Zoya pergi ke pasar untuk belanja keperluan rumah, Beruntung ada kulkas usang di dalam kontrakan tersebut


"Menyingkir.. menyingkir.." Seorang gadis berlari membelah kerumunan orang orang


"Pencuri... pencuri.. tangkap orang itu" teriak seseorang yang mengejarnya


Zoya mengulurkan kakinya menjegal kaki gadis tersebut hingga 2 buah roti yang dia sembunyikan terjatuh dari balik bajunya, gadis tersebut menengadah menatap Zoya dengan tatapan yang membuat iba


"Kau beraninya mengambil rotiku" pria gendut itu hampir memukul gadis tersebut


"Tunggu... hanya dua buah roti yang dia curi?" tanya Zoya


"Hanya? kau bilang hanya? jika di biarkan dia akan semakin berani mencuri di sini"


"Aku akan membayar roti yang dia curi, dia tidak akan mencuri lagi aku yang akan menjadi jaminannya " Zoya mengulurkan uang pada pria gendut tersebut


"Dimana kau tinggal?" tanyanya


"Kontrakan yang di dekat taman tidak jauh dari sini, aku tinggal di lantai dua" jawab Zoya


"Baiklah... jika dia sampai mengulanginya lagi maka kau juga akan di seret ke kantor polisi"

__ADS_1


"Kau tidak apa apa? maaf aku menjegal kakimu" Zoya membantu gadis tersebut untuk berdiri


__ADS_2