Jerat Cinta Tuan David

Jerat Cinta Tuan David
42


__ADS_3

David dan Zoya masih duduk bersandar di kepala ranjang dengan selimut tebal yang menutupi tubuh keduanya, cuaca di luar sangat dingin karena sedang turun salju


"Mau mandi sekarang?" tanya David


"Aku tidak mau mandi.. Kau saja karena kau harus cepat pergi ke kantor" ucap Zoya


"Aku tidak ingin melepaskan mu sedetikpun, andai saja aku bisa membawamu ke kantor"


"Kau sendiri yang mengatakan untuk tidak menunjukkan hubungan kita di depan orang lain" demi keselamatan Zoya, David memang tak ingin siapapun tahu hubungan mereka


"Aku hanya ingin melindungi mu, ingat terakhir kali kau berakhir di rumah sakit? aku masih belum menemukan pelakunya"


Kejahatan Lisa pada Zoya memang belum di ketahui oleh David karena orang orang suruhannya sudah di bereskan, David mencari siapa dalang dari semua ini namun belum menemukan hasil


"Apa kau benar-benar mencintai ku? maksudku.. apa suatu saat kau tidak akan membuang ku setelah kau bosan?" Zoya meyakinkan David


"Apa yang kau katakan? aku mencintaimu dan tidak akan membiarkan mu pergi dari kehidupan ku, apapun yang terjadi kau akan tetap menjadi milikku "


"Hentikan... kau membuat ku geli" pekik Zoya saat David mengusak wajahnya di leher Zoya


Handphone David tiba-tiba berdering membuat dia menghentikan perbuatannya, saat menjawab telepon raut wajah David berubah seketika


"Kenapa?" tanya Zoya


"Aku akan pergi ke kantor, lihat berita hari ini kau akan terkejut " ucap David seraya mencium kening Zoya lalu masuk kedalam kamar mandi


Selama satu bulan ini hubungan keduanya semakin mesra, Zoya juga tak mengonsumsi pil kontrasepsi karena yakin jika dia hamil David pasti akan bertanggung jawab


"Kenapa dia kembali" gumam David Seraya bersandar di pintu kamar mandi


...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...


Zoya menonton televisi dan benar saja dia begitu terkejut melihat perusahaan ayah Samuel di demo banyak orang, kini perusahaan itu bangkrut dan belum membayar gaji para karyawannya


Sebagai anak Samuel angkat tangan dan tak mau membantu kedua orang tuanya, Samuel takut itu akan mempengaruhi perusahaannya


Dalam waktu satu bulan David memporak-porandakan perusahaan tersebut, sebenarnya David bisa lebih cepat melakukannya namun Zoya tak ingin terburu-buru


Mereka harus merasakan kepahitan sedikit demi sedikit, Zoya tersenyum melihat berita di televisi lalu berjalan kearah telepon rumah


Zoya mencoba menelpon David yang masih belum kembali namun tak ada jawaban, Zoya melihat jam dan bergegas pergi untuk memasak makan malam

__ADS_1


...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...


"Untuk apa kau kembali?" tanya David dingin


"Maafkan aku dav.. kau tidak akan mengerti, aku melakukan semua ini karena terpaksa" Jane kembali dan meminta David untuk menemuinya


Jane meletakkan sebuah kertas diatas meja dan mengulurkannya pada David, David mengambilnya dan membaca isi surat tersebut


"Aku pergi untuk bertahan hidup dav... demi dirimu, aku tidak ingin kau tahu karena takut kau akan bersedih.. selama ini aku menanggung semuanya sendiri" Jane mengusap air matanya


"Jadi selama ini kau mengidap kanker? kenapa kau tak memberitahuku?"


"Aku terlalu takut... aku takut kau akan meninggalkan ku karena aku penyakitan" jawab Jane


"Hari ini aku kembali dav.. tapi apakah perasaan mu padaku masih sama seperti dulu?"


"Aku selalu menunggu mu... tapi..." David tak melanjutkan kata-katanya


Dia tidak mungkin mengatakan bahwa dirinya sudah memiliki kekasih lain, David sangat takut jika Zoya kembali dalam bahaya


"Tapi apa dav?"


"Perasaanku pada mu mulai memudar Jane" jawab David membuat Jane semakin terisak


"Aku kembali dav.. aku tidak akan meninggalkanmu lagi, aku akan berusaha memupuk kembali perasaan itu"


"Cukup Jane.. hiduplah tanpa diriku, temukan cinta baru untuk dirimu, aku takut akan melukai perasaan mu" ucap David


"Dengan cara ini saja kau sudah melukai perasaanku, aku tidak ingin mendengar apapun lagi cukup beri aku waktu untuk membuktikan perasaan ku padamu jangan menolak ku sebelum aku berusaha"


"Aku tahu kau keras kepala... terserah dirimu saja tapi suatu saat jangan menyalahkan aku jika perasaanku padamu tak sama seperti dulu lagi"


"Aku yakin David kita akan bersama seperti dulu lagi, aku akan menebus kesalahanku" Jane tersenyum seraya menggenggam tangan David


Perasaan David menghangat sebenarnya ada rindu yang begitu besar pada wanita di hadapannya, ingin sekali David memeluk wanita yang pernah mengisi hari harinya itu


Namun, David masih mengingat Zoya yang sekarang telah menjadi kekasihnya, dia tidak ingin menyakiti perasaan Zoya


...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...


"David kau keterlaluan" Lisa datang ke kantor David

__ADS_1


"Ibu... "


Lisa begitu marah saat David tak kunjung datang menemuinya setelah Lisa pergi dari rumahnya hari itu, bahkan David tak pernah menghubungi ibu angkatnya itu


"Kau tidak lagi menyayangi ibu mu David? kau lebih memilih wanita liar itu? "


"Berhenti bicara seperti itu ibu, Zoya telah menyelamatkan hidupku, jika dia tidak mengorbankan dirinya mungkin aku sudah mati sekarang" ucap David


"Aku juga pernah menyelamatkan hidupmu David, kau pikir aku cacat seperti ini karena apa? apa kau lupa?"


"Aku tidak pernah lupa ibu... tapi ini mengenai perasaanku, aku mencintai Zoya " jawaban David membuat Lisa terkejut


"Apa? kau mencintai wanita yang membunuh adikmu? keterlaluan sekali kau"


"Aku sudah katakan bahwa kematian Luna bukan kesalahannya, itu kesalahan musuhku ibu"


"Kau berubah karena cinta buta mu David, kau mengatakan kebohongan untuk menutupi kebusukan wanita itu, aku benar-benar kecewa padamu.. bawa aku pergi, anakku sekarang tak lagi peduli padaku" ucap Lisa pada sang supir


"Ibu... dengarkan aku dulu"


"Cukup David.. aku tidak ingin mendengar apapun lagi tentang wanita itu, kau sudah dewasa sekarang lakukan apapun sesuka mu, lagi pula aku bukan ibu kandung mu" hati David mencelos saat Lisa mengatakan itu


Lisa pergi meninggalkan ruangan David sementara pria itu merenung sendirian, begitu banyak yang dia pikirkan hari ini


Sudah tengah malam David bahkan tak pulang dan memilih diam di kantor, dia tidak ingin membawa pulang masalahnya dan akan berpengaruh pada Zoya


David juga mematikan handphone agar Zoya tak mencarinya, Pintu ruangan David di ketuk seseorang ketika pria itu sedang termenung menatap bulan dari jendela kantor


"Masuk" ucap David mengira itu adalah pegawainya yang sedang lembur


"Aku sudah mengira kau ada disini, aku tadi berpikir akan datang kerumah mu tapi aku melihat mobil mu tak ada di halaman rumah" ucap Jane


"Jangan pernah datang kerumah ku" jawab David


"Tapi kenapa? aku merindukan mu David" Jane memeluk David dari belakang


"Jane aku mohon pergilah"


"David... aku merindukan mu" Jane membalik tubuh David dan memeluknya


Sedikit demi sedikit sentuhan Jane membuat David tergerak membalas perlakuan Jane, David mengangkat tubuh Jane dan mendudukkannya diatas meja

__ADS_1


Sementara di rumah David kini Zoya sedang menunggu David kembali hingga tertidur di meja makan, Pelayan sudah coba membujuk Zoya agar istirahat di kamar namun gadis itu menolaknya


__ADS_2