
"Rumah siapa ini?" tanya Zoe saat mobil David berhenti di sebuah rumah besar
"Kenapa ayah membawa Zoe pulang ke rumah kita?" ketus Maya
"Bukankah kau ingin makan di rumah? sepertinya Zoe lapar makanya ayah membawanya kemari, benarkan Zoe?" ucap David
Zoe mengangguk seraya tersenyum, Maya turun lebih dulu seraya membanting pintu mobil dan berlari ke rumah
Sementara Zoe berjalan bergandengan tangan bersama David, Zellyn yang sedang di peluk Maya menatap Zoe yang dituntun oleh David
"Apa makanan sudah siap?" " tanya David
"Sudah" jawab Zellyn namun tatapannya tak pernah lepas dari Zoe
David membawa Zoe ke dapur tanpa mengatakan apapun pada Maya dan Zellyn, keduanya tampak sedang duduk di meja makan
Maya mengurungkan niatnya untuk makan lalu menepis tangan sang ibu dan berlari ke kamarnya saat melihat David menyuapi Zoe, Zellyn merasa heran dengan sikap David yang bisa selembut itu pada anak lain
Tatapan mata David begitu sendu menatap Zoe yang menerima suapan dari tangannya, David mengalihkan pandangannya saat matanya berkaca-kaca
David merasa terharu bisa menyuapi sang anak dengan tangannya sendiri, Selama ini Zoe pasti sangat merindukan kasih sayang seorang ayah
"Kau ingin pergi kemana setelah ini?" Tanya David seraya mengelus kepala Zoe
Zoe mengangkat kepalanya menatap wajah David, Dia sebenarnya ingin menghabiskan waktu bersama David namun Zoe memikirkan sang ibu
"Kau sudah tahu bahwa kau adalah ayahku?" Zoe bicara sangat pelan seraya mencondongkan tubuhnya kearah David
"Ya... maafkan aku terlambat mengetahui itu, aku akan menebus apa yang sudah aku lewatkan selama ini" David menggenggam kedua tangan Zoe
"Tapi ibuku... " Zoe menggantung kata-katanya
"Aku tahu.. ibumu melarangmu mengatakan bahwa kau anakku? jadi itulah alasannya kau berhenti hari itu?" Zoe pun mengangguk
"Baiklah begini saja, aku akan mendekati ibumu dulu baru setelah itu kita akan benar-benar bersama"
"Baik ayah" Jawab Zoe
"Kau memanggilku apa?" David seakan tak percaya Zoe baru saja memanggilnya dengan sebutan ayah
"Apa itu tidak boleh?" raut wajah Zoe terlihat sedih
"Aku justru bahagia " David memeluk Zoe dan mencium puncak kepalanya
Zoe menghapus air matanya yang mulai menggenang di pelupuk matanya, inilah kali pertama dia di peluk dan di cium oleh sang ayah
...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...
__ADS_1
"Maya sayang... kenapa kau tidak mau makan?" tanya Zellyn
"Dimana nenek?"
"Nenek sudah pergi tadi pagi bersama kakek.. kakek mengatakan ada beberapa hal yang harus di selesaikan disana" jawab Zellyn
"Aku jujur atau tidak ya.." batin Maya
"Jika aku mengatakannya ibu pasti akan sakit hati, ibu Zoe memang jahat.."
"Kenapa melamun?" Maya terlonjak saat Zellyn menepuk bahunya
"Tidak apa apa.. aku makan nanti saja, aku sakit kepala Bu jadi aku mau istirahat saja dulu" ucap Maya bohong
"Justru kau harus makan dan minum obat baru tidur"
"Tidak Bu.. lebih baik ibu keluar saja aku mau tidur" Maya menyelimuti tubuhnya lalu membelakangi Zellyn
"Anak ini" Zellyn akhirnya keluar membiarkan Maya tidur
...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...
Zoya masih melihat jam di pergelangan tangannya menunggu kepulangan Magdalena yang sedang menjemput Zoe, Zoya berjalan kearah pintu ketika melihat Magdalena pulang tanpa Zoe
"Dimana Zoe?" tanya Zoya
"Security mengatakan dia pulang bersama anak perempuan dan ayahnya, Zoe pulang dengan siapa?" Magdalena balik bertanya
"Atau apa?" tanya Magdalena
"David" Zoya segera merebut kunci motor dari tangan Magdalena dan melesat pergi
"Dia mau kemana?" gumam Magdalena
Zoya berniat menyusul Zoe karena takut Zoe akan bicara macam macam lagi pada David, baru setengah jalan tiba-tiba Zoya berhenti
"Apa yang aku pikirkan? Zoya kau benar-benar bodoh, bagaimana jika mereka tidak ada di rumah David?"
"Ibu.." Suara seorang anak laki laki membuat Zoya menoleh kearah asal suara
"Zoe" Bocah kecil itu diantar David menghampiri Zoya
"Maaf sudah merepotkan Anda tuan.. lain kali tidak perlu mengantarnya" ucap Zoya seraya menarik tangan Zoe agar mendekat
"Dia sangat waspada sekali" batin David
"Lain kali kau tunggu saja bibimu menjemput jangan menyusahkan orang lain " ucap Zoya dengan nada marah
__ADS_1
"Maaf ibu"
"Jangan memarahinya.. aku yang harusnya minta maaf, kau pasti khawatir menunggu Zoe pulang" ucap David
"Sekali lagi terimakasih tuan.. lain kali tidak perlu mengantarnya, Magdalena dan aku selalu menjemputnya di sekolah" Zoya menaikkan Zoe di atas motor lalu pergi
"Dia tampaknya sangat ketakutan aku akan mengenali Zoe" batin David
...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...
"Tunggu.. apa apaan ini? kalian siapa?" Jane di tutup kepalanya menggunakan kain hitam lalu di paksa masuk kedalam mobil
"Sudah tuan.. kami akan membawanya" terdengar suara seorang pria sedang menelpon
"Hei... siapa kalian? kenapa menangkap ku seperti ini? aku akan mengadukan hal ini pada David, kalian tahu David, huh? kalian akan habis" teriak Jane
"Adukan saja.. justru tuan David yang memerintahkan kami" Jawabnya lalu mereka tertawa
"Tidak... tidak mungkin.. lepaskan aku sialan" Jane memberontak
Jane hanya bisa menerka nerka kemana mereka akan membawa Jane pergi, hanya terdengar suara para pria tanpa tahu wajah mereka
"Tuan memerintahkan kami mengganti pakaian wanita ini" ucap seorang wanita dan temannya
"Tunggu.. apa yang akan kalian lakukan? aku ingin bertemu dengan David "
"Setelah mengganti pakaianmu dan merias wajahmu kami akan membawamu bertemu dengan tuan" ucap wanita tersebut seraya membuka penutup kepala Jane
"Kenapa baju ini?" Jane berpikir jika David akan mengajaknya berbuat nakal saat melihat beberapa kostum panas
"Kami akan membantumu mandi lebih dulu" kedua wanita itu membawa Jane masuk ke kamar mandi yang sudah di siapkan
Jane sangat senang mendapatkan perawatan tubuh dan benar benar mengira David akan mengajaknya bersenang-senang, setelah mengganti pakaian dan merias wajahnya Jane berjalan melenggang di lorong dengan lampu remang-remang
Jane mendorong pintu di hadapannya dan saat terbuka sosok David terlihat sedang duduk menyilangkan kakinya di sofa
David berdiri mematikan rokok di tangannya lalu menghampiri Jane, Jane begitu senang akhirnya David kembali kepelukannya
"Lama sekali" David menyentuh bahu dan punggung polos Jane
"Aku sudah lama menantikan ini David.. aku milikmu sepenuhnya" Jane mengalungkan tangannya di leher David
"Kita akan bersenang-senang malam ini" Bisik David seraya menurunkan tangan Jane lalu berjalan kebelakang tubuh Jane
David menutup mata Jane dengan kain hitam lalu membawanya ke sebuah ruangan, Jane dibaringkan di sebuah ranjang membuatnya tersenyum menggoda
Jane membalas sentuhan liar tangan besar yang mulai merayap di tubuhnya, Jane selalu membalas perlakuan pria yang kini sedang b*rc*mb* dengannya
__ADS_1
"David.. eemmphhtt..." suara nakal Jane membuat David tersenyum smirk
Jangan lupa like komen vote dan gift nya ya 🥰🥰🥰