Jerat Cinta Tuan David

Jerat Cinta Tuan David
eps 39


__ADS_3

Zoya baru saja selesai keluar dari kamar mandi, Zoya melangkahkan kakinya menuju lemari namun sebelum itu dia kembali mundur beberapa langkah


Zoya mencari kamera tersembunyi yang di simpan David, Zoya menemukan keanehan di sebuah lukisan lalu meraba lukisan tersebut


Benar saja ternyata kamera tersembunyi di letakkan di balik lukisan tersebut, di mobil David terkekeh karena Zoya berhasil menemukan kamera tersebut


Handphone David berdering saat Zoya menelponnya, David menjawab telepon dengan senyum yang tak pudar dari wajahnya


"Halo sayang" ucap David


"Aku sudah menemukan kamera yang kau pasang"


"Aku tahu... " jawab David


"Kau sedang melihatku sekarang?" tanya Zoya


"Iya.. kau masih menggunakan bathrobe dengan handuk kecil di kepalamu"


Awalnya Zoya berniat menutup lukisan tersebut namun ide jahil muncul di otaknya, Zoya membuka handuk di kepalanya lalu perlahan Zoya melepas ikatan bathrobe nya


Zoya membukanya perlahan-lahan membuat David menelan ludah melihatnya, saat tubuhnya hampir terlihat Zoya dengan cepat menutup lukisan tersebut dengan handuk kecil


"Bye" ucap Zoya seraya menutup teleponnya


"Dasar nakal" gumam David seraya tersenyum smirk


"Kita pulang sekarang" ucap David pada supir


"Baik tuan" David yang hendak pergi bertemu klien memutuskan untuk pulang ke rumah karena ulah Zoya


...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...


Samuel melihat Charlotte baru memakai kalung pemberian Zoya, Samuel belum mengatakan pada Charlotte untuk mengembalikan kalungnya karena belum di pakai sebelumnya


"Sayang... aku ingin bicara" ucap Samuel


"Kenapa? apa tentang liburan yang aku rencanakan?" tanya Charlotte


"Bukan... apa benar Zoya yang memberikan kalung itu padamu?"


"Benar... kami bertemu saat aku membelikan hadiah untuk ulang tahun mu" jawab Charlotte


"Aku mohon kembalikan kalung itu pada Zoya, ibu tidak suka "


"Apa? memangnya ibumu mau membelikannya untuk ku? enak saja harus di kembalikan.. ini milikku" bentak Charlotte


"Ini agar ibu tidak marah marah padamu nantinya, ibu tidak suka Zoya membelikan mu kalung itu"


"Dengar.. anggap saja kalung ini sebagai harga yang harus Zoya bayar karena selama ini ayahku telah membesarkannya, memangnya apa hubungannya dengan ibumu?" gerutu Charlotte


"Charlotte kau tentu tahu sifat ibuku, dia tidak ingin terlihat lebih rendah dari orang lain.. dengan kau menerima hadiah itu dari Zoya secara tidak langsung ibu merasa harga diri keluarga kita di rendahkan


"Aku tidak mengerti jalan pikiran ibumu, dia saja tidak memberikan aku apa apa kenapa melarang ku menerima hadiah dari orang lain?"


"Charlotte aku mohon..." sebelum Samuel meneruskan kata-katanya Charlotte pergi begitu saja

__ADS_1


"Aku tidak mau dengar" ucap Charlotte lalu pergi


...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...


Zoya ikut nancy belanja keperluan bulanan, nancy yang biasanya diikuti pengawal sekarang hanya di temani Zoya karena permintaannya


"Kita beli makanan dulu" ucap Zoya


"Jangan lama lama nanti tuan akan marah"


"Kau bersamaku tenang saja" jawab Zoya


Keduanya mampir di sebuah cafe dan memesan makanan, Zoya juga tak lupa membelikan untuk supir yang mengantar mereka


"Hubungan mu dan tuan tampak semakin baik" ucap Nancy


"Ya.. aku pikir begitu"


"Aku ingin bertanya.. tapi kau jangan tersinggung" Zoya menatap penasaran pada apa yang akan di tanyakan Nancy padanya


"Silahkan"


"Kau dan tuan tidur bersama? maksudku... kau tahu maksudku, bukan?" Nancy bingung bagaimana harus mengatakannya pada Zoya


"Aku terpaksa... aku melakukannya agar bisa membalas orang orang yang menyakiti ku" lirih Zoya


Zoya menghela nafas sebelum bicara dan nancy mengerti itu pasti berat untuk Zoya, Nancy menggenggam tangan Zoya seraya tersenyum


"Aku mengerti... aku hanya ingin berpesan padamu, jangan sampai kau mengandung" Zoya lupa akan hal itu


"Kenapa?" tanya Zoya


"Tuan hanya ingin bersenang-senang seperti itu, dia tidak pernah benar-benar ingin menjalin suatu hubungan dengan para wanita yang dia tiduri... aku tidak bermaksud apa apa, anggap saja ini sebagai nasehat dari seorang sahabat" ucap Nancy


Zoya berpikir hubungannya dan David saja tidak jelas, benar apa yang di katakan Nancy pikir Zoya


Akhirnya saat perjalanan pulang Zoya mampir ke sebuah apotek untuk membeli pil kontrasepsi, Sikap David memang berubah drastis padanya namun Zoya tidak tahu seperti apa perasaan David yang sebenarnya


...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...


Zoya sedang berdiri di atas balkon dan tiba tiba dari belakang David datang memeluknya, David mencium kepala serta bahu Zoya


"Apa yang sedang kau pikirkan?" tanya David seraya memeluk Zoya dari belakang


"Tidak ada.... bagaimana dengan keluarga Samuel?" Zoya berbalik menghadap David


"Anak buahku sudah menandatangani kontrak dengan perusahaan mereka, tinggal menunggu perintah selanjutnya dari mu"


"Baguslah.... jika semua sudah selesai apa kau akan melepaskan aku?" tanya Zoya


"Mengapa kau bertanya seperti itu?"


"Setelah semuanya selesai aku ingin pergi, jujur saja aku ingin hidup normal seperti wanita lain, bekerja, menikah, memiliki anak, memiliki kehidupan yang ideal seperti orang pada umumnya " ucap Zoya seraya melepaskan pelukan David


"Apa hidup mu sekarang bukan kehidupan yang kau inginkan?" tanya David dan di jawab dengan gelengan oleh Zoya

__ADS_1


"Aku hanya wanita simpanan... aku sebenarnya membenci diriku sendiri, aku menjual tubuhku padamu untuk mendapatkan semua yang aku miliki saat ini"


"Sebenarnya apa yang sedang kau pikirkan? apa ada seseorang yang mengatakan sesuatu padamu?" David menarik Zoya yang bergeser menjauh


"Tidak ada yang mengatakan apapun... aku tidak memungkiri hidupku lebih dari cukup bersamamu tapi... hidupku hampa, aku membutuhkan seseorang yang mencintaiku dengan tulus bukan hanya sekedar nafsu"


"Banyak wanita yang ingin berada di posisi mu" ucap David


"Terjerat dan menjadi budak nafsu mu?"


"Setidaknya mereka mendapatkan kemewahan dan kenikmatan, bukan?"


"Kau tidak akan kemanapun, aku terlanjur nyaman denganmu.. aku tidak lagi memiliki keinginan pada wanita lain selama ada kau disini" Zoya malah tertawa mendengar ucapan David


"Tentu saja karena keinginan mu sudah terpenuhi, lupakan saja ucapan ku.. kita jalani saja seperti biasanya sampai kau menemukan titik paling membosankan saat bersamaku" ucap Zoya


"Bagaimana jika aku tidak pernah bosan?"


"Berarti aku tidak bisa pergi kemana mana" jawab Zoya


"Aku sebenarnya merasakan sesuatu pada mu, tapi aku tidak yakin dengan perasaanku" batin David


"Kau sudah makan? ayo kita makan" Zoya menarik tangan David pergi


"Sepertinya aku bicarakan nanti saja setelah David berhasil menjatuhkan keluarga Samuel" batin Zoya


...🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝🥝...


Zoya sedang berjalan-jalan di sebuah pusat perbelanjaan, tiba-tiba saja tangannya di tarik oleh seseorang


"Apa yang anda lakukan?" tanya Zoya terkejut


"Apa yang kau berikan pada anakku hingga dia tak menganggap aku penting lagi?" bentak Lisa


Rupanya Lisa dan Zellyn berada di sana dan melihat Zoya, supir yang melihat Zoya dan Lisa pun segera menghampirinya


"Maaf nyonya aku tidak melakukan apapun dan tidak memberikan apapun pada anak anda, hari itu saya sudah mengatakan untuk mengejar anda namun dia menolak"


"Apa yang di harapkan wanita j*l*Ng seperti mu jika bukan uang? katakan berapa yang kau mau lalu pergi tinggalkan David " ucap Lisa


"Maaf nyonya... saya belum bisa meninggalkan tuan David "


"Lancang... Ambil uang ini, aku tahu wanita seperti mu hanya ingin harta, bukan? jika masih kurang aku akan memberikan mu lebih banyak" Lisa melempar uang dalam amplop ke wajah Zoya


"Nyonya... Nona... anda tidak apa apa?" tanya supir pada Zoya


"Tidak" Jawab Zoya


"Siapa kau berani ikut campur? kau tahu siapa aku?" bentak Lisa yang semakin meradang


"Maaf nyonya... saya tahu anda orang tua tuan David namun saya di tugaskan untuk menjaga nona Zoya"


"Mari nona.. sebaiknya kita pergi dari sini" sebelum pergi supir tersebut mengambil amplop yang di lempar Lisa lalu memberikannya dan membawa Zoya pergi sana


"Lihatlah... wanita j*l*ng ini sudah berhasil mengambil hati David" ucap Lisa pada Zellyn

__ADS_1


"Sepertinya wanita itu sangat di jaga oleh David" jawab Zellyn


"Aku harus menyingkirkan wanita itu agar Zellyn bisa menjadi istri David" batin Lisa


__ADS_2